ONESPORTS.ID – Turnamen terakbar sepak bola sejagat, Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di kawasan Amerika Utara, menjanjikan kemeriahan yang belum pernah ada sebelumnya. Ekspansi kuota menjadi 48 negara kontestan membuat perhelatan kali ini dipastikan menyajikan lebih dari 100 pertandingan yang sarat gengsi dan penuh drama.
Dari jajaran pembagian grup yang ada, Grup I langsung menyita perhatian publik global hingga dilabeli sebagai salah satu grup neraka. Pasalnya, grup ini mempertemukan raksasa peringkat satu dunia Prancis, kekuatan utama Afrika Senegal, tim dengan generasi emas baru Eropa Norwegia, serta kejutan dari Timur Tengah Irak.
Grup I dipastikan bertabur megabintang top dunia. Sorotan utama akan tertuju pada duel adu ketajaman antara penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe, melawan mesin gol penghancur milik Norwegia, Erling Haaland.
Berikut analisis mendalam mengenai profil kontestan, jadwal pertandingan, serta skenario kelolosan di Grup I Piala Dunia 2026.
Profil dan Analisis Kontestan Grup I
1. Prancis (Peringkat FIFA: 1)
Setelah kegagalan menyakitkan lewat adu penalti melawan Argentina di final legendaris edisi lalu, Les Bleus datang dengan ambisi penebusan yang membara. Turnamen ini juga akan menjadi panggung perpisahan bagi pelatih Didier Deschamps yang telah mengumumkan akan menyudahi masa bakti historisnya setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Prancis lolos ke putaran final secara meyakinkan sebagai juara Grup D kualifikasi zona UEFA.
- Pemain Kunci: Kylian Mbappe (Real Madrid), Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), William Saliba (Arsenal).
- Kondisi Skuad: Meskipun telah ditinggal pensiun oleh Antoine Griezmann, lini serang Prancis tetap menjadi salah satu yang paling mengerikan di dunia. Dukungan dari pemenang Ballon d’Or, Ousmane Dembele, serta bintang muda seperti Michael Olise dan Bradley Barcola akan memanjakan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak utama.
2. Senegal (Peringkat FIFA: 14)
Singa Teranga mengamankan tiket ke Amerika Utara setelah mendominasi Grup B kualifikasi zona Afrika (CAF) tanpa tersentuh kekalahan. Senegal membawa misi besar untuk mengulangi, atau bahkan melampaui, kejayaan magis generasi 2002 yang sukses menembus babak perempat final.
- Pemain Kunci: Pape Matar Sarr (Spurs), Nicolas Jackson (Bayern Munich), Ismaila Sarr (Crystal Palace).
- Kondisi Skuad: Faktor emosional menjadi senjata rahasia Senegal kali ini. Mereka kini dilatih oleh Pape Thiaw, mantan anggota skuad emas 2002 yang memberikan assist ikonik di babak 16 besar kala itu. Di bawah arahannya, Senegal tampil sangat solid dan memiliki modal rasa percaya diri tinggi berkat tren positif di berbagai laga uji coba internasional.
3. Norwegia (Peringkat FIFA: 31)
Setelah absen selama hampir tiga dekade dari panggung Piala Dunia, Norwegia akhirnya kembali dengan komposisi skuad yang digadang-gadang sebagai generasi paling berbakat dalam sejarah negara Skandinavia tersebut. Tim asuhan Stale Solbakken ini lolos ke putaran final dengan rekor sempurna, menyapu bersih 8 kemenangan di babak kualifikasi UEFA.
- Pemain Kunci: Erling Haaland (Manchester City), Martin Odegaard (Arsenal), Sander Berge (Fulham).
- Kondisi Skuad: Kekuatan utama Norwegia bertumpu pada kreativitas kapten Arsenal, Martin Odegaard, di lini tengah serta ketajaman luar biasa Erling Haaland. Haaland menjadi momok paling menakutkan setelah mencetak 16 gol fantastis hanya dalam 8 laga kualifikasi, termasuk saat menghancurkan pertahanan Italia.
4. Irak (Peringkat FIFA: 57)
Irak mencatatkan tinta emas di sepanjang sejarah sepak bola mereka dengan lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya sejak debut pada edisi Meksiko 1986. Setelah finis ketat di belakang Yordania di kualifikasi Asia, anak asuh Graham Arnold berhasil memaksimalkan jalur Intercontinental Playoff dengan menumbangkan Bolivia 2-1 di laga penentu.
- Pemain Kunci: Zidane Iqbal (Utrecht), Aymen Hussein (Al-Karma), Merchas Doski (Viktoria Plzen).
- Kondisi Skuad: Keberhasilan Irak menembus putaran final diraih di tengah situasi krisis geopolitik yang sempat mengancam persiapan mereka. Mengandalkan kolektivitas tim dan motivasi tinggi di bawah asuhan pelatih berpengalaman Graham Arnold, Irak siap tampil lepas tanpa beban sebagai tim kuda hitam.
Jadwal Pertandingan Grup I
Pertandingan sengit di Grup I dipastikan akan menyedot perhatian jutaan pasang mata. Berikut adalah jadwal lengkap fase grup (Waktu telah disesuaikan ke Waktu Indonesia Barat / WIB):
| Tanggal (WIB) | Jam (WIB) | Pertandingan | Lokasi Stadion |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 02.00 WIB | Prancis vs. Senegal | MetLife Stadium, New York/NJ |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05.00 WIB | Irak vs. Norwegia | Gillette Stadium, Foxborough |
| Selasa, 23 Juni 2026 | 04.00 WIB | Prancis vs. Irak | Lincoln Financial Field, Philadelphia |
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07.00 WIB | Norwegia vs. Senegal | MetLife Stadium, New York/NJ |
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 02.00 WIB | Norwegia vs. Prancis | Gillette Stadium, Foxborough |
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 02.00 WIB | Senegal vs. Irak | BMO Field, Toronto |
Skenario Kelolosan dan Babak 32 Besar
Berdasarkan regulasi resmi format baru dari FIFA, bagan fase gugur untuk perwakilan dari Grup I diatur dengan mekanisme berikut:
- Juara Grup I akan mengamankan tempat di bagan paruh atas babak 32 besar untuk menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik yang berasal dari Grup C, D, F, G, atau H. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni di MetLife Stadium.
- Runner-up Grup I akan masuk ke bagan paruh bawah dan langsung ditantang oleh tim Runner-up dari Grup E pada pertandingan tanggal 30 Juni di AT&T Stadium, Arlington.
- Peringkat Ketiga Grup I masih memiliki asa kelolosan. Jika poin dan selisih gol mereka mampu menempatkan mereka ke dalam jajaran delapan tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup, mereka akan diundi untuk mengisi salah satu dari enam slot yang tersedia di babak gugur.
“Pertemuan antara Prancis dan Senegal di laga pembuka langsung membangkitkan memori Piala Dunia 2002. Ditambah kehadiran predator gol sekelas Erling Haaland, Grup I layak menyandang status sebagai Grup Neraka.”



