PARIS, ONESPORTS.ID – Tim Nasional Prancis secara resmi memasuki era baru. Menyusul rencana kepergian pelatih veteran Didier Deschamps pascagelaran Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada akhir Juli ini mengonfirmasi penunjukan sang pahlawan Les Bleus, Zinedine Zidane, sebagai nakhoda baru.
Bukanlah rahasia lagi bahwa mantan pelatih Real Madrid tersebut memang telah lama menantikan kursi panas ini. Dalam konferensi pers perdananya, Zidane mengonfirmasi bahwa dirinya rela menolak berbagai tawaran melatih dari klub-klub elite Eropa semata-mata demi memimpin timnas negaranya.
Revolusi Taktik dan Misi Penyelamatan Lini Tengah
Satu-satunya rekam jejak manajerial Zidane sejauh ini hanyalah bersama Real Madrid, di mana ia sukses meraih hattrick gelar Liga Champions. Di Spanyol, ia identik dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan keunggulan jumlah pemain di lini tengah, serta memberikan kebebasan berekspresi kepada para pemain bintangnya.
Namun, tantangan di Timnas Prancis akan sangat berbeda. Saat ini, Les Bleus memiliki salah satu unit serangan dan pertahanan terbaik di dunia, tetapi memiliki kelemahan fatal di sektor gelandang.
Sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa, tugas utama Zidane adalah menambal lubang tersebut. Saat ini, hanya Aurelien Tchouameni yang berstatus kelas dunia. N’Golo Kante (35 tahun) tak lagi menjadi opsi jangka panjang, Adrien Rabiot (31 tahun) tampil mengecewakan di Piala Dunia, sementara Warren Zaire-Emery (20 tahun) masih dalam tahap pematangan.
Zidane dituntut menggunakan kejeniusannya untuk menciptakan sistem taktis yang mampu menutupi krisis talenta di lini tengah tersebut, atau menemukan potensi pemain yang kurang dimanfaatkan di era Deschamps.
Rincian Kontrak Fantastis dan Jadwal Debut
Media Prancis, L’Equipe dan RMC Sport, melaporkan bahwa Zidane telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang akan menjaganya tetap di kursi pelatih hingga berakhirnya Piala Dunia 2030.
Menariknya, Zidane mendapatkan pengecualian khusus terkait gajinya. Meski Prancis baru saja mengesahkan undang-undang yang membatasi gaji pegawai tim nasional di angka €450.000 per tahun, Kementerian Olahraga Prancis memberikan lampu hijau bagi FFF untuk membayar Zidane jauh melebihi batas tersebut.
Berikut adalah rincian kontrak dan jadwal debut Zinedine Zidane bersama Les Bleus:
| Detail Penunjukan Zinedine Zidane | Keterangan |
| Durasi Kontrak | 4 Tahun (Hingga Piala Dunia 2030) |
| Gaji Pokok per Tahun | €3,6 Juta (Sekitar Rp63,5 Miliar) |
| Potensi Gaji + Bonus | Hingga €5,4 Juta (Sekitar Rp95 Miliar) |
| Tanggal Mulai Tugas | 1 Agustus 2026 |
| Laga Debut (Tandang) | vs Turki (25 September 2026, UEFA Nations League) |
| Debut Kandang | vs Italia (2 Oktober 2026, Stade de France) |
Setelah melakoni debut melawan Turki di Izmit pada 25 September, armada Zidane akan bertandang ke markas Belgia pada 28 September, sebelum akhirnya menyapa publik Paris untuk pertama kalinya dalam laga kandang melawan Italia pada 2 Oktober mendatang.
“Sistem permainan Zidane bukanlah model yang kaku. Ia selalu beradaptasi dengan para pemain yang dimilikinya saat berada di Real Madrid.”
— Carlos Forjanes, Jurnalis AS kepada RMC Sport.

