ONESPORTS.ID – Juara bertahan Piala Dunia, Argentina, bersiap memulai kampanye mereka untuk mempertahankan takhta di panggung dunia. La Albiceleste dijadwalkan akan menantang salah satu kekuatan sepak bola Afrika, Aljazair, dalam laga perdana Grup J di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Selasa (16/6/2026) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Bagi Argentina, ini merupakan penampilan ke-19 mereka di putaran final Piala Dunia. Sementara bagi Aljazair yang dijuluki The Fennecs, ini adalah penampilan kelima mereka sekaligus yang pertama sejak terakhir kali lolos pada edisi 2014 di Brasil lalu. Di atas kertas, grup yang juga dihuni oleh Austria dan Yordania ini seharusnya bisa dilewati dengan mudah oleh Lionel Messi dkk.
Misi Back-to-Back dan ‘Swan Song’ Istimewa Lionel Messi
Empat tahun lalu di Qatar, Lionel Messi akhirnya berhasil mendaki puncak tertinggi kariernya dengan membawa Argentina merengkuh trofi juara dunia. Kini, di usianya yang menginjak 38 tahun, sang maestro kembali ke panggung terbesar dengan status yang unik: bermain di tanah Amerika Serikat, tempat yang kini ia sebut sebagai rumah kedua.

Messi datang ke turnamen ini dengan modal performa fantastis di level klub setelah menyabet gelar MLS Cup berturut-turut bersama Inter Miami. Sepanjang musim 2025 saja, ia menggila dengan torehan 29 gol dan 19 assist. Kejuaraan edisi 48 negara ini diprediksi kuat akan menjadi swan song alias turnamen internasional terakhir bagi sang pemilik nomor 10.
Jika mampu tampil konsisten, skuad asuhan Lionel Scaloni berpeluang menyamai rekor legendaris Brasil (1962) sebagai tim yang mampu menjuarai Piala Dunia dua edisi berturut-turut. Komposisi skuad mereka pun tidak banyak berubah, bahkan semakin matang berkat keberadaan pilar muda seperti Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Julian Alvarez.
Aljazair Siap Mainkan Peran ‘Spoiler’
Di kubu lawan, Aljazair tidak datang ke Kansas hanya untuk menjadi penonton pesta Argentina. Dipimpin oleh pemain veteran sarat pengalaman seperti Riyad Mahrez dan penyerang tajam Amine Gouiri, tim Afrika Utara ini dikenal memiliki organisasi taktis yang rapi dan kekuatan fisik yang merepotkan.
Aljazair diprediksi akan mencoba mereplikasi cetak biru (blueprint) taktik yang digunakan oleh Arab Saudi saat mengejutkan dunia dengan menumbangkan Argentina 2-1 di laga pembuka Piala Dunia 2022 lalu. Lini pertahanan berlapis dan serangan balik cepat akan menjadi senjata utama Aljazair untuk mencoba mencuri poin penting demi bersaing memperebutkan slot posisi kedua grup bersama Austria.
Prediksi Skor
Meskipun Aljazair memiliki potensi untuk menyulitkan lewat serangan balik, Scaloni dipastikan sudah belajar banyak dari kesalahan laga pembuka empat tahun lalu. Argentina yang sekarang jauh lebih disiplin, berpengalaman, dan memiliki daya ledak lini depan yang mengerikan.
Dominasi di lini tengah yang digalang Enzo Fernandez akan membuat suplai bola ke Julian Alvarez mengalir deras, sementara pergerakan bebas Messi akan tetap mengubah geometri permainan di sepertiga akhir lapangan.
- Prediksi Skor Akhir: Argentina 3 – 0 Aljazair
“Argentina datang dengan core skuad yang hampir sama seperti saat menjuarai Piala Dunia 2022, namun kini mereka jauh lebih berpengalaman dan matang. Lionel Messi diprediksi akan langsung mengamuk sejak menit pertama demi mengunci poin penuh.”



