Puskas Arena di Budapest akan menjadi saksi bentrokan dua kekuatan besar Eropa pada akhir pekan ini. Menjelang laga pamungkas Liga Champions 2025/2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain dengan Arsenal, analisis supercomputer Opta resmi merilis prediksi peluang juara untuk kedua tim.
Berdasarkan perhitungan statistik Opta, wakil Prancis lebih difavoritkan untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar tahun ini. Berikut adalah rincian persentase peluang juara dari kedua finalis:
| Klub | Peluang Juara (Versi Opta) |
| Paris Saint-Germain (PSG) | 55,78% |
| Arsenal FC | 44,22% |
Daya Ledak Serangan Sang Juara Bertahan
Status favorit yang disematkan kepada PSG sangat beralasan. Skuad asuhan Luis Enrique tampil luar biasa ganas sepanjang kompetisi musim ini dengan memecahkan rekor torehan 44 gol.
Ketajaman lini depan Les Parisiens terbukti ampuh menyapu bersih lawan-lawan tangguh di fase gugur. Berikut adalah daftar tim besar yang menjadi korban keganasan PSG menuju final:
- Chelsea: Tersingkir dengan agregat telak 8-2.
- Liverpool: Tumbang dengan agregat 4-0.
- Bayern Munich: Kalah dramatis dengan agregat 6-5.
Kabar baik lainnya bagi PSG adalah pulihnya kebugaran penyerang sayap Ousmane Dembele. Pemain berpaspor Prancis tersebut mengonfirmasi bahwa masalah fisiknya perlahan menghilang dan ia optimistis siap diturunkan. Jika berhasil menang di laga final nanti, PSG akan mencetak sejarah sebagai klub kedua setelah Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar juara di era modern Liga Champions.
Tembok Baja Tak Terkalahkan Arsenal
Di sisi lain, meski tidak berstatus sebagai unggulan utama versi Opta, The Gunners memiliki modal yang sangat solid untuk memutarbalikkan prediksi. Anak asuh Mikel Arteta menembus partai puncak dengan rekor tak terkalahkan, mencatatkan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang usai melewati hadangan Bayer Leverkusen, Sporting CP, serta Atletico Madrid.
Arsenal datang ke Budapest dengan membawa momentum emas setelah sukses menyudahi puasa gelar juara Liga Inggris selama 22 tahun. Kekuatan utama wakil London ini terletak pada organisasi pertahanan yang sangat disiplin.
Dikawal oleh duet bek tengah William Saliba dan Gabriel Magalhaes, gawang David Raya baru kebobolan enam gol sepanjang kompetisi Eropa musim ini. Laga final akhir pekan ini dipastikan akan menjadi ujian pamungkas; pertarungan antara lini serang paling produktif milik PSG melawan tembok pertahanan paling kokoh milik Arsenal.



