LONDON, OneSports – Awan mendung tengah menyelimuti kubu Arsenal. Pasukan Meriam London sedang berada dalam tekanan psikologis yang amat berat usai menelan sejumlah hasil negatif di fase krusial musim 2025/2026 ini.
Statistik mencatat, Arsenal harus menelan tiga kekalahan menyakitkan dalam empat pertandingan terakhirnya di semua ajang.
Rentetan hasil buruk tersebut tidak hanya membuat impian meraih trofi Carabao Cup dan Piala FA pupus, melainkan juga mulai mengancam kans juara mereka di pentas Premier League.
Saat ini, Arsenal memang masih duduk di singgasana klasemen Liga Inggris dengan koleksi 70 poin, unggul enam angka dari sang rival terdekat, Manchester City.
Namun, The Citizens masih mengantongi satu laga tunda dan kedua tim raksasa ini dijadwalkan akan saling bentrok pada akhir pekan nanti.
Mencari Momentum di Liga Champions
Artinya, skuad asuhan Mikel Arteta akan bertandang ke Etihad Stadium dalam kondisi mental yang kurang ideal.
Jalan terbaik untuk mengembalikan kepercayaan diri tersebut adalah dengan mengunci kemenangan atas Sporting CP pada leg kedua perempat final Liga Champions dan menyegel tiket ke semifinal.
Hasil manis di kompetisi Eropa tersebut diyakini bakal menjadi modal dan suntikan moral yang sangat berharga sebelum menantang armada Pep Guardiola.
Pekan ini akan menjadi pekan penentuan hidup dan mati bagi asa The Gunners untuk merengkuh gelar ganda (Liga Inggris dan Liga Champions).
Tuntutan Arteta: Bermain Tanpa Takut!
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyadari betul betapa beratnya beban di pundak para pemainnya saat ini.
Namun, pelatih asal Spanyol tersebut menolak keras melihat anak asuhnya meringkuk ketakutan menghadapi situasi yang ada.
“Kami saat ini sedang mencoba melakukan sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah klub ini, jadi situasi ini jelas menunjukkan tingkat kesulitannya yang tinggi.
Kami sangat menghargai posisi kami saat ini,” tegas Arteta seperti dikutip dari laman resmi UEFA.
Bagi Arteta, Arsenal masih berada dalam posisi yang sangat strategis dan menguntungkan, baik di liga domestik maupun di Eropa.
“Kami sedang bersaing ketat untuk menjuarai Premier League, dan kami berada dalam posisi yang sangat kuat kendati belum pernah memenanginya lagi dalam 22 tahun terakhir.”
“Lantas, apa yang ingin saya lihat dari para pemain di lapangan? Bermainlah tanpa rasa takut, dan bermainlah dengan semangat yang membara. Itu saja.
Itulah satu-satunya hal yang ingin saya lihat dari para pemain dan semua orang di klub ini,” pungkasnya memberikan motivasi.
