BANTEN, OneSportsID – Ketegangan yang selama ini menghantui ruang ganti Persijap Jepara akhirnya sirna.
Skuad berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut dipastikan aman dan lolos dari cengkeraman jurang degradasi usai meraup kemenangan krusial pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026.
Tak tanggung-tanggung, kepastian bertahannya Persijap di kasta tertinggi ini diraih lewat sebuah pertunjukan gemilang.
Mereka sukses mempermalukan tuan rumah Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Banten International Stadium, Minggu (10/5/2026).
Matematika Klasemen: Menang Head-to-Head atas Persis
Tambahan tiga poin di Banten menjadi harga mati yang sukses dibayar lunas. Berkat kemenangan ini, Persijap merangsek naik ke peringkat ke-13 dengan koleksi 34 poin.
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan dua pertandingan lagi, secara matematis torehan poin ini sudah sangat aman.
Posisi mereka tak akan lagi bisa disalip oleh penghuni zona merah peringkat ke-16, Persis Solo, yang baru mengumpulkan 28 poin.
Andaikan Laskar Sambernyawa sanggup menyapu bersih dua laga terakhir dan menyamai poin 34, Persijap tetap berhak berada di atas angin berkat keunggulan rekor pertemuan (head-to-head). Tiket bertahan di liga pun resmi digenggam.
Dicky Kurniawan: Dari Gol Cerdik hingga Gelar MOTM
Perjuangan super terjal Persijap sejak awal musim membuahkan kelegaan yang luar biasa, khususnya bagi sang pahlawan lapangan, Dicky Kurniawan.
Tampil impresif dengan menyumbang gol pembuka yang sangat cerdik pada menit ke-25, Dicky didapuk sebagai Player of the Match.
“Alhamdulillah kita dikasih kemenangan (atas Persita) dan akhirnya memastikan lolos dari degradasi,” ujar Dicky dengan raut wajah semringah usai laga.
Saat dicecar soal “resep rahasia” di balik kebangkitan timnya keluar dari zona merah, Dicky membongkar bahwa kuncinya ada pada mentalitas ruang ganti.
“Kekompakan, kebersamaan menjadi kuncinya. Yang pasti kita ikuti apa yang jadi instruksi dari pelatih.
Teman-teman di lapangan juga saling menguatkan di momen-momen kritis,” tegasnya membeberkan kekuatan Laskar Kalinyamat.
Pesta Gol Spektakuler di Babak Kedua
Gol pembuka dari Dicky ternyata hanya sekadar pemanasan. Memasuki paruh kedua, aliran serangan Persijap makin liar dan mematikan.
Momen paling gila terjadi pada menit ke-74. Sudi Abdillah sukses membaca posisi kiper lawan yang terlalu berani maju meninggalkan sarangnya.
Tanpa ampun, ia melepaskan sebuah sundulan jitu dari luar kotak penalti yang sukses merobek jala tuan rumah.
Hanya berselang dua menit kemudian (76′), aksi eksplosif dari Carlos Franca sukses melengkapi penderitaan Persita sekaligus mengunci kemenangan 3-0 bagi Persijap.
Musim depan, panji Laskar Kalinyamat masih akan terus berkibar di panggung utama sepak bola Indonesia.


