LONDON – Drama dan kontroversi kembali mewarnai jalannya kompetisi Premier League. Bek tangguh Arsenal, Gabriel Magalhaes, secara resmi lolos dari ancaman hukuman retrospektif usai insiden menegangkan yang melibatkan penjaga gawang Chelsea, Emiliano Martinez, dalam laga Derbi London di Emirates Stadium awal bulan ini.
Insiden krusial tersebut terjadi pada menit kelima di tengah kemelut perebutan bola liar di dalam kotak penalti. Sepatu bek tengah asal Brasil itu tampak mendarat keras di wajah Martinez. Namun, wasit lapangan Chris Kavanagh maupun petugas VAR Darren England memutuskan untuk tidak memberikan sanksi kartu merah, sebuah keputusan yang sontak memicu protes keras dari skuad The Blues.
Menyikapi polemik tersebut, Panel Insiden Pertandingan Kunci (KMI) Premier League langsung turun tangan melakukan peninjauan menyeluruh. Hasilnya, panel independen yang beranggotakan lima orang itu secara bulat (5-0) mendukung keputusan wasit dan menyatakan bahwa Gabriel tidak terbukti melakukan pelanggaran berat.
“Banyak pemain yang terjatuh saat berebut bola liar, dan tindakan Gabriel tidak dianggap sebagai tindakan kekerasan atau pelanggaran serius,” bunyi putusan resmi panel KMI seperti dilansir dari The Athletic.
Kekecewaan Mendalam di Kubu Stamford Bridge
Vonis tanpa hukuman ini praktis menjadi pil pahit yang harus ditelan oleh para pendukung Chelsea. Rasa frustrasi mereka memuncak mengingat saat insiden itu terjadi, tim tamu tengah memimpin jalannya laga berkat gol pembuka dari Morgan Rogers. Andai Gabriel diusir keluar lapangan, skenario hasil akhir pertandingan dipastikan bakal jauh berbeda.
Alih-alih tumbang, Arsenal yang tetap bermain utuh 11 orang sukses merajut momentum comeback. The Gunners berhasil membalikkan kedudukan dan mengunci kemenangan 2-1 melalui gol balasan krusial dari Kai Havertz dan Martin Odegaard.
Meski panel KMI diisi oleh deretan mantan pemain dan staf kepelatihan berpengalaman, pembelaan tak tergoyahkan terhadap keputusan wasit ini tetap menuai kritik dari kubu Chelsea yang merasa keselamatan kiper mereka telah diabaikan.
Di sisi lain, putusan ini menjadi angin segar bagi manajer Arsenal, Mikel Arteta. Terbebasnya Gabriel dari sanksi memastikan sang palang pintu andalan tetap bisa diturunkan saat The Gunners meladeni perlawanan Brighton di laga berikutnya. Kemenangan atas Chelsea sekaligus menjaga rekor sempurna Arsenal yang kini tengah membidik rekor kemenangan kelima secara beruntun di awal musim.