Goyangnya Kursi Presiden FIFA: Siapa yang Masih Setia pada Infantino dan Siapa yang Ingin Melengserkannya?

- Advertisement -

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini tengah menghadapi krisis terbesar sepanjang masa jabatannya menyusul hancurnya rencana FIFA Forward Enterprise (FFE).

Proposal kontroversial yang bertujuan meraup investasi swasta senilai 20 miliar dolar AS untuk turnamen-turnamen utama FIFA itu telah memicu kemarahan global, sekaligus memecah belah dukungan yang tadinya terlihat sangat kokoh di belakangnya.

Di tengah situasi panas dan rapat krisis di Maroko, garis pertempuran di dalam tubuh sepak bola global mulai terlihat jelas. Berikut adalah peta kekuatan dan faksi-faksi yang muncul dalam perebutan masa depan FIFA.

- Advertisement -

Kubu Loyalis: Siapa Saja yang Masih Mendukung Infantino?

Meski tekanan dari berbagai pihak semakin menguat, Infantino berhasil mempertahankan sejumlah dukungan, terutama dari konfederasi dan negara-negara yang selama ini menikmati keuntungan dari kebijakan distribusi keuangan pemerintahannya.

CAF dan Sekutu Strategis

- Advertisement -

Dukungan paling kuat untuk Infantino sejauh ini datang dari konfederasi sepak bola Afrika (CAF). Negara-negara Afrika secara rutin mendukung kepemimpinan Infantino karena dinilai berjasa mengalirkan banyak dana untuk wilayah-wilayah berkembang.

Selain Afrika, Infantino juga mendapat back-up dari sejumlah negara di Asia dan Timur Tengah, antara lain:

  • Qatar (meski kabarnya ada selisih paham di internal mereka)
  • Uni Emirat Arab (UEA)
  • Sri Lanka
  • Lebanon
  • Kuwait
  • Mesir
  • Maroko

Sikap Hati-Hati CONMEBOL

Konfederasi Amerika Selatan, CONMEBOL, mengambil pendekatan yang jauh lebih taktis. Alih-alih menolak mentah-mentah seperti UEFA dan CONCACAF, reaksi mereka jauh lebih melunak.

CONMEBOL—yang belakangan punya hubungan dekat dengan Infantino karena berharap bisa memperluas jatah pertandingan Piala Dunia 2030 di Amerika Selatan—meminta “informasi tambahan” dan menempuh proses konsultasi internal terlebih dahulu, seolah masih membuka pintu negosiasi.

- Advertisement -

Pertemuan Krisis di Maroko

Sebagai manuver meredam api, Infantino baru saja menggelar pertemuan krisis tingkat tinggi di Rabat, Maroko, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Dari pertemuan ini, para petinggi FIFA, termasuk Sekretaris Jenderal Mattias Grafström, mengonfirmasi kembali dukungan penuh mereka kepada sang presiden.

FIFA juga resmi mengirimkan surat permohonan maaf kepada 211 asosiasi anggota karena dianggap mengambil keputusan sepihak terkait rencana penjualan saham FFE, yang kini sudah resmi dibatalkan.

Kubu Oposisi: Siapa yang Menuntut Lengsernya Infantino?

Di seberang sana, koalisi yang menentang Infantino tumbuh sangat pesat sejak skandal FFE mencuat. Perlawanan ini dimotori oleh beberapa entitas paling berpengaruh di dunia sepak bola.

- Advertisement -

UEFA Jadi Garda Terdepan

- Advertisement -

Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) di bawah kendali Aleksander Ceferin menjadi kritikus paling agresif. Ketegangan yang sudah lama membara antara UEFA dan FIFA kini benar-benar pecah. UEFA tidak segan-segan mendesak ke-55 negara anggotanya untuk mencabut dukungan mereka terhadap Infantino.

Prancis menjadi salah satu yang paling vokal. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara terbuka menuntut “transformasi tata kelola yang mendalam,” sementara Presiden FFF Philippe Diallo menyebut FIFA saat ini sudah gagal menjaga standar integritas dan transparansi.

Pemberontakan Internal dan Manuver CONCACAF

Perlawanan bukan hanya datang dari Eropa, tapi juga dari dalam tubuh petinggi FIFA sendiri. Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, dilaporkan mulai mengambil ancang-ancang untuk maju sebagai penantang dalam pemilihan presiden bulan Maret 2027 mendatang.

- Advertisement -

Ia menggunakan momentum krisis ini untuk menyatukan konfederasi Amerika Utara agar menolak Infantino, dengan alasan kurangnya transparansi dan proses hukum yang benar terkait proposal FFE.

Kemarahan dari Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) turut melayangkan penolakan keras. Mereka kecewa karena rencana sebesar FFE dibocorkan ke publik tanpa pernah dibahas lewat jalur resmi. Pasca ditariknya rencana FFE, AFC makin gencar menyuarakan agar momen ini dijadikan “katalisator reformasi kelembagaan.”

Kritik Tokoh Penting Sepak Bola

Gelombang desakan agar Infantino mundur juga disuarakan oleh para tokoh besar sepak bola:

- Advertisement -
  • Ali Bin Al Hussein (Presiden FA Yordania): Mengklaim FIFA menahan sejumlah pembayaran untuk negaranya dan meminta dukungan untuk Infantino sebagai syarat pencairan. “Jelas bahwa masalah sebenarnya ada pada kepemimpinan,” ujarnya.
  • Luis Figo (Legenda Timnas Portugal): Melemparkan kritik tajam di media sosial dengan menyebut Infantino telah “merendahkan jabatannya” dan mencoba “memperkaya dirinya sendiri dengan mengorbankan olahraga yang seharusnya ia layani.”

