ONESPORTS.ID – Kabar sangat buruk menghampiri kubu Arsenal di tengah jeda turnamen internasional. Bek andalan mereka, William Saliba, dikabarkan harus segera naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera punggungnya, yang memaksanya menepi dari lapangan hijau maksimal hingga lima bulan ke depan.
Puncak dari cedera ini terjadi saat Saliba membela Timnas Prancis di laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Les Bleus tersebut, Saliba tidak mampu bermain penuh dan terpaksa ditarik keluar pada menit ke-30 untuk digantikan oleh Maxence Lacroix.
Menahan Sakit Berbulan-bulan
Usai pertandingan, terungkap fakta mengejutkan bahwa masalah punggung ini sebenarnya bukan hal baru bagi sang bek. Cedera tersebut rupanya sudah dirasakan Saliba selama berbulan-bulan. Namun, ia bersikeras memilih terapi konvensional agar tetap bisa bertanding.
Untuk mengurangi rasa sakit yang menyiksa, bek berusia 25 tahun itu mengandalkan suntikan pereda nyeri setiap kali harus turun ke lapangan. Intensitas latihannya pun diturunkan; ia lebih sering menjalani sesi latihan ringan, baik saat bersama Arsenal maupun selama pemusatan latihan Timnas Prancis.
Menurut laporan dari L’Equipe, pelatih Prancis, Didier Deschamps, bahkan tidak mengetahui secara pasti seberapa parah kondisi Saliba yang sebenarnya (tidak tahu 100 persen), sehingga ia terus mengandalkan sang pemain sebagai starter sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Namun, pertahanan fisik Saliba akhirnya runtuh. Sebelum ditarik keluar, ia sempat mengeluhkan kondisinya kepada rekan setimnya, Dayot Upamecano. “Saya tidak kuat lagi. Punggung saya sudah mati rasa,” ujar Saliba menahan sakit.
Krisis Lini Belakang Arsenal
Menyadari batas fisiknya, Saliba telah memutuskan untuk langsung menjalani operasi punggung sepulangnya dari Amerika Serikat karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit yang terus berulang. Rencana tindakan medis ini pun telah ia sampaikan kepada manajemen Arsenal.
Alhasil, The Gunners harus bersiap kehilangan jenderal lini pertahanan mereka setidaknya selama 4 hingga 5 bulan ke depan. Ini berarti Saliba dipastikan akan melewatkan sepertiga awal musim kompetisi 2026/2027.
Absennya Saliba tentu menjadi pukulan telak dan sangat merugikan bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Kemitraannya dengan bek asal Brasil, Gabriel Magalhaes, merupakan salah satu fondasi terkuat Arsenal dalam beberapa musim terakhir.
Kini, tim pelatih harus memutar otak mencari solusi. Ada kemungkinan rekrutan anyar Cristhian Mosquera akan didorong menjadi tandem Gabriel di jantung pertahanan, atau Arteta bisa saja menggeser Riccardo Calafiori untuk bermain sebagai bek tengah selagi menunggu Saliba pulih total.
“Saya tidak kuat lagi. Punggung saya sudah mati rasa.” — William Saliba, kepada Dayot Upamecano sebelum ditarik keluar di laga melawan Spanyol.


