Rosenior Kecewa Komentar Pedas Cucurella

Must Read

- Advertisement -

LONDON, OneSports – Ruang ganti Chelsea tampaknya masih jauh dari kata kondusif. Di tengah krisis performa yang tengah melanda klub asal London Barat tersebut, sebuah polemik baru justru kembali mencuat. Manajer Chelsea, Liam Rosenior, secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya terhadap salah satu pemain bertahannya, Marc Cucurella.

Kekacauan ini bermula saat Cucurella tengah menjalani kewajiban bersama Timnas Spanyol pada periode jeda internasional baru-baru ini. Bukannya fokus pada performa di lapangan, bek kiri berpengalaman tersebut malah membuat suasana klubnya sendiri menjadi panas. Cucurella secara blak-blakan mempertanyakan keputusan manajemen yang memecat pendahulu Rosenior, yakni Enzo Maresca, serta melontarkan kritik pedas terkait kebijakan transfer pemain yang dilakukan oleh Chelsea.

Seakan belum cukup menyiram bensin ke dalam api, Cucurella juga turut memantik spekulasi liar mengenai masa depannya di Stamford Bridge. Meski secara legal masih terikat sisa kontrak selama dua tahun ke depan, ia secara terang-terangan mengaku akan sangat sulit untuk menolak godaan Barcelona jika ada kesempatan untuk bergabung.

Teguran Keras di Ruang Manajer

Komentar kontroversial Cucurella ini jelas menjadi pukulan telak bagi Liam Rosenior. Terlebih lagi, Chelsea saat ini sedang berada dalam masa krisis kepercayaan diri usai menderita empat kekalahan secara beruntun di berbagai ajang. Skuad The Blues sedang berupaya keras memutus rantai hasil buruk tersebut saat dijadwalkan berjumpa dengan klub divisi tiga, Port Vale, di perempat final Piala FA akhir pekan ini.

Menanggapi situasi ini, Rosenior menilai bahwa Cucurella seharusnya bersikap lebih profesional dan tidak perlu mengumbar keluhan-keluhannya kepada publik.

“Kemarin saya sudah mengobrol dengan fantastis bersama Marc, menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam di kantor saya,” ungkap Rosenior menceritakan upayanya meredam konflik, sebagaimana dilansir dari BBC Sport.

“Saya ini baru berada di sini kurang dari tiga bulan, dan saya sangat menikmati pekerjaan ini, bahkan pada momen-momen yang paling sulit sekalipun,” tambahnya.

- Advertisement -

Pentingnya Komunikasi Internal

Manajer muda berusia 41 tahun tersebut menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan menyelesaikan masalah secara internal. Ia merasa kecolongan dengan langkah Cucurella yang memilih curhat ke media Spanyol dibandingkan berbicara langsung kepada staf pelatih.

“Saya sudah menegaskan kepada seluruh pemain sejak hari pertama saya bertugas, bahwa jika mereka punya masalah pada bagaimana segalanya dijalankan di klub ini, ngomong saja langsung ke saya atau kepada direktur olahraga. Kekecewaan terbesar saya dalam wawancara Marc adalah arah dan tujuan dari wawancara itu sendiri,” jelas Rosenior dengan nada tegas.

Rosenior berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen tim. Ia ingin membangun kultur keterbukaan yang sehat di dalam ruang ganti tanpa harus melibatkan pihak luar yang berpotensi merusak fokus tim.

“Saya kira dia seharusnya bicara dulu pada kami tentang bagaimana perasaannya. Saya toh selalu menginginkan para pemain tahu bahwa mereka bisa berbicara secara terbuka dan jujur di ruangan saya demi kepentingan klub,” lanjutnya.

“Sebagai sebuah klub sepak bola yang besar, kami sadar betul bahwa kami harus terus meningkat. Kami tahu persis apa yang harus kami lakukan pada bursa transfer musim panas nanti untuk mencapai tujuan-tujuan besar itu,” pungkas Rosenior menutup polemik tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Resmi Mund...

ROMA – Kegagalan tragis menembus putaran final Piala Dunia 2026 memakan korban besar di tubuh Timnas Italia. Gennaro Gattuso secara resmi telah m...
- Advertisement -
- Advertisement -