Kasus Kekerasan Remaja di Langsa Terungkap, Orang Tua Ditangkap Polisi

- Advertisement -

LANGSA, OneSports – Sebuah kasus memilukan terkait kekerasan dalam rumah tangga kembali mencuat dan menyita perhatian publik.

Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun asal Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, diduga kuat menjadi korban kekerasan berulang yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

Setelah sekian lama terpendam, kasus tragis ini akhirnya terbongkar berkat kepekaan warga. Korban berhasil diselamatkan saat tengah diasingkan di wilayah Aceh Tenggara.

- Advertisement -

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial SB, yang sehari-harinya berprofesi sebagai mekanik.

Penderitaan Sejak 2025

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penderitaan yang dialami korban diduga sudah berlangsung sejak tahun 2025 silam, tepatnya saat ibu kandung korban masih hidup namun dalam kondisi sakit keras.

- Advertisement -

Situasi memilukan ini disebut semakin memburuk dan tak terkendali setelah sang ibu meninggal dunia pada Februari 2026 lalu.

Bukannya mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari keluarga yang tersisa, korban justru disuruh pergi meninggalkan rumah menuju Aceh Tenggara.

Dalih yang digunakan saat itu adalah agar korban menjauh dari situasi yang tidak aman. Di lokasi perantauan tersebut, remaja malang ini harus banting tulang bekerja sebagai pengasuh anak dan hidup berpindah-pindah tempat tinggal.

Terbongkar Berkat Kepekaan Majikan

Mimpi buruk korban mulai menemui titik terang ketika majikan terakhirnya di Desa Bambel melihat adanya perubahan perilaku dan gerak-gerik yang tidak biasa dari korban.

Setelah diajak bicara dari hati ke hati, korban akhirnya berani menceritakan pengalaman kelam yang menimpanya.

- Advertisement -

Merasa prihatin, sang majikan langsung menghubungi seorang tokoh masyarakat, M. Saleh Selian, untuk meminta bantuan evakuasi.

Laporan ini kemudian segera dikoordinasikan dengan pihak berwajib, termasuk jajaran Polres Aceh Tenggara, hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi dengan selamat kembali ke Kota Langsa.

Penanganan kasus ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk Kapolda Aceh, yang menginstruksikan agar proses hukum berjalan dengan tegas dan serius.

Setibanya di Polres Langsa, korban yang mendapatkan pendampingan khusus langsung membuat laporan resmi. Bermodal laporan tersebut, polisi langsung menciduk terduga pelaku SB di tempat kerjanya.

Meski pelaku utama kini telah mendekam di balik jeruji besi, pihak pendamping korban mendesak agar kepolisian terus mengembangkan penyelidikan.

- Advertisement -

Mereka berharap polisi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak lain dalam keluarga yang sengaja menutupi aksi keji ini.

- Advertisement -

Kasus ini menjadi alarm keras bagi masyarakat akan pentingnya menciptakan ruang yang benar-benar aman bagi anak di dalam lingkungan keluarga.

Mingguan

Akhir Era CR7? Ronaldo Tinggalkan Skuad Portugal, Nomor Keramat Resmi Jatuh ke Tangan Rafael Leao

Buntut aksi walk-out tinggalkan skuad Timnas Portugal, nomor punggung ikonik milik Cristiano Ronaldo terpaksa diwariskan kepada Rafael Leao akibat regulasi FIFA.

Menanti Pembuktian di Stade de France, Zinedine Zidane Emosional Jelang Laga Kandang Melawan Italia

Laga klasik menghadapi Gli Azzurri bukan sekadar perebutan poin di fase grup, melainkan panggung pelampiasan emosi dan ambisi besar sang legenda.

Dikritik Paul Scholes Bukan Kiper Kelas Atas, Penjaga Gawang MU Senne Lammens Beri Balasan Menohok

Start lambat Setan Merah musim ini membuat kualitas penjaga gawang asal Belgia tersebut dipertanyakan oleh legenda klub. Sang kiper menegaskan tak akan mengubah karakternya demi memuaskan ekspektasi publik.

Takhta Terlepas! Cuma Sebulan Jadi Raja Dunia, Jonatan Christie Anjlok ke Peringkat 3 BWF

Takhta BWF lepas! Jonatan Christie anjlok ke peringkat 3 dunia usai sebulan jadi nomor 1. Rentetan hasil minor dan hilangnya poin juara jadi penyebab utama.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.

Misi Kebangkitan Setan Merah, Manchester United Wo...

Prediksi laga Manchester United Women vs West Ham Women di pekan keempat WSL 2026. Misi krusial skuad Setan Merah memburu kemenangan liga perdana musim ini.

Takhta Terlepas! Cuma Sebulan Jadi Raja Dunia, Jon...

Takhta BWF lepas! Jonatan Christie anjlok ke peringkat 3 dunia usai sebulan jadi nomor 1. Rentetan hasil minor dan hilangnya poin juara jadi penyebab utama.