Absennya mesin gol andalan benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Timnas Vietnam. Tampil dominan secara permainan, The Golden Star Warriors justru harus menelan pil pahit usai dipecundangi musuh bebuyutan mereka, Timnas Thailand, dengan skor 0-2 pada laga krusial Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026).
Kemenangan berharga skuad Gajah Perang dipastikan melalui sepasang gol yang dicetak oleh Sarach Yooyen dan pemain pengganti, Chaiyaphon Otton.
Tambahan tiga poin ini membuat Thailand mengunci posisi puncak klasemen Grup B dengan koleksi 6 poin sempurna dari dua laga. Dengan sisa satu pertandingan, posisi Thailand sudah tak mungkin lagi dikejar oleh Vietnam (3 poin), sekalipun skuad asuhan Kim Sang-sik mampu melibas Pakistan di laga pamungkas.
Secara statistik, Vietnam sejatinya tampil sangat mendominasi. Mereka mencatatkan 58 persen penguasaan bola berbanding 42 persen milik Thailand. Skuad The Golden Star Warriors juga bermain agresif dengan total melepaskan 18 percobaan tembakan.
Namun, efektivitas menjadi pembeda mutlak di laga ini. Dari 18 tembakan Vietnam, hanya empat yang mengarah ke gawang (on target) dan tak satu pun berbuah gol. Sebaliknya, Thailand tampil super efektif bak pembunuh berdarah dingin. Dari total delapan percobaan tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang, dan dua di antaranya sukses merobek jala lawan.
Tumpulnya lini serang Vietnam tak lepas dari absennya striker naturalisasi andalan mereka, Rafaelson alias Nguyen Xuan Son. Sang predator kotak penalti terpaksa menepi hingga enam pekan akibat cedera otot yang membekapnya saat Vietnam menumbangkan Filipina di laga perdana.
Cederanya Rafaelson jelas menjadi pukulan telak. Pasalnya, striker tajam ini telah menjadi tumpuan utama dengan torehan fantastis 16 gol hanya dari 18 laga sejak dinaturalisasi. Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, secara terbuka mengakui bahwa timnya kehilangan taring tanpa kehadiran sang bomber.
“Ketidakhadirannya merupakan kerugian besar bagi kami. Mungkin jika Xuan Son (Rafaelson) bermain hari ini, dia bisa saja mencetak gol, namun itu hanyalah sebuah pengandaian,” keluh Kim Sang-sik seusai pertandingan, dikutip dari Vietnam.vn.
Kini, Vietnam harus gigit jari melihat seteru abadinya, Thailand, melenggang nyaman merajai klasemen Grup B dengan permainan taktis dan efektif.