GLASGOW, ONESPORTS.ID – Laga uji coba pramusim yang mempertemukan jawara Skotlandia, Celtic, melawan raksasa Italia, AC Milan, berakhir dengan skor sama kuat 2-2. Pertandingan yang digelar di Celtic Park pada Sabtu (25/7/2026) malam WIB ini menghadirkan dua wajah permainan yang sangat kontras di masing-masing babak.
Tuan rumah Celtic sempat mendikte jalannya pertandingan pada 45 menit pertama dan unggul nyaman dua gol. Namun, kebangkitan AC Milan selepas turun minum berhasil merusak pesta tuan rumah dan memastikan laga berakhir tanpa pemenang.
Dominasi Tuan Rumah di Babak Pertama
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Celtic langsung mengambil inisiatif serangan. Intensitas pressing tinggi yang diterapkan skuad asuhan tuan rumah membuat lini belakang Milan kelimpungan dalam membangun serangan dari bawah.
Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat pada menit ke-11. Camilo Durán sukses memanfaatkan celah di dalam kotak penalti dan menaklukkan kiper Lorenzo Torriani, membawa Celtic unggul 1-0.
Kepercayaan diri tuan rumah semakin memuncak ketika James Forrest menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-28. Berawal dari assist terukur Camilo Durán, Forrest dengan ketenangannya berhasil menceploskan bola yang bertahan hingga jeda turun minum.
Rotasi Jitu dan Panggung Pembuktian Camarda
Memasuki babak kedua, wajah permainan AC Milan berubah total. Staf pelatih Rossoneri melakukan perombakan dan pergantian pemain secara besar-besaran. Masuknya sejumlah tenaga segar seperti Samuel Chukwueze, Yunus Musah, dan striker muda berbakat Francesco Camarda langsung memberikan dampak instan.
Titik balik Milan diawali dari pelanggaran Cameron Carter-Vickers di kotak terlarang pada menit ke-47. Francesco Camarda yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Hanya berselang lima menit, penyerang muda Italia tersebut kembali menjadi mimpi buruk bagi Celtic. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Samuel Chukwueze, sundulan tajam Camarda sukses merobek jala gawang Viljami Sinisalo, mengubah skor menjadi imbang 2-2.
Momen Kunci Pertandingan Celtic vs AC Milan:
| Menit | Pemain | Tim | Peristiwa |
| 11′ | Camilo Durán | Celtic | Gol Pembuka (1-0) |
| 28′ | James Forrest | Celtic | Gol Kedua via assist Durán (2-0) |
| 47′ | Francesco Camarda | AC Milan | Gol Penalti (2-1) |
| 52′ | Francesco Camarda | AC Milan | Gol Sundulan via assist Chukwueze (2-2) |
Sisa pertandingan berjalan sangat terbuka. Celtic mencoba kembali unggul lewat peluang Alex Oxlade-Chamberlain dan Thomas Hatton, sementara Milan mengancam lewat Yunus Musah dan Alphadjo Cissè. Namun, penampilan sigap kedua kiper membuat skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.
Sinyal Positif Jelang Musim Kompetisi
Laga persahabatan ini memberikan gambaran jelas bagi kedua tim. Bagi Celtic, efektivitas transisi cepat dan pressing di babak pertama menunjukkan bahwa struktur permainan utama mereka sudah sangat solid.
Di sisi lain, AC Milan mendapat pelajaran berharga mengenai kedalaman skuad. Rotasi yang mampu mengubah ritme secara drastis menjadi bukti bahwa Rossoneri memiliki opsi pelapis yang mumpuni, terutama potensi menjanjikan yang kembali dipamerkan oleh Francesco Camarda di lini serang.
“Pergantian pemain mengubah jalannya permainan. Kehadiran para pemain muda dan pelapis memberikan sinyal positif bahwa Rossoneri memiliki banyak opsi untuk menghadapi jadwal panjang musim depan.”
