Bintang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, tampil mengecewakan dalam laga lanjutan UEFA Nations League. Meski Timnas Prancis sukses membantai Belgia dengan skor telak 4-1 di Stade de France pada Senin (6/10/2026) dini hari WIB, kontribusi sang pemain sayap justru mendapat sorotan tajam.
Bermain sejak menit awal, pergerakannya kerap menemui jalan buntu hingga akhirnya pelatih terpaksa menariknya keluar pada menit ke-60 untuk digantikan oleh Michael Olise. Keputusan pergantian ini terbukti menjadi titik balik kebangkitan skuad Les Bleus.
1. Statistik Minor Ousmane Dembele di Lapangan
Selama 60 menit berada di atas lapangan, catatan statistik Ousmane Dembele terbilang sangat minim untuk pemain sekelasnya. Ia tercatat sama sekali tidak melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang (0 shot on target) dan menorehkan angka 0 untuk umpan silang akurat.

Lebih buruknya lagi, ia mencatatkan rekor kehilangan penguasaan bola (lost possession) hingga 22 kali. Satu-satunya nilai positif dari penampilannya malam itu hanyalah torehan empat umpan kunci (key passes) yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol.
Ironisnya, usai ia ditarik keluar, lini serang Prancis justru meledak. Sempat tertinggal di babak pertama, Prancis melakukan comeback sensasional dengan mencetak empat gol hanya dalam tempo 14 menit terakhir melalui aksi Desire Doue, Rayan Cherki, dan torehan brace (dua gol) dari sang pemain pengganti, Michael Olise.
2. Belum Memenuhi Ekspektasi Tinggi
Kemandulan di laga melawan Belgia ini semakin memperpanjang rekor buruk Ousmane Dembele di ajang UEFA Nations League musim ini. Dari empat laga awal yang telah dimainkan, ia belum menyumbangkan satu gol pun, sangat kontras dengan pencapaian impresifnya saat memborong enam gol di ajang Piala Dunia lalu.
Secara keseluruhan, mantan pemenang Ballon d’Or tersebut baru membukukan 13 gol dan tujuh assist dari total 71 penampilan (caps) bersama Timnas Prancis. Angka ini dinilai banyak pihak belum mampu memenuhi ekspektasi publik terhadap potensinya.
Meski demikian, secara kolektif Timnas Prancis menutup jeda internasional kali ini dengan rapor yang sangat positif, yakni mengantongi tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
3. Zinedine Zidane Pasang Badan
Menanggapi berbagai kritik yang mengarah kepada anak asuhnya, pelatih kepala Timnas Prancis, Zinedine Zidane, menolak untuk menyalahkan pemain sayap andalannya tersebut. Suksesor Didier Deschamps ini justru menilai sang pemain telah menjalankan tugas instruksi taktik dengan baik.

“Saya kira Ousmane tadi sangat bagus. Terutama di awal laga dan bahkan di awal babak kedua,” ucap Zidane memberikan pembelaan usai pertandingan, seperti dikutip dari RMC Sport.
Zidane menegaskan bahwa mobilitas sang pemain di lapangan sangat krusial bagi skema permainannya. “Dia tadi sangat dinamis, jadi tidak ada masalah kok. Kita terbiasa melihat dia berada di mana-mana dan dia bagus di setiap posisi. Saya puas dengan apa yang dia lakukan pada hari ini,” pungkasnya tegas.