LONDON, OneSportsID – Stadion Wembley bersiap menggelar salah satu pertandingan paling krusial di penghujung musim kompetisi domestik Inggris.
Dua klub raksasa, Chelsea dan Manchester City, akan saling beradu sikut dalam partai final Piala FA yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) malam ini pukul 21.00 WIB.
Baca juga : Hancur di Villa Park, Arne Slot Panen Rekor Memalukan Bersama Liverpool
Namun, di balik kemegahan laga pamungkas ini, kedua tim datang dengan membawa bayang-bayang hitam.
Baik Chelsea maupun Manchester City sama-sama menyandang predikat sebagai “pesakitan” yang kerap menelan pil pahit ketika berlaga di partai final di stadion kebanggaan masyarakat Inggris tersebut.
Hantu Rekor Buruk di Wembley
Berdasarkan catatan statistik dalam enam tahun terakhir, performa kedua tim di final Piala FA terbilang sangat mengecewakan.
Baca Juga : Bungkam Rumor Cabut, Pep Guardiola Tegaskan Tetap Latih Manchester City
Baik The Blues maupun The Citizens seolah kehilangan tajinya dan akrab dengan kekalahan dari lawan-lawannya masing-masing.
Chelsea menjadi tim yang paling menderita dengan menelan tiga kali kekalahan di partai puncak.
Raksasa London Barat ini dipaksa takluk oleh Arsenal dengan skor 1-2 pada tahun 2020, tumbang tipis 0-1 dari Leicester City di tahun 2021, dan harus menyerah lewat drama adu penalti yang menyakitkan kontra Liverpool pada edisi 2022.
Baca Juga : Hasil Liga Inggris: Bantai Liverpool 4-2, Aston Villa Resmi Kunci Tiket Liga Champions
Di kubu seberang, Manchester City juga tidak lebih baik. Armada asuhan Pep Guardiola mencatatkan kekalahan beruntun dalam dua tahun terakhir.
Pada final Piala FA tahun 2024, City dipaksa menyerah 1-2 dari sang rival sekota, Manchester United. Kesialan tersebut berlanjut pada musim lalu di 2025, saat Erling Haaland dkk ditekuk Arsenal dengan skor tipis 0-1.
Misi Penyelamat Musim bagi Chelsea
Secara historis, Chelsea sejatinya memiliki rekam jejak yang sedikit lebih mentereng di kompetisi tertua di dunia ini dengan koleksi delapan trofi juara, sementara Manchester City menguntit di belakangnya dengan raihan tujuh gelar.
Baca Juga : Selangkah Lagi Patahkan Rekor Assist Liga Inggris, Bruno Fernandes Pilih Cuek
Bagi Chelsea, pertandingan malam nanti memiliki arti yang sangat masif. Kemenangan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi demi menyelamatkan wajah klub setelah mengarungi kampanye musim yang amburadul di kancah liga.
Merengkuh trofi Piala FA juga menjadi satu-satunya jalur bagi The Blues untuk bisa menyegel tiket otomatis ke kompetisi Liga Europa musim depan.
Baca Juga : Hancur di Villa Park, Arne Slot Panen Rekor Memalukan Bersama Liverpool
City Incar Status “Double Winners” Domestik
Kontras dengan sang lawan, Manchester City menatap laga ini dengan modal kepercayaan diri yang lebih stabil.
Skuad Manchester Biru sudah berhasil mengamankan satu titel bergengsi di musim ini, yakni trofi Carabao Cup.
Andai mampu memutus kutukan Wembley malam nanti, Manchester City akan sukses mengawinkan gelar alias meraih status Double Winners domestik.
Ambisi tersebut kian sempurna mengingat City juga masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan mahkota juara Liga Inggris, dengan catatan mampu menyapu bersih dua laga tersisa sembari berharap Arsenal terpeleset di pekan terakhir.
Baca Juga : Bungkam Rumor Cabut, Pep Guardiola Tegaskan Tetap Latih Manchester City
Dengan motivasi besar serta sejarah kelam yang membayangi kedua tim di Wembley dalam beberapa tahun terakhir, laga final malam nanti dipastikan akan berjalan sengit sejak menit awal.
Siapakah yang akhirnya mampu berdiri gagah mengangkat piala dan mengakhiri status sebagai pesakitan Wembley? Duel ini layak dinantikan.


