Andrea Pirlo Bongkar Alasan Klub Serie A Sulit Bersaing di Liga Champions

Mantan jenderal lapangan tengah AC Milan tersebut menyoroti masalah mentalitas bermain, ketimpangan finansial, hingga kegagalan beruntun Timnas Italia di Piala Dunia.

Berita Terkait

Daftar isi : Sembunyikan

- Advertisement -

Andrea Pirlo akhirnya angkat bicara mengenai tren menurunnya performa tim-tim Serie A di kancah Liga Champions Eropa. Mantan gelandang legendaris AC Milan dan Juventus tersebut secara terbuka membeberkan kelemahan fundamental yang saat ini tengah menggerogoti sepak bola Italia.

Seperti diketahui, puasa gelar klub Italia di kompetisi antarklub paling elit di Eropa ini sudah berlangsung cukup lama. Inter Milan masih menjadi tim Serie A terakhir yang berhasil mengangkat trofi ‘Si Kuping Besar’, tepatnya pada edisi 2010 silam.

Meski Nerazzurri tercatat tampil kompetitif dengan dua kali menembus partai final dalam tiga tahun terakhir, mereka harus puas hanya berstatus sebagai runner-up. Puncak kekecewaan publik Italia terjadi pada musim ini, di mana langkah seluruh wakil Serie A rontok secara berjamaah di babak 16 besar.

Kritik Tajam Andrea Pirlo

Menurut Pirlo, ketertinggalan sepak bola Italia tidak hanya sebatas soal taktik di atas lapangan, melainkan melibatkan masalah yang lebih kompleks. Ia tidak menampik bahwa kekuatan finansial menjadi salah satu jurang pemisah terbesar.

“Semuanya bermasalah, termasuk mentalitas untuk memainkan sepak bola yang berbeda,” tegas Pirlo dalam wawancaranya bersama Gazzetta.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar poin utama yang menjadi sorotan Andrea Pirlo terkait kemunduran sepak bola Italia saat ini:

  • Mentalitas Bermain Defensif: Kurangnya keberanian untuk menerapkan filosofi sepak bola menyerang yang atraktif. Pirlo menilai tim-tim yang berhasil lolos ke final selalu menampilkan sepak bola menyerang yang modern.
  • Ketimpangan Finansial: Klub-klub Italia saat ini tidak memiliki kekuatan finansial yang cukup untuk melakukan investasi besar-besaran layaknya raksasa Eropa dari liga lain.
  • Kehilangan Daya Tarik: Berbeda dengan era kejayaannya dulu di mana para pemain terbaik dunia menjadikan Italia sebagai destinasi utama, kini para bintang lapangan hijau lebih memilih merumput di tempat lain.
  • Ketiadaan Regulasi Investasi: Belum adanya aturan struktural yang secara aktif dapat memancing dan mendorong masuknya investasi segar ke dalam klub-klub lokal.
  • Imbas Kegagalan Timnas: Fakta pahit bahwa Timnas Italia telah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia sebanyak tiga kali beruntun.

Untuk memberikan gambaran mengenai situasi wakil Italia di Eropa, berikut adalah ringkasan singkat pencapaian mereka di Liga Champions berdasarkan penjabaran di atas:

- Advertisement -
Indikator Performa Klub ItaliaKeterangan Pencapaian
Gelar Terakhir Liga ChampionsInter Milan (Edisi 2010)
Pencapaian Terbaik (3 Tahun Terakhir)2x Runner-up (Inter Milan)
Kiprah Seluruh Klub Musim IniTerhenti di Babak 16 Besar

Melihat situasi pelik ini, Pirlo mendesak adanya reformasi menyeluruh di berbagai level agar Italia tidak semakin tertinggal.

“Kita harus membuat aturan untuk mendorong klub agar berinvestasi. Sayangnya kita juga gagal ke Piala Dunia tiga kali beruntun, dan ironisnya, tidak ada yang berubah di sistem kita,” tutup sang maestro dengan nada kecewa.

- Advertisement -

Mingguan

Ancelotti Tetap Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026 Meski Dibekap Cedera Betis

Sempat diragukan tampil karena masalah kebugaran, bintang veteran Santos ini akhirnya masuk daftar skuad Timnas Brasil untuk memburu gelar juara dunia keenam.

Timnas Italia Merana! Empat Bintang Azzurri Dominasi Daftar ‘Best XI’ Pemain Absen di Piala Dunia 2026

Kegagalan Italia lolos ke putaran final untuk ketiga kalinya secara beruntun menjadikan Donnarumma hingga Calafiori hanya sebagai penonton di rumah pada musim panas ini.

Kantongi Sertifikasi IMDA, Samsung Galaxy A27 dan Redmi 17 4G Siap Meluncur

Dua smartphone terbaru dari Samsung dan Xiaomi ini sudah terpantau di lembaga sertifikasi Singapura dan diprediksi segera mendarat di pasar Asia Tenggara.

Judul Prediksi Grup B Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Kanada Si...

Tampil di hadapan publik sendiri di Toronto, skuad asuhan Jesse Marsch berambisi mencetak sejarah melawan tim kejutan Eropa yang menyingkirkan Italia.

12 Grup Piala Dunia 2026, Sajikan ‘Grup Neraka’ ...

Menghitung jam menuju kick-off perdana, format baru 48 tim dipastikan menyajikan 104 laga super panas. Perwakilan benua Asia dan Afrika siap kejutkan dominasi Eropa!

Peta Kekuatan Grup L Piala Dunia 2026: Misi Balas Dendam Ing...

Thomas Tuchel siap meramu generasi emas The Three Lions menuju kejayaan, sementara Luka Modric menjalani tarian terakhirnya bersama Kroasia di panggung dunia.

Peta Kekuatan Grup K Piala Dunia 2026: Panggung Dansa Terakh...

Menjadi Piala Dunia keenam sekaligus penutup karier internasional CR7 di usia 41 tahun, sementara Uzbekistan siap menggebrak sebagai debutan di bawah asuhan Fabio Cannavaro.

Trending

Hitung-hitungan Skenario Timnas Indonesia U-19 Lol...

Berada di posisi kedua klasemen Grup A kalah selisih gol, skuad Garuda Muda bakal masuk ke perhitungan rumit runner-up terbaik jika gagal meraih tiga poin penuh.

Peta Kekuatan Skuad Piala Dunia 2026: Prancis Tak ...

ONESPORTS.ID – Sebanyak 48 negara telah memastikan diri terbang ke daratan Amerika Utara untuk memperebutkan trofi paling bergengsi sejagat pada musim panas in...

Prediksi Skor Belgia vs Tunisia Malam Ini: Ujian B...

ONESPORTS.ID – Laga uji coba internasional bergengsi akan tersaji akhir pekan ini. Timnas Belgia bersiap menjamu wakil Afrika, Tunisia, di Stade Roi Baudouin, ...

#Taggar