MADRID, OneSports – Kerap dijuluki sebagai “European Clasico“, duel raksasa antara Real Madrid dan Bayern Munchen di pentas Liga Champions (UCL) selalu sukses menyajikan sejarah pertandingan paling mendebarkan di kompetisi antarklub Eropa.
Sejak pertemuan perdana mereka pada babak semifinal tahun 1976, kedua tim ini terus-menerus terlibat dalam pertarungan yang ketat dan penuh ketegangan.
Sederet megabintang dari masa ke masa telah mengukir nama mereka dalam buku sejarah rivalitas ini.
Kini, jelang pertemuan mereka di babak perempat final Liga Champions 2025/2026, mari kita bedah rekor head-to-head sepanjang masa dari dua raksasa Eropa ini.
Rekor Pertemuan: Madrid Unggul Tipis
Sepanjang sejarah berdirinya klub, Real Madrid dan Bayern Munchen hanya pernah bertemu di ajang UEFA Champions League/European Cup.
Total, mereka telah berhadapan sebanyak 28 kali. Angka ini menjadikannya sebagai laga yang paling sering dimainkan antara dua klub di kompetisi elite Eropa tersebut.
Uniknya, dari puluhan pertemuan itu, mereka belum pernah sekalipun bertemu di partai final, dan hanya dua kali bersua di fase grup.
Sisanya selalu terjadi di babak gugur: 16 kali di semifinal, 6 kali di perempat final, dan 4 kali di babak 16 besar.
Secara statistik keseluruhan, persaingan sangat berimbang, dengan Real Madrid sedikit lebih unggul.
- Real Madrid Menang: 13 Kali
- Bayern Munchen Menang: 11 Kali
- Imbang: 4 Kali
Kemenangan terbesar Los Blancos atas Bayern terjadi pada April 2014 dengan skor 4-0. Sementara itu, kemenangan terbesar Die Roten atas Madrid terjadi dengan skor 4-1 (salah satunya pada Maret 2000).
Urusan menjebol gawang, Cristiano Ronaldo menjadi momok paling menakutkan bagi Bayern Munchen dengan torehan 9 gol. Di kubu Bayern, Giovane Elber memimpin rekor dengan 4 gol ke gawang Madrid.
Deretan Laga Paling Ikonik
Sejarah mencatat beberapa pertandingan tak terlupakan antara kedua tim ini:
- Semifinal 2011/2012 (Adu Penalti): Bayern menang dramatis lewat adu penalti di Santiago Bernabeu setelah agregat sama kuat. Kegagalan penalti Sergio Ramos menjadi momen ikonik, sebelum Bastian Schweinsteiger memastikan kemenangan Bayern 3-1 di babak tos-tosan.
- Perempat Final 2016/2017 (Drama Extra Time): Salah satu laga paling thrilling. Bayern memaksakan laga berlanjut ke extra time di Bernabeu. Namun, kartu merah Arturo Vidal di menit ke-84 mengubah segalanya. Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick dan membawa Madrid menang 4-2.
- Semifinal 2023/2024 (Keajaiban Joselu): Bayern nyaris ke final setelah unggul agregat lewat gol Alphonso Davies. Namun, striker gaek Joselu yang masuk sebagai pemain pengganti sukses mencetak brace (dua gol) hanya dalam rentang waktu 3 menit di penghujung laga, membalikkan keadaan dan membawa Madrid lolos ke final untuk meraih trofi ke-15.
Perbandingan Trofi Keduanya
Berbicara soal gelar juara, Real Madrid sejauh ini adalah raja mutlak Eropa dengan koleksi 15 trofi Liga Champions, unggul sangat jauh dari Bayern Munchen yang baru mengoleksi 6 trofi.
Namun di level domestik, persaingan keduanya cukup ketat. Bayern telah mendominasi Bundesliga dengan 34 gelar juara, sementara Real Madrid memiliki 36 gelar La Liga.
Secara total trofi domestik, Madrid mengumpulkan 69 piala, beda tipis dari Bayern yang memiliki 65 piala.

