MADRID, OneSportsID – Bintang lini depan Real Madrid, Kylian Mbappe, akhirnya kehabisan kesabaran.
Striker asal Prancis tersebut secara terbuka melontarkan serangan balik dengan kata-kata tajam usai terus-menerus dijadikan kambing hitam atas kegagalan timnya meraih trofi mayor di musim ini.
Sejak mendarat di Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas 2024 lalu, Los Blancos memang mendadak akrab dengan puasa gelar (nirgelar).
Madrid berturut-turut gagal menaklukkan ajang Copa Del Rey, LaLiga, hingga Liga Champions.
Meski Mbappe tetap tampil tajam dan sukses mempersembahkan gelar Piala Super Eropa serta Interkontinental, raihan tersebut dinilai belum cukup prestisius oleh publik ibu kota Spanyol.
Puncak Kekecewaan di Santiago Bernabeu
Tensi antara Mbappe dan sebagian suporter memuncak baru-baru ini. Sorotan tajam mengarah padanya ketika ia kedapatan berlibur ke Italia bersama sang kekasih di tengah proses pemulihan cedera paha.
Getah dari insiden tersebut langsung ia rasakan saat Real Madrid menjamu Real Oviedo di Bernabeu pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB.
Masuk sebagai pemain pengganti, Mbappe justru disambut dengan cemoohan dan sorakan ‘booo’ oleh pendukungnya sendiri.
Balasan Menohok Sang Bintang
Tak mau terus-terusan dipojokkan, penyerang berusia 27 tahun itu akhirnya memecah kebisuan.
Ia secara blak-blakan menyoroti standar ganda dan kritik tidak masuk akal yang kerap dialamatkan kepadanya.
“Orang-orang yang bilang saya harus selalu main 90 menit, itu tidak masuk akal,” buka Mbappe dalam wawancaranya yang dilansir dari Marca.
“Di paruh pertama musim, banyak orang bilang kalau saya terlalu banyak bermain dan butuh istirahat. Kemudian saya sedang istirahat tapi dibilang tidak mau main. Mereka tuh mau saya main terus atau tidak sih?” paparnya dengan nada geram.
Lebih lanjut, ia juga mematahkan argumen yang menyebut dirinya sebagai sumber utama merosotnya performa tim.
“Saat kami tersingkir di Copa Del Rey, saya juga tidak bermain dan akhirnya kami tersingkir,” tambahnya memberikan fakta telak.
Di akhir pernyataannya, Kylian Mbappe menolak untuk ikut campur lebih jauh dalam drama yang berlarut-larut ini.
Ia mengakui satu-satunya kekurangan dirinya musim ini hanyalah persoalan raihan piala, bukan soal dedikasi.
“Satu-satunya kesalahan saya adalah tidak memenangkan gelar (mayor) musim ini. Selebihnya terserah apa kata orang-orang,” tutupnya secara tegas.


