ATLANTA, ONESPORTS.ID – Sang juara bertahan, Tim Nasional Argentina, bersiap melanjutkan misi mempertahankan gelar mereka saat berhadapan dengan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial ini akan digelar di Atlanta.
Skuad asuhan Lionel Scaloni sebelumnya melaju mulus di fase grup dengan mencetak delapan gol lewat kemenangan meyakinkan atas Aljazair, Austria, dan Yordania. Namun, mereka harus bersusah payah hingga babak perpanjangan waktu untuk menumbangkan Tanjung Verde di babak 32 besar.
Baca Juga : Prediksi 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol, Uji…
Di sisi lain, Mesir datang dengan catatan sejarah baru. The Pharaohs sukses meraih kemenangan pertama mereka di kancah Piala Dunia dengan melakukan comeback melawan Selandia Baru, serta menahan imbang Iran dan Belgia untuk finis tak terkalahkan di Grup G.
Pada babak 32 besar Jumat lalu, Mesir sukses menyingkirkan Australia (Socceroos) lewat drama adu penalti yang diwarnai oleh eksekusi Panenka sensasional dari Mohamed Salah.

Prediksi Pertandingan: Argentina 3-0 Mesir
Di atas kertas, Argentina diprediksi akan meraih kemenangan mudah atas Mesir pada laga hari ini. Meski tampil meyakinkan, Argentina sempat terlalu nyaman bermain dengan intensitas rendah di fase grup—sebuah kebiasaan yang hampir menjadi bumerang saat mereka mendapat tekanan hebat dari Tanjung Verde di babak sebelumnya. Namun, Scaloni dipastikan telah mengevaluasi kelemahan tersebut.
Sementara itu, laju Mesir di turnamen ini sebenarnya cukup berat untuk disaksikan. Dua bintang utama mereka, Mohamed Salah dan Omar Marmoush, dinilai tampil di bawah ekspektasi (underperform), terlepas dari aksi heroik Salah di babak adu penalti lalu.
Anda harus mundur hingga bulan Oktober (saat laga uji coba melawan Venezuela) untuk melihat terakhir kalinya Argentina gagal mencetak setidaknya 2 gol. Mengingat rekor tersebut membentang hingga 10 pertandingan beruntun, dominasi La Albiceleste diyakini akan terlalu tangguh bagi Mesir.
Analisis Taktik dan Pemain Kunci
Berdasarkan performa kedua tim sejauh ini, berikut adalah beberapa analisis kunci yang berpotensi menjadi pembeda di lapangan:
- Ketajaman Lionel Messi: Kapten Inter Miami ini tengah menikmati kampanye Piala Dunia yang luar biasa. Seluruh serangan Argentina masih bertumpu pada peraih 8 Ballon d’Or tersebut. Ia telah mencetak gol dalam lima laga kompetitif internasional terakhirnya, termasuk torehan 7 gol hanya dari empat penampilan sebagai starter di turnamen ini (rata-rata 1 gol per 46 menit).
- Produktivitas Gol Argentina: Argentina telah mencetak 11 gol dalam empat pertandingan Piala Dunia 2026, dan selalu mencetak 2 gol atau lebih di setiap laganya. Terakhir kali Argentina gagal mencetak minimal dua gol di laga Piala Dunia adalah saat takluk dari Arab Saudi di Qatar 2022.
- Agresivitas Lini Belakang Mesir: Para pemain Mesir diprediksi akan bermain keras untuk merusak ritme serangan Argentina. Bek Yasser Ibrahim, yang telah mendapat kartu kuning di dua dari tiga laga terakhirnya, akan dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi pergerakan dinamis Julian Alvarez maupun Lautaro Martinez.
- Peran “Enforcer” Rodrigo De Paul: Rodrigo De Paul diprediksi akan banyak melakukan tekel dan pelanggaran taktis saat menjalankan perannya sebagai pelindung bagi Alexis Mac Allister dan Enzo Fernandez. Ia juga akan mendapat tugas khusus untuk mematikan pergerakan gelandang Mesir, Emam Ashour, yang sering menjadi target pelanggaran lawan di turnamen ini.
Daftar Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
Dengan performa memukaunya, Lionel Messi kini kokoh memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia:
| Peringkat | Pemain | Total Gol |
| 1 | Lionel Messi | 20 |
| 2 | Kylian Mbappe | 19 |
| 3 | Miroslav Klose | 16 |
| 4 | Ronaldo (Brasil) | 15 |
| 5 | Harry Kane | 14 |
| 6 | Gerd Muller | 14 |
“Anda harus mundur hingga bulan Oktober dalam laga uji coba melawan Venezuela untuk menemukan terakhir kalinya Argentina gagal mencetak dua gol atau lebih. Skuad asuhan Lionel Scaloni akan terlalu kuat bagi Mesir.”
Juara bertahan Tim Nasional Argentina akan saling bentrok dengan kekuatan Afrika Utara, Mesir, pada laga hidup-mati babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB atau 24.00 WITA.

