LONDON, OneSportsID – Berkat kekuatan finansial yang melonjak tajam dalam dua dekade terakhir, Premier League telah menjelma menjadi raksasa yang mendominasi kompetisi Eropa. Kedalaman skuad dan kualitas liga membuat klub-klub Inggris kerap berjaya di kompetisi antarklub UEFA.
Kabar baiknya, kesuksesan tersebut berdampak langsung pada bertambahnya jatah tiket kualifikasi untuk musim depan. Menjelang akhir musim kompetisi domestik, peta persaingan untuk memperebutkan tiket Liga Champions (UCL), Liga Europa (UEL), dan Liga Konferensi (UECL) semakin mengerucut.
Berikut adalah bedah skenario wakil Inggris di kompetisi Eropa musim depan.
Jatah Ekstra: 5 Tiket Liga Champions Aman!
Dengan adanya reorganisasi Liga Champions menggunakan Swiss Model, UEFA memberikan dua tempat ekstra bagi asosiasi negara dengan performa terbaik di Eropa musim sebelumnya (European Performance Spot).
Kabar baiknya, Inggris telah memastikan secara matematis bahwa peringkat ke-5 di klasemen akhir Premier League berhak langsung masuk ke Liga Champions.
- Sudah Aman (Garansi Lolos): Arsenal, Manchester City, dan Manchester United (sukses mengunci tiket usai menekuk Liverpool awal Mei).
- Di Ambang Lolos: Liverpool (hanya butuh 1 kemenangan lagi) dan Aston Villa (butuh 4 poin tambahan untuk mengunci posisi kelima).
Skenario Liga Europa (UEL) dan Conference League (UECL)
Sementara tim papan atas sudah mulai bisa bernapas lega, pertempuran berdarah justru terjadi di papan tengah untuk memperebutkan kasta kedua dan ketiga Eropa.
- Liga Europa (UEL): Saat ini, posisi ke-6 yang dihuni oleh AFC Bournemouth adalah zona UEL.
- Conference League (UECL): Brighton & Hove Albion yang berada di posisi ke-7 menduduki jatah UECL. Hal ini terjadi karena Manchester City memenangi Carabao Cup (Piala Liga) namun sudah lolos ke UCL, sehingga jatah UECL lungsur ke peringkat 7.
- Tim Pemburu: Brentford, Chelsea, Everton, Fulham, dan Sunderland yang berada di luar 7 besar secara matematis masih memiliki harapan tipis untuk menyalip.
Bagaimana Jika Juara Piala FA Bukan Tim Papan Atas?
Pemenang Piala FA secara otomatis akan mendapatkan tiket Liga Europa. Musim ini, final akan mempertemukan Manchester City dan Chelsea.
- Jika Man City Juara: Karena City sudah lolos ke UCL, tiket Liga Europa dari Piala FA ini akan dihibahkan ke tim dengan peringkat tertinggi di liga yang belum lolos (peringkat 7 akan naik ke UEL, dan jatah UECL turun ke peringkat 8).
- Jika Chelsea Juara: Chelsea akan otomatis lolos ke Liga Europa terlepas dari posisi akhir mereka di liga (asalkan tidak finis di 6 besar).
Skenario “Chaos”: Inggris Kirim 10 Wakil ke Eropa
Keadaan bisa menjadi sangat luar biasa jika beberapa skenario spesifik terjadi. Premier League bisa saja mengirimkan total 10 klub ke Eropa, termasuk 6 tim di Liga Champions!
Skenario maksimal ini bisa terjadi asalkan dua syarat utama ini terpenuhi:
- Aston Villa menjuarai Liga Europa, TAPI finis di luar posisi 5 besar klasemen Premier League.
- Crystal Palace menjuarai Conference League.
Jika hal magis tersebut terjadi, maka pembagian tiketnya akan menjadi seperti ini:
- 6 Wakil Liga Champions: Arsenal, Man City, Peringkat 3, Peringkat 4, Peringkat 5 (sebagai European Performance Spot), dan Aston Villa (sebagai jawara UEL).
- 3 Wakil Liga Europa: Tim peringkat ke-6 (atau ke-7), Chelsea (jika menang Piala FA), dan Crystal Palace (sebagai jawara UECL).
- 1 Wakil Conference League: Tim peringkat tertinggi selanjutnya di liga yang belum mendapat tiket.