Bungkamnya Arab Saudi

Yang tak kalah menarik dari krisis ini adalah diamnya Arab Saudi, yang selama ini dikenal sebagai sekutu utama Infantino. Ketidakpastian sikap Saudi ini kabarnya membuat Infantino ketar-ketir. Jelang pemilihan presiden FA mereka di bulan Agustus ini, sumber anonim menyebutkan bahwa ada kemungkinan kuat Arab Saudi ikut menentang pencalonan kembali Infantino di periode mendatang.

- Advertisement -

Langkah ke Depan: Sanggupkah Infantino Bertahan?

Gianni Infantino kini harus melewati dua ujian maha berat jika masih ingin mengamankan kursi kekuasaannya:

  1. Meredam Krisis Jangka Pendek: Ia harus bisa mengendalikan badai yang ada agar terhindar dari mosi tidak percaya. Jika kubu oposisi yang dikomandoi UEFA berhasil meraup cukup suara untuk memicu mosi tersebut, masa jabatannya bisa berakhir lebih cepat dari perkiraan.
  2. Memenangi Pemilihan Ulang 2027: Untuk mengamankan masa jabatan terakhirnya, Infantino wajib menang di pemilihan presiden bulan Maret 2027. Ia butuh dukungan suara mayoritas (106 dari 211 negara anggota). Mengingat dukungan dari Eropa dan Amerika Utara yang perlahan rontok, peluang kemenangannya kini sangat bergantung pada bagaimana ia bisa merangkul suara mayoritas dari benua Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.

Beberapa bulan ke depan akan menjadi fase paling krusial, tidak hanya bagi karier politik Gianni Infantino, tetapi juga bagi masa depan tata kelola sepak bola dunia secara menyeluruh. Garis pertempuran sudah ditarik, dan perebutan kekuasaan FIFA baru saja dimulai.

- Advertisement -

Mingguan

Gebrakan Gila Klopp! Panggil 44 Pemain ke Timnas Jerman, Haram Sebut Skuad Utama dan Cadangan

Juergen Klopp bikin manuver gila dengan panggil 44 pemain Timnas Jerman untuk 4 laga Nations League. Dibagi jadi 2 skuad, Klopp tegaskan tak ada Tim A dan B!

Ukir Sejarah Manis di Negeri Ginseng! Bungkam FC Seoul 1-0, Persib Bandung Puncaki Grup E ACL Two

Persib Bandung cetak sejarah jadi klub Indonesia pertama

Sengit Parah! Timnas Voli Putri Tumbang 1-3 dari Jepang, Langsung Fokus Adu Mekanik Lawan Thailand di 8 Besar

Timnas voli putri Indonesia berjuang sengit sebelum kalah 1-3 dari Jepang di laga terakhir Grup A Asian Games 2026. Skuad Garuda siap tantang Thailand di perempat final.

Model AI Google Gemini Terkonfirmasi Retas Tiga Perusahaan Secara Tidak Sengaja

Google mengonfirmasi bahwa model AI Gemini secara tidak sengaja meretas tiga perusahaan nyata saat evaluasi keamanan oleh firma Irregular. Insiden ini memicu seruan perlambatan pengembangan AI global.

Berita Terkait

Kejutan Mancini! Rilis 34 Pemain Timnas Italia, Bawa 9 Darah...

Roberto Mancini resmi memanggil 34 pemain Timnas Italia untuk UEFA Nations League. Skuad Gli Azzurri diwarnai 9 debutan baru dan comeback Nicolo Zaniolo.

Raphinha Jamin Lamine Yamal Bakal Menang Telak di Ballon d&#...

Winger Barcelona, Raphinha, terang-terangan menjagokan Lamine Yamal untuk menang telak di ajang Ballon d'Or 2026 berkat statistik dan raihan trofi gilanya.

Keren Parah! Bedah Makna Tersembunyi Logo Asian Games 2026, ...

Bedah makna filosofis dan pesan tersembunyi di balik logo resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ada siluet huruf rahasia dan representasi budaya Jepang!

Hasil Drawing Badminton Asian Games 2026: Tim Putra Santuy D...

Hasil undian beregu bulu tangkis Asian Games 2026 resmi dirilis. Tim putra Indonesia dapat bye ke perempat final, sementara tim putri langsung ditantang Mongolia.

Trending

Sempat Bikin Tuan Rumah Frustrasi, Srikandi Hoki I...

Tampil menjanjikan di kuarter pertama, Timnas Hockey Field Putri Indonesia kehabisan bensin dan harus takluk 0-7 dari tuan rumah Jepang di Asian Games 2026.

Adu Mekanik Statistik Messi vs Ronaldo: Siapa GOAT...

Kupas tuntas rivalitas terbesar abad ini. Bandingkan statistik gol, trofi, hingga rekor head-to-head antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Sejarah & Daftar Juara La Liga Spanyol (1929-2...

Simak daftar lengkap juara La Liga Spanyol dari tahun 1929 hingga 2026. Real Madrid pemegang rekor terbanyak (36), disusul Barcelona (29).

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF ...

Berstatus juara bertahan, skuad Garuda Muda siap memulai kampanye di ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di depan publik sendiri.