Poin Utama:
- Borneo FC tertahan 0-0 saat melawat ke markas Persijap Jepara, membuat posisi mereka di klasemen makin terjepit.
- Kini duduk di peringkat kedua dengan 76 poin, Borneo FC tertinggal dua angka dari sang pemuncak, Persib Bandung.
- Nasib gelar juara kini bergantung pada hasil pertandingan Persib serta kewajiban menang Borneo atas Malut United.
- Pelatih Fabio Lefundes dan gelandang Juan Villa menegaskan skuadnya belum menyerah dan bakal terus berjuang hingga laga terakhir.
Persaingan gelar juara BRI Super League musim 2025/26 benar-benar mencapai titik didih.
Borneo FC, yang sempat digadang-gadang bakal mengunci takhta lebih awal, justru menemui jalan terjal di pekan ke-33.
Hasil imbang kacamata 0-0 saat melawat ke markas Persijap Jepara, Minggu (17/5), praktis membuat posisi mereka di klasemen makin rawan digoyang.
Saat ini, Pesut Etam harus puas bertengger di posisi kedua dengan raihan 76 poin. Mereka kini tertinggal dua poin dari Persib Bandung yang memimpin perburuan gelar.
Praktis, nasib anak asuh Fabio Lefundes tak lagi sepenuhnya ada di tangan sendiri; mereka kini harus berharap Persib terpeleset di laga sisa, sembari wajib mengamankan kemenangan mutlak kontra Malut United di laga pamungkas nanti.
Meski situasi di papan atas terasa makin menjepit, Fabio Lefundes menolak untuk pesimis.
Pelatih berdarah Brasil ini menegaskan bahwa dalam sepak bola, selama peluit panjang laga terakhir belum dibunyikan, peluang sekecil apa pun wajib diperjuangkan.
“Sekarang situasinya di papan atas memang diakui menjadi sedikit lebih sulit bagi kami. Tetapi, peluang tersebut belum sepenuhnya mustahil terwujud, karena perjuangan panjang sepanjang musim ini belum benar-benar berakhir,” tegas Lefundes dengan nada optimistis.
Sinyal pantang menyerah juga digelorakan dari lini tengah. Gelandang serang andalan, Juan Villa, memastikan bahwa hasil seri di Jepara bukan berarti timnya sudah puas.
Justru, menurutnya, itu adalah alarm bagi seluruh pemain untuk tidak menurunkan intensitas di sisa durasi musim.
“Dengan hasil ini, bukan berarti kami puas. Justru ini harus jadi pengingat akan apa yang sudah kita ciptakan sepanjang musim. Kita harus capai target penuh untuk diri kita sendiri,” ungkap Villa.
Kini, seluruh mata tertuju pada laga terakhir. Apakah Borneo FC mampu melakukan comeback dramatis di tikungan terakhir, ataukah justru Persib yang akan berpesta di akhir musim?
Satu yang pasti, BRI Super League musim ini menyajikan drama yang sangat layak untuk ditunggu hingga detik terakhir!



