Laju Sempurna Timnas AS Racikan Pochettino: Cetak Sejarah Baru di Fase Grup, Siapa Berani Hadang?

Sukses melibas Australia 2-0 dan mengunci puncak klasemen Grup D, Amerika Serikat mencatatkan rekor tak terkalahkan di dua laga awal Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Berita Terkait

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Tidak ada rintangan berarti yang terlihat di depan mata. Tembok besar berseragam Argentina, Prancis, atau Inggris mungkin akan segera menghadang, namun satu pertanyaan mendasar yang sempat meragukan skuad Timnas Putra Amerika Serikat (USMNT) jelang bergulirnya piala dunia 2026 di rumah sendiri kini telah menguap.

Tolak ukur kesuksesan USMNT kini bukan lagi tentang “seberapa jauh mereka bisa melangkah sebelum tersingkir”, melainkan tentang “seberapa lama rentetan kemenangan impresif ini bisa mereka pertahankan”.

Lewat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Australia pada Jumat sore waktu Seattle—yang menyusul pesta gol 4-1 atas Paraguay di laga pembuka—Tim Paman Sam secara resmi mengunci posisi takhta juara Grup D.

Pencapaian ini menorehkan tinta emas dalam buku sejarah USMNT:

  • Rekor Perdana: Untuk pertama kalinya di era modern (sejak kualifikasi Italia ’90), AS berhasil menyapu bersih dua laga awal mereka di Piala Dunia dengan kemenangan.
  • Selisih Gol Masif: Pertama kalinya mencatatkan rekor impresif dengan selisih gol +5 di fase grup.
  • Tanpa Beban: Pertama kalinya mereka menyongsong laga ketiga fase grup sekadar sebagai formalitas belaka karena tiket lolos otomatis sudah aman di genggaman.

Sepanjang sejarah turnamen global ini, mungkin sangat langka terjadi momen di mana seisi stadion bersorak gembira meneriakkan nama pelatih Timnas AS. Namun, sihir itu terjadi di Seattle. Sejak ditunjuk pada September 2024, proses yang dibangun Mauricio Pochettino sempat menuai keraguan. Kini, mahakaryanya di atas lapangan hijau mulai terlihat nyata.

“Mungkin saya terlalu banyak bicara soal ruang ganti kami, tetapi hari ini, meskipun saya bukan orang Amerika, saya merasa sangat emosional. Para penggemar di sini luar biasa,” ungkap Pochettino kepada awak media di Seattle.

Menurut eks manajer Tottenham dan Chelsea tersebut, sambutan hangat dan dukungan tanpa henti dari tribun menciptakan koneksi energi yang sempurna. “Untuk meraih hal-hal besar, kami membutuhkan dukungan luar biasa seperti ini dari para penggemar,” tambahnya.

- Advertisement -

Pochettino sukses meramu para pemain yang kerap dilabeli “generasi emas” ini menjadi kesatuan tim yang solid, tangguh, dan sangat berani. Hebatnya, dominasi mutlak ini tetap terwujud meski mereka harus kehilangan sang bintang utama, Christian Pulisic, yang diistirahatkan akibat cedera betis.

Tanpa Pulisic, skuad AS tetap sukses menghipnotis barisan pertahanan Socceroos lewat skill individu, kombinasi umpan pendek cepat, dan pressing tinggi:

  • Menit ke-5 & 9: Ancaman beruntun dari sundulan Ricardo Pepi (menggantikan Pulisic) dan tembakan keras Sergino Dest hasil kombinasi umpan give-and-go dengan Weston McKennie.
  • Proses Gol Pembuka: Pergerakan liar Folarin Balogun yang menerima umpan Antonee Robinson diakhiri dengan umpan tarik maut ke arah Pepi. Kepanikan ini memaksa bek Australia melakukan gol bunuh diri.
  • Gol Pengunci Kemenangan: Serangan tanpa henti berlanjut jelang turun minum. Tembakan keras Dest yang membentur pemain lawan melambung liar dan sukses disundul masuk oleh bek muda Alex Freeman (2-0).

