Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan utama setelah membawa Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 27 tahun itu tampil menentukan lewat satu gol dan satu assist yang memastikan langkah Les Bleus menuju semifinal.
Kemenangan di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, bukan hanya mengantarkan Prancis semakin dekat dengan impian meraih gelar dunia. Bagi Mbappe, laga tersebut juga menjadi panggung untuk menambah daftar pencapaian pribadi yang semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik generasi saat ini.

Setelah sempat gagal memanfaatkan peluang penalti pada babak pertama, Mbappe akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-60. Menerima umpan dari Desire Doue, pemain Real Madrid itu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Maroko, Yassine Bono.
Tak berhenti di situ, Mbappe juga berperan dalam gol kedua Prancis. Umpan yang ia kirimkan berhasil diselesaikan Ousmane Dembele untuk mengunci kemenangan sekaligus mengakhiri perlawanan wakil Afrika tersebut.
Performa tersebut membuat Mbappe kembali memimpin persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Ia kini mengoleksi delapan gol dan tiga assist, unggul produktivitas atas Lionel Messi yang juga telah mencetak delapan gol tetapi hanya membukukan satu assist.

Persaingan keduanya menjadi salah satu cerita terbesar sepanjang turnamen. Messi masih menjadi pemegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 21 gol, sementara Mbappe kini telah mengoleksi 20 gol. Artinya, hanya satu gol lagi yang dibutuhkan sang kapten Prancis untuk menyamai bahkan melampaui catatan legenda Argentina tersebut.
Selain kembali memimpin daftar top skor, Mbappe juga mencatatkan sejumlah rekor penting. Berdasarkan data statistik Opta, ia menjadi pemain pertama yang mampu terlibat dalam sedikitnya 10 gol pada dua edisi Piala Dunia berbeda dalam kurun waktu lebih dari enam dekade.
Pada Piala Dunia 2022, Mbappe menorehkan delapan gol dan dua assist. Sementara pada edisi 2026, ia sudah mengumpulkan delapan gol dan tiga assist hingga babak perempat final. Konsistensi tersebut menunjukkan kemampuannya menjaga performa di level tertinggi dalam dua turnamen besar secara beruntun.
Mbappe juga mencatat sejarah bersama Timnas Prancis. Gol dan assist ke gawang Maroko membuatnya menjadi pemain pertama yang terlibat langsung dalam 100 gol Les Bleus. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 64 gol dan 36 assist untuk negaranya.
Catatan tersebut menjadi pencapaian luar biasa mengingat usianya masih tergolong muda untuk ukuran pemain sepak bola modern. Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, peluang Mbappe untuk terus memperbesar rekor tersebut masih sangat terbuka.
Rekor lain yang berhasil ia pecahkan adalah jumlah penampilan di Piala Dunia pada usia muda. Mbappe kini telah memainkan 20 pertandingan Piala Dunia sebelum usia 28 tahun, melampaui catatan legenda Polandia, Wladislaw Zmuda.
Keberhasilan Prancis mencapai semifinal juga membuat Mbappe menjadi bagian dari generasi yang mampu menembus empat besar Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut, yakni 2018, 2022, dan 2026. Prestasi tersebut menunjukkan dominasi Les Bleus di level internasional dalam hampir satu dekade terakhir.
Di sisi lain, Guinness World Records turut menyoroti pencapaian Mbappe. Ia kini tercatat sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia sejak debut pada 2018. Dari 11 pertandingan knockout yang dijalani, Mbappe telah mencetak 12 gol, melampaui sejumlah nama besar dalam sejarah sepak bola dunia.
Prancis kini menunggu lawan di semifinal yang akan ditentukan melalui pertandingan Spanyol melawan Belgia. Dengan performa yang terus konsisten sepanjang turnamen, Mbappe kembali menjadi tumpuan utama Les Bleus untuk menjaga peluang meraih gelar juara dunia.
Jika mampu mempertahankan ketajamannya hingga akhir turnamen, bukan hanya trofi yang berpotensi diraih Prancis. Mbappe juga berpeluang menutup Piala Dunia 2026 dengan status sebagai pemegang berbagai rekor baru yang akan sulit disamai dalam waktu dekat.
Kylian Mbappe mencetak gol ke-20 di Piala Dunia dan kini hanya terpaut satu gol dari rekor sepanjang masa yang masih dipegang Lionel Messi.

