Sorotan tajam ke arah Kylian Mbappe di Real Madrid seolah belum menemui titik akhir. Setelah sempat mendapat cemoohan dari para penggemar di Santiago Bernabeu, penyerang asal Prancis tersebut kini harus bersiap menghadapi kabar yang kurang menyenangkan terkait masa depannya di klub.
Jose Mourinho, yang santer dikabarkan bakal menjadi nakhoda baru Los Blancos, dilaporkan sudah menyiapkan perombakan besar di lini serang. Rencana ini diyakini akan semakin mengancam posisi Mbappe di skuad utama.
Krisis Kursi Pelatih dan Status Mbappe
Musim 2025/2026 memang berjalan penuh gejolak bagi Real Madrid. Rentetan hasil buruk membuat Presiden Klub, Florentino Perez, memecat Xabi Alonso pada Januari lalu. Posisi pelatih kemudian diserahkan kepada Alvaro Arbeloa sebagai manajer interim.
Namun, masa bakti Arbeloa juga akan segera berakhir. Ia telah mengonfirmasi bahwa pertandingan melawan Athletic Bilbao pada akhir pekan ini akan menjadi laga perpisahannya.
“Ya,” jawab Arbeloa membenarkan saat ditanya mengenai laga terakhirnya. “Saya berharap ini hanya perpisahan sementara. Madrid selalu menjadi rumah saya,” tambahnya seraya berterima kasih kepada para pemain, staf, dan presiden klub atas pengalaman berharga memimpin tim utama.
Di tengah transisi pelatih ini, situasi Mbappe justru semakin tersudut. Pada laga melawan Real Oviedo yang berakhir dengan kemenangan 2-0, ia sempat mendapat booing (cemoohan) dari suporter saat masuk sebagai pemain pengganti. Secara mengejutkan, Mbappe secara terbuka mengakui bahwa dirinya kini hanya menjadi opsi kesekian di lini depan.
“Saya 100 persen baik-baik saja,” ungkap Mbappe usai pertandingan. “Saya tidak bermain karena pelatih mengatakan saya adalah penyerang pilihan keempat di belakang Mastantuono, Vinicius, dan Gonzalo.”
Meski demikian, Mbappe menegaskan bahwa ia tidak memiliki masalah personal dengan Arbeloa dan menerima keputusan taktis tersebut dengan lapang dada. “Saya harus lebih baik lagi supaya bisa bermain di depan Vini, Gonzalo, dan Mastantuono,” tegasnya.
Rencana Revolusi Lini Depan Mourinho
Jika situasi saat ini belum cukup menantang bagi Mbappe, kedatangan Jose Mourinho berpotensi membuatnya makin rumit. Menurut laporan Foot Mercato, manajer berjuluk The Special One itu berencana mendatangkan satu striker murni (pemain nomor 9) untuk memperkuat daya gedor Madrid.
Nama Victor Osimhen (Galatasaray) dan Dusan Vlahovic (Juventus) dilaporkan masuk dalam target utama bursa transfer musim panas mendatang. Osimhen disebut-sebut berada di urutan teratas dalam daftar belanja Mourinho, disusul oleh Vlahovic.
Rencana kedatangan mesin gol baru ini jelas akan memicu persaingan yang jauh lebih ketat di lini serang Los Blancos. Dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh Mbappe, tetapi juga penyerang muda seperti Endrick yang harus berjuang ekstra keras untuk mendapatkan menit bermain.
Mourinho diyakini ingin menciptakan kompetisi internal yang ketat agar Real Madrid bisa kembali merajai kompetisi domestik dan Eropa, setelah melewati dua musim beruntun tanpa raihan gelar bergengsi.
“Saya tidak bermain karena pelatih mengatakan saya adalah penyerang pilihan keempat di belakang Mastantuono, Vinicius, dan Gonzalo.” – Kylian Mbappe.


