LONDON, OneSports – Arsenal sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Liga Champions musim 2025/2026.
Namun, keberhasilan langkah The Gunners tersebut justru diwarnai oleh hujan kritikan terkait performa mereka yang dinilai jauh dari kata memuaskan.
Menjamu wakil Portugal, Sporting CP, pada laga leg kedua babak perempat final di Emirates Stadium, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB, pertandingan harus tuntas dengan skor kacamata 0-0.
Kendati bermain imbang, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan pasukan Mikel Arteta ke fase selanjutnya, menyusul kemenangan 1-0 yang mereka raih di markas Sporting CP pada leg pertama pekan lalu.
Performa Buruk Jadi Sorotan
Kritikan tajam mengarah ke kubu London Utara lantaran Arsenal dinilai bermain sangat di bawah standar pada leg kedua ini.
Sepanjang laga, The Gunners kerap melakukan kesalahan mendasar, salah umpan, dan terlihat sangat kesulitan dalam membangun skema serangan yang berbahaya.
Bahkan, gelandang andalan mereka, Declan Rice, sempat tertangkap kamera menunjukkan raut wajah kecewa saat berjalan menuju lorong ganti pada waktu turun minum.
Penurunan performa ini seolah memperpanjang rekor minor Arsenal pasca-jeda internasional, di mana mereka sebelumnya harus tersingkir dari Piala FA dan menelan kekalahan mengejutkan dari Bournemouth di ajang Liga Inggris.
Declan Rice Pilih Masa Bodoh
Menanggapi banyaknya nada sumbang yang dialamatkan kepada timnya, Declan Rice memilih untuk bersikap santai dan tidak ambil pusing.
Gelandang Timnas Inggris tersebut menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah merayakan keberhasilan menembus babak empat besar Eropa.
“Mengecewakan? Tidak, kami baru saja mencapai semifinal, tidak ada rasa frustrasi sama sekali. Kami harus tetap positif,” ungkap Rice kepada TNT Sports seusai pertandingan.
Rice menekankan bahwa opini dari luar tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap kondisi psikologis ruang ganti Arsenal saat ini.
“Siapa yang peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain? Yang terpenting adalah apa yang dipikirkan oleh tim ini, apa yang dipikirkan oleh manajer, dan faktanya kami berada di semifinal lagi. Saya sangat gembira,” tegas mantan kapten West Ham United tersebut.
