MADRID, OneSportsID – Suhu di ruang ganti Real Madrid tampaknya masih belum mendingin. Pelatih Los Blancos, Alvaro Arbeloa, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan dan membantah keras klaim anak asuhnya, Kylian Mbappe, yang merasa diperlakukan sebagai striker pilihan keempat di skuad utama.
Polemik ini bermula dari curhatan Mbappe usai Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas juru kunci Real Oviedo pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, bintang asal Prancis itu harus puas memulai dari bangku cadangan dan baru diturunkan pada menit ke-69 untuk menggantikan Gonzalo Garcia.
Kepada para jurnalis seusai laga, Mbappe mengaku kecewa karena merasa posisinya di mata Arbeloa berada di belakang Garcia, Vinicius Junior, dan bintang muda Franco Mastantuono.
Klarifikasi Arbeloa: Murni Faktor Kebugaran
Tak butuh waktu lama, Alvaro Arbeloa langsung memberikan bantahan resmi melalui situs klub. Mantan bek Timnas Spanyol itu menduga Mbappe telah salah menginterpretasikan obrolan mereka sebelum pertandingan.
Arbeloa menegaskan bahwa keputusan menaruh Mbappe di bangku cadangan murni didasari oleh kondisi fisik sang pemain yang belum sepenuhnya siap.
Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa Mbappe bahkan tidak masuk dalam skuad saat laga krusial El Clasico empat hari sebelumnya.
“Saya sempat berbincang dengannya sebelum laga dan saya tak tahu bagaimana dia menginterpretasikannya. Bagi saya, sangat jelas bahwa seorang pemain yang bahkan tidak masuk bangku cadangan empat hari lalu tidak semestinya jadi starter hari ini,” jelas Arbeloa.
Tegaskan Otoritas Pelatih
Lebih lanjut, Arbeloa juga menegaskan otoritas mutlaknya sebagai peracik strategi di lapangan. Ia menepis isu bahwa Mbappe adalah opsi keempat, melainkan murni rotasi taktik biasa.
“Dia mungkin tidak memahami saya. Sejujurnya, saya tak tahu harus bilang apa karena saya tak pernah bilang ke dia kalau dia striker keempat. Kalau saya tak memainkannya, dia tak bisa bermain, itu jelas, sebab saya pelatihnya dan saya memutuskan siapa yang main dan tidak,” paparnya dengan nada tegas.
Arbeloa menambahkan bahwa laga melawan Oviedo bukanlah pertandingan berstatus final yang menuntut pemain belum fit untuk dipaksakan bermain penuh. Ia juga menjamin bahwa Mbappe diproyeksikan akan kembali mengisi starting line-up pada pertandingan penting di hari Minggu mendatang.
Klarifikasi ini diharapkan bisa meredam ketegangan internal yang belakangan terus membayangi skuad Real Madrid di sisa musim kompetisi.


