Cristian Chivu menegaskan Inter Milan belum selesai meski berhasil meraih dua gelar domestik pada musim 2025/2026. Pelatih asal Rumania itu kini mengarahkan fokus tim untuk meraih pencapaian yang lebih besar pada musim mendatang.
Pada musim debutnya bersama Nerazzurri, Chivu berhasil melampaui ekspektasi. Ditunjuk sebagai pengganti Simone Inzaghi, ia membawa Inter meraih gelar Liga Italia dan Coppa Italia sekaligus.
Keberhasilan tersebut menjadi catatan penting karena Inter untuk pertama kalinya dalam 16 tahun mampu menyapu dua trofi domestik utama dalam satu musim.
Meski demikian, Chivu menilai keberhasilan tersebut tidak boleh membuat tim cepat puas. Ia ingin Lautaro Martinez dan rekan-rekannya mempertahankan mentalitas kompetitif di setiap ajang yang diikuti.
Menurut Chivu, motivasi dan ambisi menjadi faktor utama agar Inter terus berkembang dan mampu mempertahankan level permainan mereka.
“Sekarang yang terpenting adalah motivasi. Kami tidak ingin berhenti sampai di sini,” kata Chivu.
Pelatih berusia 45 tahun itu juga merasa semakin siap menghadapi tantangan setelah menjalani musim penuh pertamanya sebagai pelatih kepala.
Di balik kesuksesan domestik, perjalanan Inter di Liga Champions menjadi catatan yang ingin segera diperbaiki. Inter gagal melangkah jauh setelah tersingkir lebih awal dan tidak mampu menembus fase gugur kompetisi.
Hasil tersebut menjadi evaluasi penting bagi Chivu yang ingin timnya tampil lebih konsisten di level Eropa pada musim 2026/2027.
Ia menegaskan target Inter bukan hanya mempertahankan gelar, tetapi juga meningkatkan kualitas permainan dan mentalitas untuk bersaing di semua kompetisi.
“Kami tidak ingin berhenti sampai di sini. Ambisi kami adalah menjadi lebih baik daripada musim lalu,” kata Cristian Chivu.
