Akhir Tragis Tarian Terakhir di Piala Dunia 2026: Sergio Ramos Sebut Skuad Portugal Biarkan Ronaldo Berjuang Sendirian

Kritik tajam publik kepada CR7 dinilai salah sasaran. Mantan rekan setimnya menilai para pemain Portugal bersembunyi dari tanggung jawab dan gagal melayani sang legenda di momen krusial.

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Kegagalan Timnas Portugal menembus fase lebih jauh di Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam, khususnya bagi sang megabintang, Cristiano Ronaldo. Publik boleh saja melontarkan kritik tajam atas kegagalan Selecao das Quinas, namun realita taktis di lapangan justru mengungkap fakta yang menyedihkan: sang kapten layaknya gladiator yang berjuang sendirian di medan perang tanpa perlindungan dari pasukannya.

Alih-alih menghujat pemegang lima trofi Ballon d’Or tersebut karena gagal membawa pulang Piala Dunia di tarian terakhirnya, akar masalah sebenarnya terletak pada dinamika skuad Portugal itu sendiri.

Predator yang Terisolasi

Di usianya yang menginjak 41 tahun, evolusi Ronaldo menjadi seorang predator murni di dalam kotak penalti adalah sebuah keniscayaan biologis dan taktis. Konsekuensinya, ia sangat bergantung pada suplai bola dan kreativitas dari lini tengah maupun sayap.

- Advertisement -

Ironisnya, di momen-momen krusial, ketakutan dan kebuntuan rekan setimnya justru menghancurkan segalanya. Saat tim sedang tertinggal atau berada di bawah tekanan besar, para pemain lain seolah bersembunyi dari tanggung jawab, membiarkan sang kapten memikul beban berat itu seorang diri di ujung tombak tanpa pasokan umpan yang memadai.

Sergio Ramos Pasang Badan

Tragedi pengorbanan yang tak terbalas ini memantik simpati dari mantan rekan setimnya di Real Madrid, Sergio Ramos. Mantan bek tangguh asal Spanyol itu secara terang-terangan membela Ronaldo dan melontarkan kritik keras kepada para pemain Timnas Portugal.

- Advertisement -

“Cristiano Ronaldo harus bangga dengan apa yang dia lakukan di Piala Dunia ini. Dia memberikan segalanya untuk Portugal. Dia berjuang sampai akhir, tapi menurut saya, tim mengecewakannya,” tegas Ramos.

Ramos menyoroti bagaimana keengganan skuad asuhan Roberto Martínez dalam mengambil risiko justru mengisolasi Ronaldo. “Pada tahap kariernya ini, dia membutuhkan lebih banyak suplai di dalam area penalti, namun terlalu sering dukungan itu tidak pernah datang. Saya tidak melihat cukup banyak pemain yang bersedia mengambil tanggung jawab, memberikan umpan berisiko, atau berjuang untuknya di saat yang paling menentukan,” tambahnya.

Perpisahan yang Tak Layak

Kegagalan ini memang menjadi akhir yang pahit bagi pesepak bola yang baru saja menorehkan rekor bersejarah sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda (2006 hingga 2026). Dengan torehan 3 gol di turnamen kali ini, Ronaldo sejatinya telah membuktikan bahwa insting pembunuhnya belum pudar.

“Ketika seorang legenda kemungkinan memainkan turnamen terakhirnya, seluruh tim harus melakukan segala yang mungkin untuk memberinya perpisahan yang layak. Bagi saya, Cristiano adalah pemain terbaik Portugal di turnamen ini. Sayangnya, dia tidak menerima dukungan yang dia butuhkan dari rekan satu timnya,” pungkas Ramos.

Meski gagal mengangkat trofi emas, Cristiano Ronaldo dipastikan meninggalkan panggung Piala Dunia dengan kepala tegak dan rekor abadi yang sulit disamai oleh generasi mana pun di masa depan.

- Advertisement -

“Saya tidak melihat cukup banyak pemain yang bersedia mengambil tanggung jawab, memberikan umpan berisiko, atau berjuang untuknya di saat yang paling menentukan. Seluruh tim harus melakukan segala yang mungkin untuk memberinya perpisahan yang layak.” — Sergio Ramos, Eks Kapten Real Madrid & Timnas Spanyol.

Mingguan

5 Bukti Laga Indonesia vs Bangladesh Bersih dari Kecurangan Wasit

Kemenangan telak 9-2 dalam laga Indonesia vs Bangladesh dituding penuh kontroversi injury time. Pengamat Binder Singh bongkar 5 fakta aturan IFAB untuk membungkam kritik.

Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal dan Terancam Sanksi Berat!

Cristiano Ronaldo tinggalkan kamp latihan Timnas Portugal di Kopenhagen usai kecewa dicadangkan Jorge Jesus. CR7 terancam sanksi skorsing dari FPF.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.

Misi Kebangkitan Setan Merah, Manchester United Wo...

Prediksi laga Manchester United Women vs West Ham Women di pekan keempat WSL 2026. Misi krusial skuad Setan Merah memburu kemenangan liga perdana musim ini.

Dibantai Spanyol 4-1 di Sevilla, Slaven Bilic Murk...

Hasil UEFA Nations League Spanyol vs Kroasia skor 4-1. Lamine Yamal cetak brace, pelatih Slaven Bilic murka sebut Kroasia tampil minim agresivitas.