TEBING TINGGI, ONESPORTS.ID – Turnamen usia muda paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, Piala AFF U-19 (ASEAN U-19 Boys Championship 2026), resmi bergulir hari ini, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 akan mengawali langkahnya di Grup A dengan menjamu Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pukul 20.00 WIB.
Sebagai pemegang status juara bertahan, perjalanan skuad asuhan pelatih Nova Arianto tentu tidak akan mudah. Beban ekspektasi publik berpadu dengan format kompetisi yang ketat membuat setiap poin di fase grup bernilai sangat krusial.
Penyelenggaraan tahun ini dipusatkan di Sumatera Utara dengan tiga arena bertaraf internasional yang telah dipersiapkan, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya. Di wilayah inilah Indonesia harus saling sikut dengan Myanmar, Timor Leste, dan rival kuat Vietnam.
Berdasarkan regulasi turnamen, hanya juara grup serta satu runner-up terbaik dari tiga grup yang berhak mengamankan tiket ke babak semifinal.
Tren Mengesankan di Laga Pembuka
Secara historis, skuad Garuda Muda memiliki catatan yang cukup menjanjikan saat melakoni laga perdana Piala AFF U-19. Dari total 12 keikutsertaan sebelumnya, Indonesia berhasil membukukan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali menelan kekalahan.
Menariknya, grafik performa tim nasional justru menunjukkan lonjakan tajam dalam lima edisi terakhir. Timnas Indonesia sukses menjaga rekor tak terkalahkan di pertandingan pertama dengan rincian empat kemenangan dan satu hasil seri. Bahkan, pada dua edisi terakhir—termasuk kemenangan telak 6-0 atas Filipina pada edisi 2024—gawang Indonesia sama sekali tidak kebobolan di laga pembuka.
Tren positif ini diyakini akan menjadi modal psikologis yang berharga bagi Nova Arianto untuk menyuntikkan mentalitas pemenang kepada para pemainnya sebelum peluit tanda mulai pertandingan dibunyikan.
Kombinasi Pemain Lokal dan Diaspora
Guna menjawab tantangan sebagai tuan rumah, tim kepelatihan telah menyeleksi dengan ketat dan mendaftarkan 23 pemain terbaik. Komposisi skuad saat ini mayoritas dihuni oleh pilar-pilar yang sebelumnya sukses menunjukkan kapasitasnya bersama Timnas Indonesia U-17.
Kedalaman skuad Garuda Muda semakin solid dengan hadirnya sejumlah pemain diaspora yang tengah menimba ilmu di luar negeri. Nama-nama langganan seperti Welber Jardim (São Paulo FC) dan Amar Brkic (SV Darmstadt 1898), hingga talenta potensial seperti Eizar Jacob dan Zinadein A. (Sydney FC) diproyeksikan menjadi tulang punggung permainan tim.
Berikut adalah daftar lengkap 23 punggawa Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19 2026:
Penjaga Gawang
- Dafa Al Gasemi (Dewa United)
- Erdevba Aulia (Persis)
- Rendi Razzaqu (Madura United)
Pemain Belakang
- Ibra Ohorella (Persija)
- Putu Panji A. (Bali United)
- Rafa Abdurahman (Persija)
- Eizar Jacob (Sydney FC)
- Mathew Baker (Melbourne City)
- Algazani Dwi (Adhyaksa FC)
- Radityo Raharjo (Persija)
- Timothy Baker (Western United)
- Amar Brkic (SV Darmstadt 1898)
- Fabio Azkairawan (Persija)
Pemain Tengah
- Evandra Florasta (Bhayangkara FC)
- Zinadein A. (Sydney FC)
- Welber Jardim (São Paulo FC)
- Nazriel Alvaro (Persib)
Pemain Depan
- Isfandyar Abdillah (Persiba)
- Irpan Abadi S. (Persija)
- Theodore Evan L. (Persija)
- Dimas Adi P. (PSM)
- Reno Salampessy (Persipura)
- Arkhan Kaka (Persis)
Kemenangan mutlak atas Myanmar tidak hanya penting untuk mengamankan posisi di klasemen sementara Grup A, tetapi juga krusial untuk memompa moral bertanding tim sebelum meladeni perlawanan Timor Leste tiga hari berselang, dan partai pamungkas kontra Vietnam.



