Spekulasi mengenai masa depan Enzo Fernandez di Chelsea akhirnya mulai menemui titik terang. Wakil kapten The Blues tersebut dilaporkan telah memantapkan niatnya untuk meninggalkan Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan dari jurnalis talkSPORT, Ben Jacobs, alasan utama gelandang asal Argentina itu ingin menyudahi masa baktinya di London Barat adalah kegagalan Chelsea mengamankan tiket ke kompetisi Eropa setelah hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ke-10 klasemen akhir Liga Inggris.
Sebelumnya, Fernandez sempat mengisyaratkan bahwa ia baru akan mengambil keputusan krusial terkait masa depannya setelah kompetisi berakhir, dengan mempertimbangkan nasib dan arah proyek klub ke depan.
Kini, setelah kepastian absen di panggung Eropa berlanjut, pemain berusia 25 tahun itu memilih untuk mencari pelabuhan baru.
Banderol Selangit dari Manajemen
Pihak manajemen Chelsea dikabarkan tidak akan menghalangi keinginan sang pemain, asalkan ada klub peminat yang bersedia memenuhi tuntutan finansial mereka.
The Blues langsung memasang pagar tinggi dengan mematok nilai transfer sebesar 120 juta poundsterling atau setara dengan Rp2,8 triliun bagi siapa saja yang ingin memboyong sang gelandang.
Harga fantastis tersebut dinilai wajar oleh pihak klub. Selain karena durasi kontrak Fernandez yang masih mengikat hingga tahun 2032, kontribusi eks pemain Benfica ini terbilang sangat masif sejak didatangkan pada tahun 2023 silam.
Selama berseragam biru-biru, Fernandez telah membukukan 31 gol dan 30 assist. Ia juga sukses mempersembahkan dua trofi bergengsi ke lemari juara klub, yakni gelar UEFA Conference League serta trofi Piala Dunia Antarklub pada musim lalu.
Sinyal Kuat Menuju Real Madrid
Kabar keinginan hengkangnya Fernandez langsung menghidupkan kembali rumor ketertarikan raksasa Spanyol, Real Madrid. Los Blancos memang sudah lama mengagumi bakat sang gelandang dan menjadikannya sebagai salah satu target buruan utama.
Sinyal kepindahan ini bahkan sudah terendus sejak beberapa waktu lalu saat Fernandez sempat dijatuhi denda internal oleh manajemen Chelsea.
Hukuman tersebut buntut dari pernyataan kontroversialnya yang memuji keindahan kota Madrid dan menyatakan ketertarikannya untuk tinggal di sana, yang langsung memicu spekulasi liar di media.
Insiden denda tersebut kini dinilai banyak pihak sebagai awal keretakan hubungan sang pemain dengan klub sebelum akhirnya memantapkan diri untuk angkat kaki.



