ONESPORTS.ID – Rangkaian panjang kompetisi Super League 2025/2026 akhirnya menemui garis finis pada Sabtu (23/5/2026). Persib Bandung berhasil menasbihkan diri sebagai juara setelah melalui drama persaingan yang sangat sengit hingga pekan terakhir. Gelar ini terasa istimewa karena menjadi hat-trick juara bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Dramatika Puncak Klasemen: Persib vs Borneo FC
Persib Bandung dan Borneo FC mengakhiri musim dengan koleksi poin yang sama, yakni 79 poin. Namun, Maung Bandung berhak menyandang gelar juara karena unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head) dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang atas Borneo FC.
Sebagai buah dari kerja keras sepanjang musim, Persib dan Borneo FC dipastikan akan menjadi wakil Indonesia di kompetisi level Asia, yakni Piala Klub ASEAN 2026/2027, serta tampil di Liga Champions Asia Two dan AFC Challenge League (bergantung pada hasil play-off). Sementara itu, Persija Jakarta harus puas mengunci posisi ketiga.
Di sisi lain, zona merah menjadi mimpi buruk bagi tiga tim: Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak. Persis Solo harus turun kasta meski memiliki poin sama dengan PSM Makassar, karena kalah dalam aturan head-to-head.
Perjalanan Penuh Liku Maung Bandung
Perjalanan Persib menuju tahta juara tidak semulus yang dibayangkan. Di awal musim, tim asuhan Bojan Hodak sempat mengalami fluktuasi performa yang membuat mereka sempat terlempar ke peringkat ketujuh, bahkan kesembilan pada pekan keempat.
Namun, mental juara bicara. Konsistensi mulai terjaga sejak pekan ke-17 hingga akhirnya mereka kokoh di puncak. Momen paling krusial terjadi pada pekan ke-32. Di tengah situasi tak mendapat izin laga di Jakarta, Persib sukses menumbangkan Persija dengan skor 2-1 di Samarinda melalui dwigol Adam Alis Setyano. Gelar pun resmi disegel setelah mereka bermain imbang kontra Persijap pada pekan ke-34.
Dengan raihan ini, Persib Bandung telah mengoleksi total lima gelar Liga Indonesia (1994/1995, 2014, 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026), mengukuhkan status mereka sebagai klub tersukses di era modern.
Rahasia Sukses & Wajah Baru Musim Depan
Keberhasilan hat-trick ini tentu tak lepas dari racikan Bojan Hodak yang piawai menjaga keseimbangan lini serang dan pertahanan. Kontribusi pemain kunci seperti Teja Paku Alam, Federico Barba, Thom Haye, Beckham Putra, dan Andrew Jung menjadi motor utama stabilitas tim.
Kini, perhatian tertuju pada September 2026, saat Liga 1 2026/2027 dimulai. Perubahan besar akan mewarnai peta persaingan:
- Persija Jakarta: Resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru.
- Persib Bandung: Akan memulai era baru di bawah asuhan pelatih Igor Tolic mulai awal Juli.
- Borneo FC: Membawa Mauro Jeronimo untuk memperkuat ambisi mereka musim depan.
Dengan perombakan besar di sisi manajerial dan aktivitas transfer yang mulai memanas, musim depan diprediksi akan jauh lebih kompetitif.
“Meraih gelar tiga kali berturut-turut adalah bukti konsistensi. Persib Bandung telah menorehkan sejarah baru yang sulit disamai, namun tantangan musim depan dengan kehadiran pelatih-pelatih baru tentu akan membuat persaingan semakin menarik.”



