Arsenal Sengaja “Parkir Bus” di Final Liga Champions, Declan Rice: Main Terbuka Malah Masuk Perangkap PSG!

Meskipun taktik tersebut berhasil memaksa laga berlanjut hingga adu penalti, Arsenal akhirnya harus merelakan trofi jatuh ke tangan raksasa Prancis yang keluar sebagai juara back-to-back.

- Advertisement -

Gelandang andalan Arsenal, Declan Rice, akhirnya buka suara terkait pendekatan pragmatis timnya saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions. Pemain asal Inggris tersebut mengungkapkan bahwa taktik bertahan total yang diterapkan The Gunners merupakan langkah sadar agar tidak masuk ke dalam “perangkap” bermain terbuka yang sangat disukai oleh skuad Les Parisiens.

Duel sengit yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026) malam tersebut berjalan sangat alot selama 120 menit dan berakhir imbang 1-1. Arsenal sejatinya mampu unggul kilat pada menit ke-6 setelah Kai Havertz sukses memanfaatkan kesalahan fatal kapten PSG, Marquinhos. Namun, setelah gol tersebut, Arsenal memilih untuk “mundur ke belakang” dan menumpuk pemain di area pertahanan sendiri.

Bertahan untuk Menghindari Pembantaian

Sepanjang laga, Arsenal cenderung bermain menunggu dan membiarkan PSG mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 75%. Pasukan Mikel Arteta fokus menerapkan pressing disiplin sambil berharap bisa menghukum lawan lewat skema serangan balik cepat.

Taktik tersebut berjalan mulus sebelum akhirnya petaka datang di pertengahan babak kedua. Pada menit ke-65, sebuah tekel ceroboh dari bek kanan Cristhian Mosquera terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak terlarang berbuah penalti untuk PSG. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan David Raya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Merespons gol tersebut, Arteta mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan Viktor Gyokeres, Noni Madueke, Gabriel Martinelli, hingga Eberechi Eze. Namun, Arsenal tetap gagal mengambil alih kendali permainan.

Situasi semakin pelik di babak perpanjangan waktu ketika bek Piero Hincapie mulai tampak pincang, sementara jatah pergantian pemain Arsenal sudah habis. Bertahan total pun menjadi satu-satunya opsi paling aman bagi The Gunners untuk memaksakan laga hingga babak adu penalti.

Sayangnya, dewi fortuna lebih memihak kepada tim asuhan Luis Enrique di babak tos-tosan. PSG keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3, sekaligus menahbiskan diri sebagai kampiun Eropa dua musim beruntun.

- Advertisement -

Pengakuan Declan Rice Usai Laga

Berbicara kepada media usai pertandingan, Declan Rice menegaskan bahwa bermain agresif dan terbuka melawan PSG sama saja dengan bunuh diri. Ia berkaca pada bagaimana PSG menghancurkan Bayern Munchen di babak semifinal.

“Melawan PSG, Anda harus fokus secara mental sepanjang laga. Saya yakin orang-orang menginginkan laga terbuka seperti saat mereka melawan Bayern (di semifinal), tetapi jika kami bermain seperti itu… itulah yang mereka inginkan,” ujar Rice seperti dikutip dari The Guardian.

“Begitulah cara mereka mencetak empat, lima, dan enam gol. Anda harus benar-benar waspada dan tangguh dengan banyak komunikasi. Kami hampir tidak memberi mereka peluang, tetapi salut kepada mereka, mereka adalah tim hebat dengan manajer hebat dan pemain-pemain hebat.”

Meskipun harus pulang dengan kepala tertunduk, Rice optimistis bahwa kegagalan menyakitkan di Budapest ini akan menjadi batu loncatan berharga bagi masa depan Arsenal.

“They (PSG) telah banyak kalah selama bertahun-tahun sebelumnya dan sekarang ini adalah era mereka. Saya pikir itu (kesuksesan) juga akan terjadi pada kami. Kami akan terus berusaha untuk mencapai sesuatu yang besar,” tegas gelandang bernomor punggung 41 tersebut.

- Advertisement -

Tambahkan One Sports sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak Artikel kami.

Berita Terkait

Mingguan

Resmi! Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Cetak Sejarah Baru di Asia Tenggara

PSSI resmi menjalin kerja sama dengan EA Sports FC. Skuad Timnas Indonesia kini bisa dimainkan lengkap dengan jersey dan wajah pemain aslinya.

Hasil Final UEFA Conference League: Gol Tunggal Mateta Bawa Crystal Palace Juara Usai Tekuk Rayo Vallecano

Crystal Palace sukses meraih trofi Eropa pertama sepanjang sejarah klub setelah mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final UEFA Conference League 2026.

Daftar Skuad Resmi Spanyol di Piala Dunia 2026: Ukir Sejarah Baru Tanpa Pemain Real Madrid

Luis de la Fuente resmi mengumumkan 26 penggawa La Roja. Lamine Yamal dan Nico Williams dipastikan bugar, sementara Pau Cubarsi siap mengawal lini pertahanan.

Badai Cedera Bayangi Timnas Spanyol Jelang Piala Dunia 2026, RFEF Umumkan Rincian Skuad dan Lokasi Base Camp

Di tengah keraguan atas kebugaran Lamine Yamal dan Nico Williams, La Roja secara resmi merilis skuad final dan menetapkan Chattanooga, Tennessee sebagai markas utama mereka selama turnamen.

Timnas Argentina Tiba di Kansas City dengan Pesawat Spesial Piala Dunia 2026

Sebagai juara bertahan, skuad La Albiceleste menjadi tim pertama yang mendarat di Kansas City menggunakan armada berdesain khusus bernomor punggung Lionel Messi.

Nilai Pasar Jay Idzes Meroket Tajam, Kini Pemain Termahal Timnas Indonesia

Bek Sassuolo Jay Idzes catat kenaikan harga pasar hingga Rp243,4 miliar. Sayangnya, sang kapten harus absen bela skuad Garuda di FIFA Matchday Juni 2026.

Maarten Paes Resmi Lamar Luna Bijl Usai Bawa Ajax ke Kompetisi Eropa

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi bertunangan dengan supermodel Luna Bijl di Capri, Italia, usai antar Ajax ke ajang UEFA Conference League.

Nasser Al-Khelaifi Tepis Rumor Liverpool, Luis Enrique Bertahan di PSG

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menepis rumor kepindahan Luis Enrique ke Liverpool dan optimis sang pelatih bertahan mengawal proyek besar Les Parisiens.

#Taggar

Trending

Prediksi Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Ambisi Gelar P...

Prediksi laga final Liga Champions 2026 antara PSG vs Arsenal di Budapest. Analisis kekuatan, taktik, dan peluang kedua jawara domestik berebut trofi Eropa.

Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup H, Tantang Mal...

Hasil drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menempatkan Timnas Indonesia U-20 di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan Laos. Simak format baru AFC di sini.

Prediksi Final Liga Champions Versi Superkomputer Opta: PSG Lebih Diunggulkan Bekuk Arsena...

Superkomputer Opta lebih menjagokan PSG meraih gelar juara Liga Champions 2026 ketimbang Arsenal. Simak analisis statistik dan rekor kedua tim di sini.

Harus Baca

Jangan Harap Mikel Arteta Lepas “Rem Tangan” Ars...

Gagal mengawinkan gelar Premier League dengan trofi Liga Champions usai ditekuk PSG lewat adu penalti tidak akan mengubah filosofi pragmatis Mikel Arteta di Arsenal.