Drama Final Liga Champions: Gabriel Gagal Penalti, Arsenal Kubur Mimpi Juara, Arteta Pasang Badan!

Mikel Arteta membela keputusannya menunjuk Gabriel sebagai penendang krusial, menyebut sang bek asal Brasil itu sendiri yang meminta tugas berat tersebut setelah para eksekutor utama ditarik keluar.

Berita Terkait

- Advertisement -

Pertandingan final Liga Champions hari Sabtu antara raksasa Premier League, Arsenal, dan sang juara bertahan Eropa, Paris Saint-Germain (PSG), benar-benar menyajikan tontonan kelas wahid yang memenuhi ekspektasi.

Laga baru berjalan lima menit, tim Meriam London langsung menggebrak. Kai Havertz sukses melesakkan bola ke langit-langit gawang Les Parisiens, membawa Arsenal unggul cepat. Namun, keunggulan tersebut sirna pada menit ke-64 ketika mantan peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembele, sukses mengeksekusi tendangan penalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper David Raya.

Berikut adalah rangkuman momen krusial di waktu normal:

MenitTimPencetak GolKeterangan
5′ArsenalKai HavertzTembakan keras ke atap gawang
64′PSGOusmane DembeleTendangan Penalti

Meskipun raksasa Prancis tersebut membombardir gawang Arsenal dengan sejumlah tembakan berbahaya, skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga dua babak perpanjangan waktu usai. Laga pun harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Keputusan Krusial di Babak Adu Penalti

Karena kedua manajer melakukan banyak pergantian pemain sepanjang laga yang melelahkan tersebut, daftar susunan penendang penalti pun harus dirombak secara darurat.

Di kubu Arsenal, empat penendang pertama diisi oleh barisan pemain menyerang dan gelandang yang tersisa di lapangan, yakni Viktor Gyokeres, Declan Rice, Gabriel Martinelli, dan Eberechi Eze. Namun, kejutan terjadi pada eksekutor kelima atau penendang penentu. Sosok yang maju ke titik putih adalah bek tengah, Gabriel.

Setelah melakukan gaya ancang-ancang yang sedikit tersendat, bek asal Brasil itu melepaskan tembakan yang justru melambung jauh di atas mistar gawang. Kegagalan fatal tersebut resmi mengakhiri mimpi Arsenal untuk dinobatkan sebagai raja Eropa.

- Advertisement -

Arteta Pasang Badan untuk Gabriel

Melihat seorang bek tengah maju sebagai eksekutor penalti penentu memang bukan hal yang lazim, meskipun bukan tidak pernah terjadi (seperti halnya Harry Maguire di Timnas Inggris era Gareth Southgate). Namun, mengingat tingginya pertaruhan di laga final ini, banyak pihak mempertanyakan keputusan Mikel Arteta menaruh Gabriel di posisi kelima.

Menanggapi kritik tersebut, Arteta mengaku sama sekali tidak menyesali keputusannya dan langsung pasang badan untuk sang pemain.

“Sejujurnya, dia [Gabriel] sendiri yang meminta untuk mengambil penalti nomor lima, kami sudah mempersiapkan dan berlatih untuk momen ini,” tegas Arteta kepada awak media usai kekalahan pahit tersebut.

“Normalnya, para pengambil penalti adalah Bukayo (Saka), Martin (Odegaard), dan pastinya Kai (Havertz). Kami sudah tahu bahwa jika laga berlanjut ke babak tambahan dan penalti, eksekutornya akan diisi oleh pemain-pemain yang berbeda,” pungkas sang manajer.

- Advertisement -

Mingguan

Thomas Tuchel Dukung Penuh Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona: Dia Akan Makin Berkembang!

Manajer Timnas Inggris yakin pengalaman merumput di La Liga bersama Blaugrana akan mendongkrak mentalitas dan performa sang pemain.

Pemko Tebing Tinggi Sambut Kepulangan 82 Jemaah Haji dengan Penuh Haru dan Syukur

Tiba di tanah air pada Sabtu dini hari, rombongan jemaah haji diharapkan dapat menjadi teladan religius di tengah masyarakat serta terus memakmurkan masjid.

Kritik Keras FIFA, Bintang Iran Desak Penyelesaian Penolakan Visa Staf Timnas oleh AS

Ehsan Hajsafi menyayangkan lambatnya langkah FIFA setelah Amerika Serikat menolak pengajuan visa bagi 15 pejabat penting Timnas Iran jelang Piala Dunia 2026.

Eksodus Besar-besaran Liverpool Berlanjut, Federico Chiesa Masuk Daftar Jual dengan Banderol €20 Juta

Setelah kehilangan nama-nama besar seperti Salah dan Robertson hingga pergantian kursi pelatih, The Reds kini siap melepas Chiesa yang dinilai gagal bersinar di Anfield.

12 Grup Piala Dunia 2026, Sajikan ‘Grup Neraka’ ...

Menghitung jam menuju kick-off perdana, format baru 48 tim dipastikan menyajikan 104 laga super panas. Perwakilan benua Asia dan Afrika siap kejutkan dominasi Eropa!

Peta Kekuatan Grup L Piala Dunia 2026: Misi Balas Dendam Ing...

Thomas Tuchel siap meramu generasi emas The Three Lions menuju kejayaan, sementara Luka Modric menjalani tarian terakhirnya bersama Kroasia di panggung dunia.

Peta Kekuatan Grup K Piala Dunia 2026: Panggung Dansa Terakh...

Menjadi Piala Dunia keenam sekaligus penutup karier internasional CR7 di usia 41 tahun, sementara Uzbekistan siap menggebrak sebagai debutan di bawah asuhan Fabio Cannavaro.

Bedah Kekuatan Grup J Piala Dunia 2026: Misi Pertahankan Mah...

Lionel Messi memimpin generasi juara bertahan di panggung baru yang lebih masif, sementara Yordania siap mengukir sejarah sebagai tim debutan.

Trending

Hitung-hitungan Skenario Timnas Indonesia U-19 Lol...

Berada di posisi kedua klasemen Grup A kalah selisih gol, skuad Garuda Muda bakal masuk ke perhitungan rumit runner-up terbaik jika gagal meraih tiga poin penuh.

Peta Kekuatan Skuad Piala Dunia 2026: Prancis Tak ...

ONESPORTS.ID – Sebanyak 48 negara telah memastikan diri terbang ke daratan Amerika Utara untuk memperebutkan trofi paling bergengsi sejagat pada musim panas in...

Prediksi Skor Belgia vs Tunisia Malam Ini: Ujian B...

ONESPORTS.ID – Laga uji coba internasional bergengsi akan tersaji akhir pekan ini. Timnas Belgia bersiap menjamu wakil Afrika, Tunisia, di Stade Roi Baudouin, ...

#Taggar