MILAN – Era baru AC Milan di bawah komando Ruben Amorim dimulai dengan sangat menjanjikan. Sang juru taktik asal Portugal itu langsung menyulap Rossoneri menjadi tim yang tak hanya gemar menyapu bersih poin, tetapi juga mendominasi jalannya laga.
Korban teranyar racikan mematikan Amorim adalah Venezia. Berlaga di hadapan publik San Siro pada lanjutan Liga Italia, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, Milan sukses memetik kemenangan meyakinkan 2-0 tanpa ampun.
Kebuntuan tuan rumah baru pecah di paruh kedua. Striker Goncalo Ramos sukses merobek jala lawan pada menit ke-69, sebelum gol bunuh diri Redouane Halhal di penghujung laga (89′) memastikan tiga poin aman di kantong.
Taktik penguasaan bola yang diusung Amorim terbukti sukses bikin lawan kena mental. Milan tampil sangat dominan dengan 58 persen aliran bola. Mereka membombardir pertahanan Venezia lewat 16 tembakan, di mana lima mengarah tepat ke gawang dan satu membentur tiang.
Skema agresif ini bukanlah kebetulan semata. Saat melawat ke markas Torino di laga pembuka sebelumnya, Milan juga tampil trengginas.
Kemenangan 2-1 di Turin didapat lewat skema serupa. Il Diavolo Rosso mengurung pertahanan lawan dengan 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 percobaan tembakan.
Meski sukses menorehkan start sempurna, Amorim ogah jemawa. Ia sadar mesin timnya belum panas maksimal. “Kami berhasil mengatasi beberapa hal dengan baik. Pertandingan ini menunjukkan bahwa kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kami menang dan itu penting,” tegas Amorim usai laga.
Kini, ‘bulan madu’ Amorim di San Siro dipastikan segera berakhir. Konsistensi taktik penguasaan bolanya bakal diuji habis-habisan, lantaran Milan sudah ditunggu dua raksasa sekelas Juventus dan Lazio pada dua laga Serie A berikutnya.
Mampukah Rossoneri terus mempertahankan laju gacor-nya?

