ONESPORTS.ID – Setiap edisi turnamen Piala Dunia selalu menawarkan jendela eksklusif untuk melihat kekayaan budaya dari berbagai penjuru bumi. Pada gelaran Piala Dunia 2026 kali ini, sorotan budaya yang paling mencuri perhatian datang dari salah satu wakil Eropa, yakni Norwegia.
Menjelang bergulirnya turnamen musim panas ini, lautan pendukung Norwegia melakukan aksi chant (yel-yel) mendayung massal yang memenuhi seluruh sisi Ullevaal Stadion di Oslo. Momen epik yang terekam kamera tersebut langsung viral di media sosial dan hampir bisa dipastikan akan menjadi pemandangan ikonik yang akan rutin kita saksikan di laga-laga Piala Dunia 2026.
Bagi Anda yang belum familiar dengan sorakan yang menggetarkan nyali lawan ini, berikut adalah ulasan lengkap mengenai rowing chant ala pendukung Timnas Norwegia.
Viral di Laga Uji Coba Kontra Swedia
Aksi luar biasa ini pertama kali mencuri perhatian global saat Norwegia menggelar laga persahabatan melawan sang rival serumpun, Swedia, pada 2 Juni lalu di Oslo. Sepanjang pertandingan, lautan suporter tuan rumah yang mengenakan jersey merah secara serempak melakukan sorakan “Hu!” sambil memperagakan gerakan mendayung secara sinkron.
Pemandangan tersebut sangat epik dan langsung mengundang decak kagum dari para penikmat sepak bola di seluruh dunia. Banyak yang membandingkannya dengan fenomena Viking Clap milik Islandia pada ajang Euro 2016 silam.
“Jika yel-yel ini sama efektifnya dengan sorakan Islandia di Euro, mereka akan menjadi kuda hitam paling menakutkan di Piala Dunia ini. Apalagi mereka memiliki Erling Haaland dan Martin Odegaard,” puji salah seorang penonton di media sosial.
Sejarah di Balik Sorakan Mendayung Viking
Gerakan mendayung yang diperagakan suporter Norwegia ini bukanlah tanpa makna. Aksi ini secara langsung merepresentasikan budaya leluhur mereka saat mendayung kapal panjang (longship) Viking, sebuah identitas sejarah yang sangat melekat kuat dengan bangsa Norwegia.
Menurut catatan dari Warfare History Network, berikut adalah fakta-fakta menarik mengenai armada kapal Viking kuno tersebut:
- Kapal-kapal ini mulai digunakan secara masif pada akhir abad ke-8.
- Memiliki dimensi yang sangat besar dengan panjang berkisar antara 55 hingga 75 kaki.
- Dilengkapi dengan 6 hingga 16 bangku dayung yang ditenagai oleh banyak prajurit sekaligus.
Meskipun tidak diketahui secara pasti sejak kapan chant ini mulai menjadi tradisi di stadion-stadion Norwegia—mengingat mereka sudah cukup lama absen di turnamen besar dunia—kehadiran Erling Haaland yang sukses memimpin “pasukan Viking” ini kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 membuat tradisi ini kembali meledak.
Pemotretan Tim yang Mengintimidasi
Seakan tak cukup hanya dengan dukungan suporter, para punggawa Timnas Norwegia juga memanaskan suasana jelang Piala Dunia 2026 dengan merilis foto tim resmi bertema Viking.
Pemotretan yang dilakukan di sebuah pantai tersebut menampilkan para pemain Norwegia berpose garang dengan balutan pakaian tradisional Viking. Mereka tampak dipersenjatai secara lengkap dengan tameng kayu, pedang, busur dan anak panah, hingga trompet tanduk raksasa. Sebuah visualisasi yang dijamin mampu mengirimkan sensasi merinding ke tulang belakang siapa pun yang melihatnya.
“Jika yel-yel ini sama efektifnya dengan sorakan Islandia di ajang Euro, Norwegia akan menjadi tim kuda hitam paling menakutkan di Piala Dunia ini. Terutama dengan keberadaan Erling Haaland dan Martin Odegaard di dalam skuad.”



