CEO Warner Bros. Discovery (WBD), David Zaslav, kembali menjadi sorotan setelah mendaftarkan penjualan jutaan saham perusahaan dengan nilai mencapai puluhan juta dolar AS.
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), Zaslav melepas sekitar 2,18 juta lembar saham Warner Bros. Discovery dengan nilai transaksi mencapai US$59,47 juta atau setara sekitar Rp930 miliar.
Aksi korporasi tersebut menambah daftar penjualan saham yang dilakukan Zaslav sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, pada Maret lalu, ia juga tercatat menjual saham WBD senilai sekitar US$114 juta setelah kesepakatan merger besar antara Warner Bros. Discovery dan Paramount Skydance diumumkan.
Dengan demikian, total nilai saham yang telah dilepas Zaslav tahun ini telah melampaui US$173 juta.
Menariknya, penjualan terbaru tersebut dilakukan melalui skema otomatis atau preset stock sale. Mekanisme ini memungkinkan saham dijual secara otomatis ketika harga saham perusahaan mencapai level tertentu yang telah ditentukan sebelumnya.
Saham Warner Bros. Discovery sendiri ditutup menguat 1,9 persen pada perdagangan terakhir dan berada di level US$27,09 per lembar saham.
Di tengah proses transformasi besar perusahaan, kompensasi yang diterima Zaslav juga kembali menjadi perhatian publik dan investor.
Pada tahun sebelumnya, Zaslav menerima paket remunerasi senilai sekitar US$165 juta. Nilai tersebut terdiri dari gaji pokok sebesar US$3 juta, saham senilai US$22,6 juta, bonus tunai sebesar US$25,7 juta, serta opsi saham bernilai sekitar US$109,6 juta.
Besarnya kompensasi tersebut sempat memicu kritik dari sejumlah pemegang saham Warner Bros. Discovery yang menilai paket remunerasi sang CEO terlalu besar dibandingkan kondisi perusahaan.
Namun, penolakan yang disampaikan melalui voting pemegang saham hanya bersifat rekomendasi dan tidak memiliki kekuatan hukum untuk membatalkan kontrak yang telah disepakati.
Di sisi lain, penjualan saham ini terjadi saat Warner Bros. Discovery sedang menyelesaikan proses akuisisi oleh Paramount Skydance, salah satu transaksi terbesar di industri media dan hiburan global dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah proses merger tersebut rampung, Zaslav dijadwalkan meninggalkan posisinya sebagai CEO. Ia juga disebut akan menerima paket pesangon atau golden parachute dengan nilai yang diperkirakan melampaui US$500 juta.
Besarnya angka tersebut menjadikan Zaslav sebagai salah satu eksekutif media dengan kompensasi dan paket perpisahan terbesar dalam sejarah industri hiburan modern.
Kini perhatian pasar tertuju pada bagaimana proses integrasi Warner Bros. Discovery dan Paramount Skydance akan berjalan, serta siapa yang akan memimpin perusahaan gabungan tersebut setelah era David Zaslav berakhir.
