MILAN, ONESPORTS.ID – Bek veteran asal Inggris, John Stones, tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya setelah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2026. Alasan utamanya adalah prospek reuni dengan mantan rekan setimnya di Manchester City, Manuel Akanji.
Stones didatangkan oleh jawara bertahan Serie A tersebut dengan status bebas transfer (free transfer) setelah kontrak panjangnya bersama Manchester City kedaluwarsa pada 30 Juni 2026. Pemain yang kini menginjak usia 32 tahun itu telah menandatangani kontrak berdurasi dua musim untuk mengawal lini pertahanan Nerazzurri.
Petualangan Perdana di Luar Inggris
Bagi Stones, kepindahan ke kota mode Italia ini bukan sekadar pergantian klub, melainkan sebuah tonggak sejarah dalam kariernya. Ini adalah pengalaman pertamanya merumput di luar Inggris. Sebelumnya, seluruh perjalanan profesionalnya dihabiskan di tanah Britania bersama Barnsley, Everton, dan Manchester City.
Dedikasi Stones selama satu dekade di Etihad Stadium menjadikannya salah satu legenda modern The Citizens. Selama 10 tahun berseragam biru langit, ia mencatatkan 295 penampilan dan merengkuh berbagai gelar bergengsi.
Berikut adalah rincian karier dan pencapaian John Stones sebelum bergabung dengan Inter Milan:
| Profil & Pencapaian | Keterangan |
| Karier Klub Sebelumnya | Barnsley, Everton, Manchester City |
| Status Transfer ke Inter | Bebas Transfer (Free Agent) |
| Durasi Kontrak | 2 Musim |
| Total Trofi Mayor (di Man City) | 6 Premier League, 3 Piala FA, 1 Liga Champions |
Reuni Sempurna dengan Manuel Akanji
Keputusan Stones merapat ke Giuseppe Meazza akan kembali menyatukannya dengan Manuel Akanji, bek tangguh asal Swiss yang lebih dulu hijrah ke Inter Milan pada musim sebelumnya.
Keduanya pernah membangun tembok pertahanan kokoh yang menjadi andalan Pep Guardiola di Manchester City selama empat musim (2022–2026). Kerja sama mereka sukses mempersembahkan dua gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, Piala FA, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub untuk kubu Manchester Biru.
Menariknya, Stones merahasiakan proses transfernya ke Inter dari Akanji hingga tanda tangannya resmi dibubuhkan di atas kertas.
“Saya ingin memastikan semuanya sudah selesai sebelum memberi tahu dia. Namun, saya rasa dia sudah memiliki firasat dan mungkin juga sudah membaca beritanya. Saya sangat senang bisa bermain bersamanya lagi. Dia adalah salah satu bek terbaik yang pernah menjadi partner saya di lapangan.”
— John Stones, Pemain Baru Inter Milan.
Kini, patut dinantikan bagaimana kombinasi chemistry yang telah terbangun di Liga Inggris ini akan diimplementasikan ke dalam skema pertahanan ala sepak bola Italia yang terkenal rapat dan taktis.

