MADRID, OneSports – Ambisi Atletico Madrid untuk melaju jauh di pentas Eropa kian tak terbendung.
Los Colchoneros kini berada di atas angin dan bertekad penuh untuk menyingkirkan Barcelona pada laga leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025/2026.
Pertandingan penentu nasib kedua tim elit Spanyol ini akan digulirkan di Stadion Civitas Metropolitano pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Tuan rumah menatap laga ini dengan keuntungan psikologis dan matematis yang sangat besar.

Modal Meyakinkan dari Camp Nou
Pada pertemuan leg pertama pekan lalu, Atletico sukses membungkam publik Camp Nou dengan memetik kemenangan berharga 2-0.
Gol kemenangan skuad asuhan Diego Simeone tersebut masing-masing disumbangkan oleh Julian Alvarez dan Alexander Sorloth.
Berbekal hasil impresif itu, Atletico kini hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih dua gol dari Los Cules agar bisa menyegel tiket ke babak semifinal.
Nantinya, tim yang lolos dari partai ini sudah ditunggu oleh pemenang antara Arsenal atau Sporting Lisbon.
Koke, sang kapten Atletico, mengungkapkan bahwa kondisi ruang ganti timnya saat ini sedang sangat membara.

“Rekan-rekan setim saya sangat termotivasi. Wajar jika Barcelona yakin bisa bangkit; justru akan aneh jika mereka tidak merasakannya.
Kami sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan hebat melawan rival yang hebat di hadapan pendukung kami sendiri,” ujar Koke seperti dilansir dari situs resmi UEFA.
Tekad Bangkit Lamine Yamal dan Sejarah Kelam Barca
Di kubu seberang, Barcelona menolak untuk mengibarkan bendera putih. Bintang muda Blaugrana, Lamine Yamal, menegaskan bahwa peluang timnya untuk membalikkan keadaan belumlah tertutup.
“Ini akan menjadi laga dengan durasi 90 menit atau lebih. Ini belum berakhir. Sangat mungkin bagi kami untuk bangkit, dan itulah alasan mengapa kami ada di sini,” tegas Yamal.

Kendati demikian, Barcelona harus berjuang ekstra keras melawan rekor buruk kala harus mengejar ketertinggalan agregat dari Atletico.
Memori pahit di semifinal Copa del Rey beberapa waktu lalu bisa menjadi bayang-bayang kelam.
Kala itu, Barcelona yang hancur 0-4 di leg pertama markas Atletico, hanya mampu merespons dengan kemenangan 3-0 saat gantian menjamu di Camp Nou.
Hasil tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari jurang eliminasi, sebuah skenario yang tentunya tidak ingin mereka ulangi di pentas termegah Eropa malam nanti.

