Kabar Buruk bagi Arsenal: William Saliba Harus Operasi Punggung, Terancam Absen 5 Bulan

Cedera punggung yang ditahan berbulan-bulan mencapai puncaknya di semifinal Piala Dunia 2026. Lini belakang The Gunners dipastikan pincang di awal musim 2026/2027.

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Kabar sangat buruk menghampiri kubu Arsenal di tengah jeda turnamen internasional. Bek andalan mereka, William Saliba, dikabarkan harus segera naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera punggungnya, yang memaksanya menepi dari lapangan hijau maksimal hingga lima bulan ke depan.

Puncak dari cedera ini terjadi saat Saliba membela Timnas Prancis di laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Les Bleus tersebut, Saliba tidak mampu bermain penuh dan terpaksa ditarik keluar pada menit ke-30 untuk digantikan oleh Maxence Lacroix.

Menahan Sakit Berbulan-bulan

Usai pertandingan, terungkap fakta mengejutkan bahwa masalah punggung ini sebenarnya bukan hal baru bagi sang bek. Cedera tersebut rupanya sudah dirasakan Saliba selama berbulan-bulan. Namun, ia bersikeras memilih terapi konvensional agar tetap bisa bertanding.

- Advertisement -

Untuk mengurangi rasa sakit yang menyiksa, bek berusia 25 tahun itu mengandalkan suntikan pereda nyeri setiap kali harus turun ke lapangan. Intensitas latihannya pun diturunkan; ia lebih sering menjalani sesi latihan ringan, baik saat bersama Arsenal maupun selama pemusatan latihan Timnas Prancis.

Menurut laporan dari L’Equipe, pelatih Prancis, Didier Deschamps, bahkan tidak mengetahui secara pasti seberapa parah kondisi Saliba yang sebenarnya (tidak tahu 100 persen), sehingga ia terus mengandalkan sang pemain sebagai starter sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

- Advertisement -

Namun, pertahanan fisik Saliba akhirnya runtuh. Sebelum ditarik keluar, ia sempat mengeluhkan kondisinya kepada rekan setimnya, Dayot Upamecano. “Saya tidak kuat lagi. Punggung saya sudah mati rasa,” ujar Saliba menahan sakit.

Krisis Lini Belakang Arsenal

Menyadari batas fisiknya, Saliba telah memutuskan untuk langsung menjalani operasi punggung sepulangnya dari Amerika Serikat karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit yang terus berulang. Rencana tindakan medis ini pun telah ia sampaikan kepada manajemen Arsenal.

Alhasil, The Gunners harus bersiap kehilangan jenderal lini pertahanan mereka setidaknya selama 4 hingga 5 bulan ke depan. Ini berarti Saliba dipastikan akan melewatkan sepertiga awal musim kompetisi 2026/2027.

Absennya Saliba tentu menjadi pukulan telak dan sangat merugikan bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Kemitraannya dengan bek asal Brasil, Gabriel Magalhaes, merupakan salah satu fondasi terkuat Arsenal dalam beberapa musim terakhir.

Kini, tim pelatih harus memutar otak mencari solusi. Ada kemungkinan rekrutan anyar Cristhian Mosquera akan didorong menjadi tandem Gabriel di jantung pertahanan, atau Arteta bisa saja menggeser Riccardo Calafiori untuk bermain sebagai bek tengah selagi menunggu Saliba pulih total.

- Advertisement -

“Saya tidak kuat lagi. Punggung saya sudah mati rasa.” — William Saliba, kepada Dayot Upamecano sebelum ditarik keluar di laga melawan Spanyol.

Mingguan

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang Garuda!

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

5 Alasan Jenius Emil Audero Nekat Maju Menyerang Saat Indonesia Bantai Bangladesh

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya membongkar alasan taktis di balik aksi nekatnya ikut menyerang saat menghancurkan Bangladesh 9-2. Simak selengkapnya!

Menanti Pembuktian di Stade de France, Zinedine Zidane Emosional Jelang Laga Kandang Melawan Italia

Laga klasik menghadapi Gli Azzurri bukan sekadar perebutan poin di fase grup, melainkan panggung pelampiasan emosi dan ambisi besar sang legenda.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Hasil Akhir Hong Kong vs Laos: Skuad Tuan Rumah Ng...

Timnas Hong Kong sukses membantai Laos dengan skor telak 4-0 di laga Grup A Challenge Division FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Kai Tak Sports Park.

Comeback Dramatis di Hiroshima! Brace Ayase Ueda B...

Hasil Kirin Challenge Cup 2026 Jepang vs Venezuela skor 2-1. Brace Ayase Ueda bawa Samurai Biru comeback dramatis sekaligus pecah rekor kemenangan sejak 2012.

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.