Tiga tahun lalu, narasi soal karier Ivan Toney seolah sudah mencapai titik nadir. Vonis skorsing delapan bulan akibat 232 pelanggaran aturan judi menghantamnya tepat ketika ia sedang menikmati musim luar biasa bersama Brentford. Banyak pihak menilai nama sang penyerang akan pelan-pelan terkubur dari panggung elite sepak bola Inggris.
Namun, lapangan hijau selalu memberikan ruang bagi kisah penebusan yang epik. Publik baru saja dikejutkan dengan manuver berani Thomas Tuchel yang memasukkan nama pemain berusia 30 tahun itu ke dalam daftar skuad The Three Lions untuk ajang Piala Dunia 2026.
Langkah ini langsung memicu reaksi luas. Berbagai media menyoroti keputusan tersebut sebagai kejutan masif, mengingat Toney nyaris lenyap dari skema racikan Tuchel usai penampilan singkatnya saat menelan kekalahan dari Senegal pada pertengahan 2025 lalu.
Kepindahannya dari Brentford menuju Al Ahli pada Agustus 2024 juga membuat kiprahnya semakin jauh dari gemerlap sorotan kamera Eropa. Bermain di Liga Arab Saudi sering kali dianggap sebagai fase penurunan karier bagi para bintang Benua Biru.
Ternyata, ketajaman seorang striker adalah mata uang yang berlaku di liga mana pun. Insting membunuh Toney justru semakin beringas dengan torehan 32 gol dari 32 penampilannya musim ini. Angka fantastis inilah yang memaksa staf kepelatihan Inggris kembali menoleh ke arahnya.
Rekam jejak Toney sebagai penentu di momen genting jelas masih membekas dalam memori Tuchel. Kita tentu belum lupa bagaimana umpan matangnya untuk gol Harry Kane di fase gugur Euro 2024, disusul eksekusi penalti super dingin kala menyingkirkan Swiss.
Toney jelas tidak dipanggil untuk sekadar menjadi pelengkap bangku cadangan. Kehadirannya disiapkan murni sebagai kartu liar, sebuah opsi darurat saat tim menghadapi tembok tebal yang sulit ditembus. Melalui rentetan gol demi gol di Timur Tengah, ia membuktikan bahwa hak untuk mengenakan lambang Tiga Singa di dada adalah milik mereka yang tidak pernah berhenti mencetak gol.
Mengapa Ivan Toney dipanggil ke Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026?
Ketajamannya mencetak 32 gol dalam 32 laga bersama Al Ahli membuat pelatih Thomas Tuchel memilihnya sebagai opsi serangan darurat atau wildcard.
Kasus apa yang pernah menimpa Ivan Toney?
Pada Mei 2023, ia dijatuhi larangan bermain selama delapan bulan karena terbukti melakukan 232 pelanggaran terhadap aturan judi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).
Di mana Ivan Toney bermain saat ini?
Sejak hengkang dari Brentford pada Agustus 2024, ia merumput di Saudi Pro League bersama klub Al Ahli.


