ONESPORTS.ID – Musim lalu menjadi panggung pembuktian luar biasa bagi Ipswich Town. Skuad berjuluk The Tractor Boys tersebut harus berjuang habis-habisan di kompetisi kasta kedua, EFL Championship, demi mengamankan tiket promosi kembali ke Premier League—hanya setahun setelah mereka merasakan pil pahit terdegradasi dari kompetisi tertinggi di Inggris tersebut.
Tantangan Ipswich di Championship awalnya diprediksi akan berjalan berat setelah mereka terpaksa melepas beberapa pilar pentingnya. Kehilangan Liam Delap yang hijrah ke Chelsea serta Omari Hutchinson ke Nottingham Forest menjadi pukulan telak bagi kedalaman skuad.
Namun, Ipswich Town justru tampil menggila. Mereka membakar panggung Championship dengan menggelontorkan 80 gol—tertinggi ketiga di liga musim itu—dan menyegel tiket promosi otomatis setelah finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 84 poin.
Aktor utama di balik perjalanan naik-turun yang dramatis ini adalah Kieran McKenna. Pria berusia 40 tahun tersebut setia mengawal tim mulai dari promosi awal, momen degradasi, hingga perjuangan kembali ke kasta tertinggi. Namun secara mengejutkan, ia dipastikan tidak akan mendampingi tim dalam laga kembalinya mereka ke Premier League musim depan.
Keputusan Mundur yang Mengejutkan
Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa Kieran McKenna telah memutuskan untuk mundur dari jabatannya di Ipswich Town. Langkah karier ini diambil karena McKenna berencana untuk mengambil waktu istirahat (break) sejenak dari dunia manajemen sepak bola.
Keputusan ini terbilang berani mengingat juru taktik asal Irlandia Utara tersebut sebenarnya masih menyisakan kontrak dua tahun lagi bersama The Tractor Boys. Pengumuman mendadak ini memaksa manajemen klub bergerak cepat mencari manajer baru sebelum musim baru bergulir.
Saling Sikut di Pasar Manajer
Menariknya, keputusan McKenna untuk beristirahat datang di tengah rumor ketertarikan kuat dari sesama klub Premier League, Fulham. Berdasarkan laporan talkSPORT, Fulham sedang gencar mencari suksesor Marco Silva yang memilih hengkang ke Portugal untuk menukangi kontestan Liga Champions, Benfica.
Bursa transfer manajer musim panas ini dipastikan berjalan panas dengan tersedianya beberapa nama besar. Selain posisi lowong di Ipswich, pasar pelatih saat ini diramaikan oleh sosok Arne Slot yang baru saja didepak oleh Liverpool setelah dua tahun masa baktinya di Anfield.
Ada pula nama Thomas Frank, yang dipecat oleh Tottenham Hotspur di pertengahan musim lalu menyusul rentetan hasil buruk di awal kompetisi. Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi penerus takhta McKenna di Portman Road dipastikan akan menjadi salah satu jalan cerita paling menarik untuk diikuti sepanjang libur kompetisi ini.
“Kieran McKenna secara mengejutkan memilih mundur dari posisinya di Ipswich Town demi mengambil masa istirahat, menyisakan dua tahun sisa kontrak bersama klub yang baru saja dibawanya promosi tersebut.”



