Sukses di Serie A, Cesc Fabregas Tegaskan Bertahan di Como dan Tolak Raksasa Eropa

- Advertisement -

COMO, OneSports – Nama Cesc Fabregas kini tengah harum di kancah sepak bola Italia. Kesuksesannya meracik strategi membuat juru taktik asal Spanyol ini terus dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.

Namun, Fabregas secara halus menepis semua rumor tersebut dan menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama Como 1907.

Kiprah Fabregas bersama Como memang patut diacungi jempol. Sejak mengawali peran ganda sebagai pemain-pelatih pada 2023 dan resmi dipermanenkan sebagai pelatih kepala pada 2024, ia perlahan tapi pasti menyulap Como menjadi tim kuda hitam yang sangat diperhitungkan.

- Advertisement -

Catatan Impresif di Serie A

Pada musim perdananya memimpin di kasta tertinggi Serie A, Fabregas berhasil membawa Como finis di urutan ke-10.

Itu merupakan pencapaian terbaik klub sejak mereka menduduki peringkat kesembilan pada tahun 1987 silam.

- Advertisement -

Memasuki musim 2025/2026 ini, magis Fabregas semakin tak terbendung. Ia sukses membawa Como bersaing ketat di papan atas untuk memperebutkan tiket Liga Champions.

Hingga pekan ke-32, Como bertengger kokoh di posisi keenam klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 58 poin, hanya terpaut dua angka dari Juventus yang berada di peringkat keempat.

Berkat performa brilian dan revolusi taktiknya tersebut, sangat wajar jika Fabregas baru saja dianugerahi Bearzot Award, sebuah penghargaan prestisius yang diberikan untuk pelatih terbaik di Italia musim ini.

Tolak Halus Raksasa Eropa

Pencapaian mentereng ini praktis membuat Fabregas masuk dalam radar bidikan klub-klub top Eropa seperti Real Madrid, Chelsea, hingga Inter Milan.

Kendati demikian, pria berusia 39 tahun itu merasa belum puas dengan apa yang telah ia berikan dan memilih untuk setia mengawal proyek ambisius di Como.

- Advertisement -

“Saya begitu terikat dengan proyek ini, yang mana sangatlah penting. Jangan pernah bilang tidak, tapi untuk saat ini saya rasa tidak mungkin meninggalkan Como,” tegas Fabregas seperti dikutip dari Football Italia.

“Atas permintaan saya musim lalu, saya memang sempat ingin tahu apa rencana dari tim-tim lain. Saya beritahukan hal itu kepada chairman klub, tapi pada akhirnya saya memutuskan untuk bertahan.

Saya sangat senang betul dengan pencapaian kami di Como, dan saya berharap bisa bertahan lama di sini,” paparnya lebih lanjut.

Kesetiaan Fabregas ini juga berpeluang besar membuahkan trofi perdananya sebagai pelatih penuh waktu.

Saat ini, Como masih memiliki asa juara di ajang Coppa Italia dan dijadwalkan akan bertamu ke markas Inter Milan pada leg kedua babak semifinal bulan depan, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 di leg pertama.

- Advertisement -

Mingguan

Drama Ruang Ganti Timnas Korea Selatan: Son Heung-min Dikucilkan, Robert Moreno Turun Tangan

Isu keretakan melanda Timnas Korea Selatan setelah kapten Son Heung-min dikabarkan dikucilkan oleh rekan setimnya. Pelatih Robert Moreno angkat bicara.

Obsesi Gila Kolektor Fulham Kumpulkan Kartu Langka Roy Keane Hingga Habiskan Ribuan Euro

Kisah Dan Keane, seorang penggemar Fulham yang mendedikasikan 18 bulan hidupnya demi melengkapi koleksi varian kartu langka legenda Manchester United, Roy

Tudingan Panas Noni Madueke: Mac Allister Sengaja Pancing Kartu Merah di Anfield

Winger Arsenal, Noni Madueke, menuding Alexis Mac Allister melakukan trik kotor untuk memancing kartu merah saat Arsenal sukses membungkam Liverpool 1-0.

Peringatan Valdano untuk Vinicius Junior: Posisi Inti Real Madrid Terancam Yan Diomande

Legenda Real Madrid, Jorge Valdano, mengingatkan Vinicius Junior bahwa posisinya di tim utama sedang terancam menyusul ledakan performa Yan Diomande.

Berita Terkait

7 Kriteria Mobil Listrik Tangguh untuk Touring dan Hobi Outd...

Seiring perkembangan teknologi, mobil listrik makin diminati untuk aktivitas luar ruang karena kabinnya senyap dan bebas emisi knalpot. Menikmati keindahan ala...

Obsesi Gila Kolektor Fulham Kumpulkan Kartu Langka Roy Keane...

Kisah Dan Keane, seorang penggemar Fulham yang mendedikasikan 18 bulan hidupnya demi melengkapi koleksi varian kartu langka legenda Manchester United, Roy

Tudingan Panas Noni Madueke: Mac Allister Sengaja Pancing Ka...

Winger Arsenal, Noni Madueke, menuding Alexis Mac Allister melakukan trik kotor untuk memancing kartu merah saat Arsenal sukses membungkam Liverpool 1-0.

Peringatan Valdano untuk Vinicius Junior: Posisi Inti Real M...

Legenda Real Madrid, Jorge Valdano, mengingatkan Vinicius Junior bahwa posisinya di tim utama sedang terancam menyusul ledakan performa Yan Diomande.

Laga Uji Coba Yordania vs Timnas Indonesia Berpeluang Dipind...

Agenda laga uji coba antara Yordania melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 berpeluang digeser ke Turki akibat situasi di Timur

Manchester United Terpuruk 9 Laga Tanpa Kemenangan, Ruang Ga...

Manchester United masih kesulitan meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir. Atmosfer ruang ganti pemain dan posisi manajer kini mulai dipertanyakan.

Trending

Jadwal & Klasemen Lengkap Liga Champions 2026/...

Jadwal lengkap Matchday 4 Liga Champions 2026/2027 dan klasemen terbaru 36 tim. Big match Barcelona vs Aston Villa dan duel krusial Manchester United.

Klasemen Top Skor La Liga 2026/2027: Raphinha Asap...

Raphinha puncaki daftar top skor sementara La Liga 2026/2027 mengungguli Kylian Mbappe. Simak klasemen pencetak gol terbanyak, kandidat juara, dan sejarah El Pichichi.

Jelang LoL Worlds 2026 NA: Rekor Win Rate Hans Sam...

Para pro player mulai berlatih di Solo Queue jelang LoL Worlds 2026 Amerika Utara. Hans Sama catat 100% win rate, namun akun Faker dan Chovy masih jadi misteri.

Hasil PSIM vs Persija 0-4: Pesta 4 Gol Antar Macan...

Hasil PSIM vs Persija berakhir 0-4 untuk kemenangan Macan Kemayoran. Simak brace Stjepan Loncar yang bawa Persija rebut puncak klasemen Super League di sini!