Di atas kertas, La Albiceleste jauh lebih diunggulkan untuk melaju ke babak perempat final. Selain menyandang status sebagai jawara bertahan, sejarah pertemuan kedua kesebelasan memperlihatkan dominasi mutlak Tim Tango yang belum pernah kalah, bahkan belum pernah kebobolan satu gol pun dari skuad Firaun.
Dominasi Historis La Albiceleste
Sepanjang sejarah sepak bola modern, Argentina dan Mesir baru bertemu sebanyak dua kali di semua ajang kompetitif resmi. Pertemuan perdana mereka terjadi hampir seabad lalu pada ajang Olimpiade 1928, di mana Argentina melibas Mesir dengan skor mencolok 6 gol tanpa balas.
Sedangkan bentrokan kedua baru terjadi 80 tahun kemudian dalam laga persahabatan di Cairo International Stadium pada 27 Maret 2008. Kala itu, Argentina yang dikapteni oleh Javier Zanetti serta diperkuat nama-nama beken seperti Pablo Zabaleta, Javier Mascherano, hingga Julio Cruz, sukses membungkam tuan rumah 2-0 berkat gol dari Sergio Aguero dan Nicolas Burdisso. Walhasil, Argentina mengantongi keunggulan agregat gol 8-0 tanpa sekalipun memungut bola dari gawang sendiri.
Baca Juga : Kejutan Besar di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Brace Erli…
Performa Tim Messi vs Mesir
Langkah anak asuh Lionel Scaloni terbilang mulus di turnamen ini setelah keluar sebagai juara Grup J. Di babak 32 besar kemarin, mereka sukses menjinakkan perlawanan ketat Cape Verde dengan skor ketat 3-2. Lionel Messi tetap menjadi tumpuan utama dan roh permainan tim dengan torehan fantastis 7 gol dari total 11 gol yang diraih Argentina di Piala Dunia 2026.

Di kubu lawan, Mesir datang ke Atlanta dengan kepercayaan diri tinggi meskipun harus memeras keringat lebih dalam. Setelah meraih hasil imbang di fase grup melawan Iran dan Belgia, armada Hossam Hassan sukses menyingkirkan tim tangguh Australia lewat drama adu penalti 4-2 di babak 32 besar.
Baca Juga : Masa Depan Internasional Cristiano Ronaldo Ditentukan Usai P…
Meskipun motor permainan dikendalikan penuh oleh sang bintang Mohamed Salah, kedalaman skuad Mesir terbukti cukup merata. Dari total 6 gol yang diraih Mesir sejauh ini, gelandang Emam Ashour memimpin dengan 2 gol, disusul Mahmoud Saber, Mohamed Salah, Trezeguet, serta Mustafa Ziko yang masing-masing mengemas satu gol.
Prakiraan Susunan Pemain
Kedua pelatih diprediksi akan menurunkan formasi kembar klasik 4-4-2 guna menjaga keseimbangan transisi dari bertahan ke menyerang:
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister, Thiago Almada; Lionel Messi, Lautaro Martinez.
Pelatih: Lionel Scaloni.
Mesir (4-4-2): Oufa Shobeir; Mohamed Hany, Ramy Rabia, Yasser Ibrahim, Karim Hafez; Hamdy Fathy, Marwan Ateya, Mostafa Ziko, Emam Ashour; Mohamed Salah, Omar Marmoush.
Pelatih: Hossam Hassan.
