Poin Utama:
- Piala FA adalah kompetisi sepak bola tertua di dunia yang digulirkan sejak musim 1871/1872.
- Arsenal masih menjadi raja mutlak FA Cup dengan koleksi 14 trofi.
- Manchester United menguntit ketat di posisi kedua dengan 13 gelar juara.
- Kemenangan pada musim 2025/2026 membawa Manchester City sejajar dengan Chelsea dan Liverpool (8 trofi).
- Arsene Wenger menjadi manajer tersukses sepanjang sejarah Piala FA (7 gelar).
- Ashley Cole memegang rekor sebagai pemain dengan medali FA Cup terbanyak (7 trofi).
Sepak bola modern mungkin diukur dari tumpukan uang dan mahalnya hak siar televisi, tetapi sejarah tidak akan pernah bisa dibeli.
Di ranah Inggris, sejarah itu berwujud sebuah piala tua yang telah diperebutkan sejak musim dingin 1871.
Piala FA bukanlah sekadar turnamen piala domestik biasa; ini adalah panggung di mana tim-tim antah berantah bermimpi membunuh raksasa, dan para raksasa bertarung berdarah-darah demi sebuah supremasi dan kehormatan di Wembley.
Meski gemerlap Premier League atau Liga Champions kerap mencuri lampu sorot, magis Piala FA tidak pernah benar-benar pudar.
Baca Juga : Bruno Fernandes Tegaskan Kesetiaan di Manchester United, Terus Bidik Gelar Juara
Namun, di balik segala narasi kejutan ala Cinderella yang kerap mewarnai kompetisi tertua di dunia ini, pada akhirnya, statistik menunjukkan bahwa kompetisi ini adalah taman bermain bagi para raja.
Lantas, siapa penguasa takhta yang sesungguhnya?
Takhta Meriam London yang Belum Tertembus
Jika ada satu kompetisi yang menjadi DNA bagi Arsenal, itu adalah Piala FA. The Gunners berdiri sendirian di puncak peradaban sepak bola Inggris sebagai tim dengan trofi Piala FA terbanyak sepanjang sejarah.
Total 14 kali klub asal London Utara ini mengangkat trofi sakral tersebut sejak pertama kali mencicipi kejayaan pada 1930.
Masa keemasan mereka di era modern sangat identik dengan sosok The Professor, Arsene Wenger.
Di bawah racikan taktik manajer asal Prancis tersebut, Arsenal memborong delapan gelar hanya dalam rentang waktu 22 tahun (1998-2020).
Wenger tidak hanya mengubah wajah Arsenal, ia menjadikan Piala FA sebagai taman belakang rumahnya sendiri.
Dengan total tujuh gelar, Wenger menahbiskan dirinya sebagai manajer paling sukses dalam sejarah kompetisi ini—bahkan melampaui pelatih legendaris Aston Villa, George Ramsay (6 gelar).
Napas Panas Duo Manchester
Namun, takhta Arsenal kini tidak lagi aman. Napas panas dari dua kutub kota Manchester mulai terasa membakar leher.
Manchester United adalah ancaman terdekat. Setan Merah telah mengoleksi 13 trofi Piala FA, memangkas jarak menjadi hanya berselisih satu piala dari Arsenal berkat kemenangan dramatis 2-1 mereka atas rival sekota, Manchester City, pada final edisi 2024 lalu. Era Sir Alex Ferguson di Old Trafford menyumbang lima trofi (1990, 1994, 1996, 1999, dan 2004), menjadikan persaingan MU dan Arsenal di awal 2000-an sebagai salah satu rivalitas paling epik dalam sejarah sepak bola Inggris.
Baca Juga : 5 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Manchester City vs Chelsea di Final Piala FA
Di sisi lain, tetangga yang dulu “berisik” kini telah menjelma menjadi monster baru. Gelar juara Manchester City pada musim 2025/2026 tidak hanya menegaskan dominasi skuad Pep Guardiola, tetapi juga mendongkrak posisi mereka ke jajaran elite.
Dengan total delapan trofi, The Citizens kini duduk sejajar dengan klub-klub tradisional raksasa lainnya seperti Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.
Sang Penakluk di Atas Lapangan
Di luar rekor manajerial dan supremasi klub, ada satu nama yang rekornya nyaris mustahil dipecahkan oleh pemain di era sepak bola modern. Ashley Cole adalah wujud nyata dari DNA juara Piala FA.
Bek kiri legendaris Inggris ini memegang rekor koleksi medali Piala FA terbanyak bagi seorang pemain.
Cole memenangi tiga trofi bersama Arsenal pada awal 2000-an, sebelum mengambil keputusan kontroversial menyeberang ke Chelsea dan kembali memenangi empat trofi tambahan di Stamford Bridge. Total tujuh medali emas mengalung di lehernya.
Baca Juga : Klasemen Liga Inggris Memanas: Arsenal dan Man City Saling Sikut Rebut Juara
Menanti Sang Penantang Baru
Sejarah mencatat ada 45 klub berbeda yang pernah merasakan magisnya mengangkat trofi Piala FA—dengan Crystal Palace menjadi nama ke-45 yang masuk ke dalam buku sejarah usai menumbangkan dominasi raksasa pada edisi 2025 lalu.
Baca Juga : Mimpi Besar Hector Souto: Liga Futsal Kuat dan Gaji Layak untuk Pemain
Piala FA bukan sekadar trofi perak; ini adalah monumen keabadian. Kini, dunia menunggu: akankah Arsenal mampu memperlebar jarak demi menjaga mahkota mereka, atau justru Duo Manchester yang akan segera meruntuhkan takhta London Utara dan menulis ulang sejarah sepak bola Inggris? Waktu dan magis Wembley yang akan menjawabnya.


