HOLLYWOOD – Era keemasan Gal Gadot sebagai penguasa lini depan pahlawan super DC resmi usai. Sang aktris memastikan dirinya tak masuk dalam skema skuad DC Universe (DCU) racikan juru taktik anyar, James Gunn.
Kepastian gantung kostum dari peran Diana Prince ini diungkapkan Gadot di sela-sela tur pramusim, alias promosi film terbarunya, The Runner. Sejak tongkat komando DC Studios beralih, ia mengaku tidak pernah lagi mendapat panggilan dari manajemen untuk membahas perpanjangan ‘kontrak’ atau sekadar plot peran baru.
“Ini adalah karakter yang luar biasa dan sangat dicintai banyak orang,” ujar Gal Gadot saat diwawancarai Screen Rant, dilansir pada Sabtu (29/8/2026).
Alih-alih kena mental karena terdepak dari skuad inti, aktris berdarah Israel ini justru legawa menyerahkan ban kapten kepada penerusnya. “Untuk siapa pun yang nantinya memerankan dia, saya berharap dia bisa menikmati perjalanan menakjubkan ini. Saya sangat bersyukur pernah diberi kesempatan untuk menjadi sosok tersebut,” imbuhnya.
Korban Revolusi Total Skuad DCU
Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi spekulasi liar di bursa transfer Hollywood. Gadot mengaku, pembicaraan serius terakhir dengan petinggi studio terjadi beberapa tahun lalu saat proyek film ketiga Wonder Woman masih diusahakan.
Namun, begitu terjadi perombakan manajemen besar-besaran di tubuh DC Studios, namanya perlahan dicoret dari daftar pemain. Hilangnya kontak dari pihak studio memastikan bahwa cameo singkatnya di laga Shazam! Fury of the Gods dan The Flash adalah laga perpisahan alias testimonial match bagi sang legenda.
Keputusan mendepak Gadot tampaknya jadi langkah mutlak James Gunn yang ingin merakit ulang skuad dari nol. DC Studios kini dikabarkan tengah serius membangun kerangka taktik baru untuk film Wonder Woman reboot, dengan menggandeng Ana Nogueira sebagai peracik naskah.
Warisan 10 Tahun yang Sulit Dihapus
Bicara soal rekam jejak, sejarah yang ditinggalkan Gal Gadot jelas bukan kaleng-kaleng. Ia pertama kali direkrut oleh mantan pelatih Zack Snyder untuk debut di Batman v Superman: Dawn of Justice (2016).
Penampilan gacor-nya berlanjut dengan menelurkan dua film solo yang sukses besar di pasaran, plus peran vitalnya di Justice League. Siapa pun bintang muda yang bakal mewarisi kostum Wonder Woman nanti, ia dipastikan punya beban berat untuk menyamai rekor sang legenda modern di arena pahlawan super.