Di tengah euforia dan panasnya persaingan tim-tim elit di kancah global, Sobat ONESPORTS tentu saja jangan sampai kelewatan update terbaru seputar Liga 1 Indonesia.

Persaingan tim-tim lokal kebanggaan kita terbukti selalu menyajikan drama dan tensi yang tidak kalah sengit dari panggung dunia. Agar tak ketinggalan informasi peta persaingan dan pergerakan tim kesayangan Anda menuju tangga juara, pastikan untuk selalu memantau klasemen liga 1 secara berkala!

“Saya merasa sangat emosional karena para penggemar di sini luar biasa. Ini adalah koneksi energi yang sempurna antara tribun dan tim. Jika kami ingin mencapai hal-hal besar, kami sangat membutuhkan dukungan ini.” — Mauricio Pochettino, Pelatih Kepala Timnas Amerika Serikat.

- Advertisement -

Mingguan

Kejutan Besar Skuad Oranje! Jeremie Frimpong Dicoret dari Daftar Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Berstatus sebagai salah satu bek kanan paling eksplosif di Eropa bersama Bayer Leverkusen, pemain berusia 25 tahun ini secara mengejutkan tak dibawa oleh Ronald Koeman ke Amerika Utara.

Laga Hidup Mati Grup A! Prediksi Piala Dunia 2026 Ceko vs Afrika Selatan: Duel Dua Tim Terluka di Atlanta

Sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka, bentrok kedua tim yang baru kembali dari absen panjang di Piala Dunia ini diprediksi berjalan alot demi menjaga asa lolos ke fase gugur.

Grup E: Jerman vs Pantai Gading, Ujian Konsistensi Sang Raksasa di Toronto

Berbekal kemenangan telak di laga pembuka, Jerman berambisi mengunci tiket fase gugur lebih awal. Namun, Pantai Gading yang sedang dalam performa terbaik siap memberikan perlawanan sengit.

Kisah Ajaib Curacao di Piala Dunia 2026: Negara ‘Seupil’ Cetak Sejarah, Siap Mengguncang Dunia dan Jegal Jerman!

Hanya berpenduduk 150 ribu jiwa, tim berjuluk Si Ombak Biru andalkan rombongan diaspora Belanda dan pelatih tertua dalam sejarah demi ciptakan dongeng fiksi jadi nyata.

Persib Bandung Catatkan Sejarah Hat-Trick Juara, Ini Rangkum...

Maung Bandung resmi mengunci gelar kelima setelah unggul head-to-head atas Borneo FC. Persiapan panas menuju musim baru sudah dimulai dengan kehadiran pelatih-pelatih kelas dunia.

Mengenal Yan Diomande dari Pantai Gading, Remaja 19 Tahun ya...

Tampil memukau di laga pembuka Piala Dunia, wonderkid RB Leipzig ini kini menjadi komoditas panas di bursa transfer dengan nilai pasar mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Leeds United Bidik Julian Brandt Misi Ambisius di Tengah Per...

Setelah musim yang solid, The Peacocks ingin memperkuat lini serang dengan memboyong bintang Borussia Dortmund. Namun, mimpi buruk dalam bursa transfer membayangi karena kendala tiket Liga Champions.

Grup F! Belanda vs Swedia: Misi Bangkit Oranje Hadapi ‘...

Belanda bertekad mengamankan kemenangan perdana demi menjaga peluang juara grup, sementara Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pesta gol di laga pembuka.

Trending

Prediksi Grup B Piala Dunia 2026: Ujian Berat Qata...

Tampil untuk kedua kalinya di panggung Piala Dunia, The Maroons harus mati-matian menjaga selisih gol saat menghadapi dominasi La Nati di San Francisco.

Awas Keropos! Ruang Bawah Tangga yang Dijadikan Gu...

Sering digunakan untuk menumpuk kardus dan barang bekas, area yang minim cahaya dan lembap ini bisa mengundang koloni si pemakan kayu jika tidak dirawat dengan benar.

Misi Pertahankan Takhta! Prediksi Piala Dunia 2026...

Datang sebagai juara bertahan dengan skuad yang semakin matang, La Albiceleste enggan mengulangi memori kelam dikejutkan tim Arab pada laga pembuka.

#Taggar