TURIN – Raksasa Serie A, Juventus, belum berhenti berburu pengawal mistar gawang baru pada bursa transfer musim panas ini. Kebutuhan akan sosok penjaga gawang utama dinilai semakin mendesak setelah penampilan Michele Di Gregorio dinilai kurang meyakinkan sepanjang agenda laga pramusim Bianconeri.
Setelah beberapa target awal gagal direkrut, radar perburuan manajemen Si Nyonya Tua kini diarahkan ke Spanyol. Berdasarkan laporan dari Rai Sport, Juventus saat ini tengah menaruh minat serius untuk mendatangkan kiper utama Athletic Bilbao sekaligus Timnas Spanyol, Unai Simon.
Performa Gemilang di Piala Dunia 2026
Ketertarikan Juventus terhadap Unai Simon tidak lepas dari performa sensasionalnya di level internasional. Kiper berusia 29 tahun itu baru saja melewati musim panas yang sempurna bersama Timnas Spanyol dengan merengkuh trofi Piala Dunia 2026.
Simon tercatat menunjukkan statistik pertahanan yang luar biasa sepanjang turnamen, sehingga dinobatkan sebagai kiper terbaik turnamen.
“Unai Simon hanya kebobolan satu gol di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 dan berhasil membawa pulang penghargaan Golden Glove,” tulis laporan dari Rai Sport.
Sebelum mengarahkan fokus kepada Simon, Juventus sempat mencoba menjajaki kemungkinan untuk merekrut sejumlah penjaga gawang lain dari berbagai liga Eropa. Berikut adalah dinamika perburuan kiper Juventus pada bursa transfer musim panas ini:
| Nama Kiper | Klub Asal | Status Target / Perkembangan |
| Zion Suzuki | Parma | Transfer gagal terealisasi |
| Guglielmo Vicario | Tottenham Hotspur | Transfer gagal terealisasi |
| Noah Atubolu | Freiburg | Transfer gagal terealisasi |
| Unai Simon | Athletic Bilbao | Target utama saat ini (€25 Juta) |
Tembok Besar Athletic Bilbao
Meskipun Simon menjadi target ideal untuk menyelesaikan permasalahan di sektor penjaga gawang, misi Juventus untuk memboyongnya ke Allianz Stadium diprediksi akan berjalan sangat terjal.
Athletic Bilbao kabarnya membanderol Simon dengan harga minimal 25 juta euro. Namun, rintangan terbesar bukan hanya terletak pada nilai transfer tersebut, melainkan loyalitas sang pemain terhadap klub Basque itu.
Simon dikenal sebagai one-club man yang merupakan produk asli akademi Lezama milik Athletic Bilbao. Belum lama ini, ia juga telah memperpanjang kontrak jangka panjangnya bersama Bilbao hingga tahun 2029—tanpa adanya klausul pelepasan (release clause). Kondisi ini membuat Bilbao memiliki posisi tawar yang sangat kuat dalam setiap negosiasi transfer.

