MANCHESTER, ONESPORTS.ID – Setelah mencapai puncak kejayaan sepak bola global dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 sebagai kapten Timnas Spanyol dan meraih penghargaan FIFA Golden Ball, Rodri kini dihadapkan pada persimpangan besar dalam karier klubnya.
Bintang Manchester City berusia 30 tahun tersebut dilaporkan tengah menjadi target utama raksasa Spanyol, Real Madrid. Spekulasi kepindahannya memanas seiring dengan situasi kontraknya yang mulai memasuki tahun terakhir di Etihad Stadium, serta rentetan riwayat cedera yang membayangi.
Ketertarikan Real Madrid dan ‘Mimpi’ Rodri
Pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, pada 22 Juli lalu mengklaim bahwa Rodri memiliki keinginan kuat untuk kembali merumput di tanah kelahirannya.
“Ini adalah mimpi bagi Rodri untuk bermain bagi Real Madrid. Ada keinginan besar darinya untuk kembali ke Spanyol,” ungkap Romano.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang sebelumnya tidak terlalu antusias, dikabarkan mulai tergugah. Pemandangan Rodri mengangkat trofi Piala Dunia mengingatkan Perez pada momen ikonis kapten legendaris Iker Casillas pada 2010.
Menurut laporan L’Equipe, Madrid ingin mempercepat langkah mereka musim panas ini dan berharap bisa menegosiasikan harga yang dipatok City sebesar €100 juta. Laporan lain dari Patrick Berger (Sky Germany) menyebutkan bahwa perwakilan Madrid telah bertemu dengan agen Rodri pada 21 Juli lalu.
Namun, pergerakan cepat ini sedikit tertahan oleh laporan The Athletic yang mengungkap bahwa Rodri harus menjalani operasi punggung usai penampilannya di Piala Dunia, dengan tanggal kembali yang belum bisa dipastikan.
Situasi Kontrak dan Riwayat Cedera yang Meragukan
Kontrak Rodri bersama Manchester City akan kedaluwarsa pada akhir Juni 2027. Saat ini, ia diperkirakan menerima gaji £220.000 per pekan dan berpotensi menuntut kenaikan gaji mendekati angka £400.000 per pekan milik Erling Haaland untuk kontrak besar terakhirnya.
Namun, manajemen City diyakini tengah mempertimbangkan risiko kebugaran jangka panjangnya. Selama beberapa tahun terakhir, Rodri terus berjuang melawan badai cedera:
- September 2024: Mengalami cedera ACL dan meniskus saat melawan Arsenal (absen sembilan bulan).
- Awal Musim 2025/26: Mengalami masalah hamstring dan pangkal paha yang membuatnya absen di 15 pertandingan Liga Inggris.
- Juli 2026: Dijadwalkan menjalani operasi punggung pascalaga Piala Dunia.
Jika tidak ada perpanjangan kontrak hingga Januari mendatang, Rodri berhak menjalin kesepakatan pra-kontrak secara bebas transfer dengan klub luar Inggris—sebuah skema yang belakangan sangat disukai Madrid (seperti pada kasus Kylian Mbappe, Trent Alexander-Arnold, dan Bernardo Silva).
Era Baru Maresca: Opsi Pengganti di Lini Tengah City
Kehilangan Rodri akan menjadi pukulan telak bagi Manchester City, yang kini berada di bawah asuhan manajer baru, Enzo Maresca, penerus Pep Guardiola. Skuad The Citizens sebelumnya telah ditinggal nama-nama veteran seperti John Stones, Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, Kyle Walker, dan Bernardo Silva.
Statistik menunjukkan betapa bergantungnya City pada Rodri. Saat ia absen panjang akibat cedera ACL pada akhir 2024, City hanya mampu menang 1 kali dari 13 pertandingan di semua kompetisi.
Untuk mengantisipasi kepergiannya musim panas ini, City telah mempersiapkan sejumlah alternatif di lini tengah:
| Nama Pemain | Status / Posisi | Keterangan |
| Elliot Anderson | Rekrutan Baru (£116 juta) | Gelandang asal Inggris dari Nottingham Forest. Kandidat utama pendamping atau pengganti Rodri. |
| Nico Gonzalez | Gelandang Bertahan | Spesialis gelandang jangkar yang direkrut pada 2025. |
| Tijjani Reijnders | Gelandang Tengah | Didatangkan pada 2025, mampu bermain di peran yang lebih dalam. |
| Nico O’Reilly | Bek Kiri / Gelandang | Tampil impresif sebagai bek kiri musim lalu, namun berpotensi dikembalikan ke posisi aslinya di tengah. |
| Ayyoub Bouaddi | Target Transfer | Gelandang remaja Lille asal Maroko yang dibanderol £85 juta. |
Kepindahan Rodri ke Madrid musim panas ini akan terasa sangat monumental dan dipastikan membuat tugas Enzo Maresca untuk mempertahankan dominasi Manchester City menjadi jauh lebih berat.
“Ini adalah mimpi bagi Rodri untuk bermain bagi Real Madrid. Semua cerita ini dibangun karena mimpi Rodri adalah mengenakan seragam Real Madrid.”
— Fabrizio Romano, Pakar Transfer Sepak Bola.
