LOS ANGELES, OneSportsID – Dunia basket profesional Amerika Serikat (NBA) mendadak diselimuti awan hitam. Salah satu pemain loyal milik Memphis Grizzlies, Brandon Clarke, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Los Angeles, AS, pada Rabu (13/5/2026).
Kabar wafatnya pemain berusia 29 tahun tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak klub melalui kanal media sosial resmi mereka.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kepergian Clarke masih menjadi misteri. Pihak keluarga maupun klub belum merilis pernyataan resmi terkait kronologi wafatnya sang pemain.
Namun, laporan dari Al-Jazeera menyebutkan bahwa kepolisian Los Angeles sempat merespons panggilan bantuan sebelum akhirnya menemukan Clarke dalam keadaan tak bernyawa.
Ikon Loyalitas dari Vancouver ke Memphis
Brandon Clarke bukanlah nama baru bagi komunitas basket di Memphis. Pemain kelahiran Vancouver, Kanada, ini menghabiskan seluruh karier profesionalnya di NBA bersama Grizzlies sejak ditukar dari Oklahoma City Thunder pada malam NBA Draft 2019.
Grizzlies mengenang Clarke bukan hanya sebagai atlet yang andal di atas lapangan, tetapi juga sebagai pribadi yang luar biasa baik bagi komunitas. “Perannya untuk organisasi dan komunitas Memphis tidak akan terlupakan.
Kami menyampaikan duka mendalam bagi keluarga dan orang tercinta di masa sulit ini,” tulis pernyataan resmi Grizzlies.
Jejak Karier dan Prestasi All-Rookie
Karier Clarke di NBA dimulai dengan sangat menjanjikan. Pada musim debutnya (2019-2020), ia mencatatkan rata-rata 12,1 poin dan 5,9 rebound per pertandingan.
Catatan impresif tersebut membawanya masuk dalam jajaran NBA All-Rookie First Team tahun 2020 bersama rekan setimnya yang ikonik, Ja Morant.
Sepanjang tujuh musim kariernya, Clarke telah tampil dalam 309 pertandingan dengan rata-rata 10,2 poin dan 5,5 rebound.
Gaya bermainnya yang enerjik menjadikannya salah satu pemain yang paling dicintai oleh para pendukung di FedExForum.
Perjuangan Melawan Badai Cedera
Sayangnya, perjalanan karier Clarke dalam beberapa tahun terakhir harus terhambat oleh rentetan cedera parah. Sejak mengalami robek tendon achilles kiri saat melawan Denver Nuggets pada Maret 2023, fisiknya tak pernah benar-benar pulih seratus persen.
Cedera lutut, betis, hingga achilles membatasi penampilannya hanya di 72 pertandingan dalam tiga musim terakhir. Bahkan pada musim 2025-2026 ini, ia hanya sanggup turun ke lapangan dalam dua pertandingan. Meski begitu, loyalitasnya tetap tak goyah.
Ia bahkan masih terlihat mendampingi tim saat Grizzlies melakoni laga global NBA di London pada Januari lalu.
Kini, “Si Jiwa Lembut” dari Vancouver itu telah pergi untuk selamanya. Pihak agensi, Priority Sports, meminta publik untuk menghormati privasi keluarga selama masa berkabung ini.
Dunia basket kehilangan salah satu talenta terbaiknya yang selalu memberikan segalanya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Selamat jalan, Brandon Clarke.


