Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia. Tiga jenazah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon akhirnya tiba di Tanah Air pada Sabtu (4/4/2026) sore.

Berdasarkan pantauan dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, pesawat Garuda Indonesia yang membawa ketiga pahlawan bangsa tersebut mendarat sekitar pukul 17.47 WIB.

Sesaat setelah mendarat, ketiga peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih langsung dipindahkan ke dalam tiga armada ambulans yang telah bersiaga.

Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Brigjen Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa akan ada prosesi penghormatan khusus bagi para prajurit yang gugur tersebut.

“Bakal ada proses persemayaman militer sebelum jenazah diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer,” jelas Brigjen Rico.

Dua Insiden Berbeda di Lebanon Selatan

Ketiga prajurit TNI yang bertugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB ini diketahui terbunuh dalam dua insiden tragis yang terpisah di wilayah konflik Lebanon selatan.

- Advertisement -

Menurut pernyataan resmi UNIFIL, prajurit pertama, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat terkena dampak ledakan proyektil di dekat salah satu pos pengamanan Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026).

Sementara itu, dua prajurit lainnya, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur pada keesokan harinya, Senin (30/3/2026), akibat sebuah ledakan yang sumbernya masih dalam tahap investigasi lebih lanjut.

Penghormatan Terakhir PBB dan Pemberian Medali Anumerta

Sebelum diterbangkan kembali ke Indonesia, pihak UNIFIL telah menggelar upacara penghormatan terakhir bagi ketiga prajurit tersebut.

Upacara pelepasan yang khidmat itu diadakan pada Jumat (2/4/2026) waktu setempat di Bandara Internasional Rafik Hariri, Beirut.

Prosesi penghormatan di Lebanon turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara, Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Imran Riza, serta Brigadir Jenderal Insinyur Firas Tarchichi yang hadir mewakili Menteri Pertahanan Nasional dan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon.

Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar, bersama perwakilan Kontingen Indonesia di UNIFIL juga tampak hadir melepas kepergian rekan mereka.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas pengorbanan dan dedikasi mereka dalam mendukung misi perdamaian di Lebanon selatan, ketiga prajurit penjaga perdamaian tersebut secara anumerta dianugerahi medali kehormatan dari PBB serta Angkatan Bersenjata Lebanon.

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Bantah Danai Roy Suryo Rp5 Miliar, JK Polisikan Rismon Siani...

JAKARTA, OneSports – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara dan membantah keras tudingan yang menyebut dirinya ...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -