ONESPORTS.ID – Kelolosan Timnas Argentina ke partai puncak Piala Dunia 2026 kini diwarnai oleh gelombang protes yang semakin tak terkendali. Badai kecaman global yang menuntut pendiskualifikasian sang juara bertahan telah mencapai angka yang mencengangkan dan terus meroket tajam.
Petisi daring yang digagas melalui situs argentinaout.com kini mencatatkan sejarah baru. Hingga saat ini, petisi yang menuntut agar Argentina didiskualifikasi dari turnamen telah menembus lebih dari 17.829.167 tanda tangan dari seluruh dunia. Lonjakan angka yang masif ini menunjukkan betapa besarnya kekecewaan publik terhadap rentetan insiden di atas lapangan.
Buntut Panjang Keputusan VAR
Ketegangan publik dan protes massal ini berakar pada sejumlah keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR) yang dinilai sangat kontroversial selama fase gugur. Puncak kemarahan publik meledak pada laga babak 16 besar saat Argentina menyingkirkan Mesir.
Dalam pertandingan krusial tersebut, beberapa keputusan dari ruang VAR dinilai sangat sepihak dan terang-terangan menguntungkan skuad La Albiceleste. Jutaan penggemar dari berbagai negara menuding bahwa standar perwasitan di laga itu telah mencederai asas fair play dalam sepak bola, sehingga memicu lahirnya gerakan petisi massal ini.
Scaloni Membantah, FIFA Masih Bungkam
Di tengah eskalasi protes yang kian memanas, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, langsung merespons dengan tegas. Ia membantah keras segala bentuk tudingan konspirasi maupun bantuan dari pihak wasit. Scaloni menegaskan bahwa timnya berhasil mencapai partai puncak murni berkat kualitas permainan dan kerja keras para pemainnya.
Namun, yang menjadi sorotan utama saat ini adalah sikap otoritas sepak bola dunia. Menghadapi desakan dari hampir 18 juta suara penggemar sepak bola global, FIFA hingga detik ini belum juga memberikan respons atau pernyataan resmi apa pun.

Ujian Mental Hadapi Spanyol
Terlepas dari tekanan luar biasa di luar lapangan, laga final impian antara Spanyol dan Argentina dipastikan akan tetap bergulir. Pertanyaannya kini, apakah desakan moral dari belasan juta orang ini akan merusak konsentrasi dan mentalitas skuad Lionel Messi?
Di sisi lain, Spanyol yang tampil sangat superior dan tanpa celah secara taktik tentu siap memanfaatkan setiap kelengahan lawan. La Furia Roja datang dengan keseimbangan tim yang luar biasa, siap membuktikan siapa penguasa sejati sepak bola dunia di tengah badai kontroversi ini.
“Tim kami melaju murni karena kualitas permainan di atas lapangan. Segala tudingan tersebut tidak berdasar.” — Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.


