ONESPORTS.ID – Menjelang bergulirnya kampanye Piala Dunia 2026 bagi Tim Nasional Prancis, sorotan utama publik ternyata tidak melulu tertuju pada bagaimana Kylian Mbappe akan beradaptasi, atau racikan lini serang super mewah seperti apa yang akan diturunkan oleh pelatih Didier Deschamps. Kekhawatiran terbesar Les Bleus justru bersarang di lini belakang, tepatnya pada kondisi kebugaran bek tengah andalan mereka, William Saliba.
Saliba datang ke pemusatan latihan Prancis dengan kondisi fisik yang terkuras habis. Bek tangguh ini baru saja melewati musim yang sangat melelahkan dan luar biasa bersama Arsenal—sukses merengkuh gelar juara Premier League namun harus puas menjadi runner-up Liga Champions usai takluk dari Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak pada akhir Mei lalu.
Cedera Punggung dan Kekhawatiran Absen
Masalah utama yang mendera Saliba adalah cedera punggung bawaan (nagging back injury) yang sudah mengganggunya sejak pertengahan musim. Kondisi tersebut semakin parah dan mencapai titik didihnya saat ia memaksakan diri tampil membela The Gunners di final Liga Champions melawan PSG, yang sekaligus menjadi laga kompetitif terakhirnya sebelum jeda internasional.
Awalnya, beredar laporan luas yang menyebutkan bahwa Saliba sangat diragukan untuk bisa tampil bugar di Piala Dunia 2026. Kehilangan bek sekelas Saliba tentu akan menjadi pukulan telak bagi skema pertahanan Didier Deschamps, mengingat peran vitalnya dalam menjaga kedalaman dan distribusi bola dari belakang.
Kembali Merumput di Pusat Latihan
Namun, secercah harapan akhirnya muncul bagi kubu Prancis. Berdasarkan laporan terbaru dari jurnalis pakar transfer dan sepak bola Eropa ternama, Fabrizio Romano, William Saliba dilaporkan telah kembali menginjakkan kaki di lapangan rumput dan mengikuti sesi latihan bersama skuad Les Bleus.
Meski ini adalah kabar yang menyegarkan, tim medis Prancis belum bisa memberikan garansi penuh. Kembalinya Saliba ke arena latihan belum menjamin dirinya akan langsung fit 100% untuk diturunkan sejak fase grup. Kendati demikian, ini merupakan indikasi positif bahwa proses rehabilitasinya berjalan di jalur yang tepat (on track).
Apabila Saliba berhasil pulih tepat waktu, turnamen di Amerika Utara ini akan menjadi kampanye Piala Dunia keduanya, setelah sebelumnya masuk dalam skuad edisi 2022 di Qatar. Pada turnamen sebelumnya, ia hanya mencatatkan satu penampilan. Namun sejak saat itu, jam terbangnya melonjak tajam dengan menjadi pilar utama Prancis di ajang EURO dan UEFA Nations League.
Fokus Penuh Hadapi Senegal
Sembari memantau perkembangan fisik Saliba dari hari ke hari, skuad asuhan Didier Deschamps kini harus mengalihkan fokus penuh mereka pada laga krusial pembuka fase grup. Prancis dijadwalkan akan meladeni tantangan sang finalis Piala Afrika (AFCON), Senegal.
Pertandingan krusial ini akan disiarkan pada hari Rabu, 17 Juni 2026 dini hari tepat pukul 02.00 WIB (konversi dari Selasa, 15.00 waktu setempat/EST).
“Kembalinya William Saliba ke lapangan latihan menunjukkan bahwa ia sedang mengambil langkah yang tepat menuju pemulihan, meski hal itu belum menggaransi penampilannya secara penuh di laga-laga awal fase grup.”



