ONESPORTS.ID – Dua tim yang sudah sangat lama absen dari gemerlap panggung tertinggi sepak bola dunia akan saling bentrok di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Haiti dijadwalkan menantang Skotlandia di Gillette Stadium, Boston, pada Sabtu waktu setempat.
Bagi Haiti, ini adalah penampilan pertama mereka di putaran final Piala Dunia sejak terakhir kali merasakannya pada tahun 1974. Sementara bagi Skotlandia, laga ini menandai kembalinya mereka ke turnamen akbar ini untuk pertama kalinya sejak edisi 1998 di Prancis.
Haiti: Lolos di Tengah Keterbatasan dan Konflik
Kisah kelolosan Haiti ke Piala Dunia 2026 terbilang sangat luar biasa sekaligus mengharukan. Di bawah komando pelatih Sebastien Migne—yang uniknya belum pernah menginjakkan kaki langsung di negara tersebut akibat perang saudara yang berkecamuk—tim nasional Haiti terpaksa mengungsi dan memainkan laga kandang mereka di Curacao.
Meski diterpa gangguan keamanan di dalam negeri, Les Grenadiers membuktikan mental baja mereka dengan menyingkirkan tim kuat seperti Honduras dan Kosta Rika di babak kualifikasi zona CONCACAF.
Haiti juga mendapatkan suntikan kekuatan baru setelah penyerang klub Sunderland, Wilson Isidor, resmi beralih kewarganegaraan. Ketajaman Isidor, ditambah dengan Ruben Providence yang merumput bersama Almere City, membuat lini depan Haiti tidak bisa dipandang sebelah mata. Skema pressing tinggi dan serangan balik cepat menjadi senjata utama yang siap mengejutkan lawan.
Misi Skotlandia Hapus Kutukan Kutukan Fase Grup
Di kubu seberang, pelatih Skotlandia, Steve Clarke, memikul beban berat untuk membawa negaranya melangkah lebih jauh. Dalam delapan kali partisipasi sejarah mereka di Piala Dunia, Skotlandia selalu mentok dan langsung tersingkir di babak penyisihan grup.
Dengan format baru Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim, di mana delapan tim peringkat ketiga terbaik bisa lolos ke babak 32 besar, harapan The Tartan Army kali ini sangat besar.
Meskipun Steve Clarke terkenal dengan pendekatan taktik yang cenderung konservatif dan berhati-hati, kemenangan dengan margin gol yang sehat atas Haiti dinilai sangat krusial. Hal ini mengingat dua lawan berat berikutnya di Grup C adalah raksasa dunia, Brasil, dan semifinalis 2022, Maroko. Lini tengah Skotlandia akan kembali menjadi motor serangan utama, dengan kapten Aston Villa, John McGinn, diproyeksikan tampil agresif untuk memecah kebuntuan dari lini kedua.
Prediksi Jalannya Laga: Ketat dan Berbalas Gol
Haiti datang ke turnamen ini dengan modal impresif setelah sempat melumat Selandia Baru 4-0 dalam laga uji coba. Statistik mencatat Haiti hanya gagal mencetak gol dalam 2 dari 12 pertandingan terakhir mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa lini pertahanan Skotlandia harus ekstra waspada.
Pertandingan diprediksi akan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama tidak ingin kehilangan poin di laga perdana. Kualitas materi pemain yang sedikit lebih unggul diyakini akan membuat Skotlandia mampu menyudahi perlawanan ketat Haiti, meski harus melalui momen-momen menegangkan sepanjang 90 menit.
Prediksi Skor Akhir: Haiti 1 – 2 Skotlandia



